Mendes PDTT Ajak Kementeriannya Urusi Desa dan Daerah Tertinggal

Fabiola Febrinastri

Senin, 17 Mei 2021 | 14:13 WIB
Mendes PDTT Ajak Kementeriannya Urusi Desa dan Daerah Tertinggal
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, atau yang akrab dipanggil Gus Menteri, halalbilhalal virtual lingkungan Kemendes PDTT, Jakarta, Senin (17/5/2021). (Dok: Kemendes PDTT)

Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, atau yang akrab dipanggil Gus Menteri, mengajak keluarga besar Kemendes PDTT untuk terus berkhidmat kepada bangsa dan negara, mengingat ada tugas mulia yang diemban, yaitu mengurusi desa, daerah tertinggal dan transmigrasi.

"Ketiganya ini, kalau dalam bahasa Agama, isinya kelompok yang kurang berdaya," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini, saat menghadiri halalbilhalal virtual lingkungan Kemendes PDTT, Jakarta, Senin (17/5/2021).

Pada kesempatan itu, Gus Menteri juga mengucapakan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah" kepada seluruh keluarga besar Kemendes PDTT. Ia mendoakan agar semua ibadah Ramadhan yang dilakukan selama ini, mendapat hikmah dan berkah dari Allah SWT.

Ibadah Ramadhan diklasifikasikan dalam tiga besar, yaitu klaster 10 hari pertama yang penuh dengan rahmat. Klaster kedua, penuh pengampunan Allah SWT dan 10 hari ketiga, Allah SWT membebaskan dari api neraka.

Gus Menteri yakin, ibadah Ramadhan akan diterima oleh Allah SWT, namun ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu aspek vertikal, hubungan manusia dan rasa kebersamaan.

Gus Menteri mengutip Hadits Nabi Muhammad SAW soal Mufhlis, yaitu orang-orang yang bangkrut. Orang-orang bangkrut, menurut Kanjeng Nabi adalah orang datang di hari kiamat dengan membawa seluruh ibadahnya, seperti salat, zakat dan lainnya, tetapi saat di dunia selalu menyakiti manusia lainnya.

"Saya setiap tahun berusaha introspeksi diri untuk bisa lebih baik lagi menjalankan amanah ini dan tidak merusak hubungan ilahiah," kata mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Momentum Idul Fitri ini, Gus Menteri mengajak seluruh keluarga besar Kemendes PDTT untuk senantiasa menghindari hal yang merugikan hubungan antar sesama manusia. Namun jika memang tidak bisa dihindari, maka harus terus-menerus minta maaf, karena kunci penyelesaian persoalan adalah permintaan maaf.

"Saya mengajak untuk jangan ragu-ragu memberikan maaf, karena itu lebih mulia posisinya dari yang meminta maaf," kata Gus Menteri.

baca juga

Gus Menteri pun meminta maaf, jika selama ini terjadi kesalahan selama mengelola Kemendes PDTT. Sebelumnya, Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid bersama Pejabat Eselon I bersilaturahmi ke ruang kerja Gus Menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lusa Lebaran, Gus Menteri: Segera Salurkan BLT Dana Desa!

Lusa Lebaran, Gus Menteri: Segera Salurkan BLT Dana Desa!

Bisnis | Selasa, 11 Mei 2021 | 12:35 WIB

BUMDes Menggeliat, Jumlah KPM BLT Dana Desa Turun

BUMDes Menggeliat, Jumlah KPM BLT Dana Desa Turun

Bisnis | Selasa, 11 Mei 2021 | 05:45 WIB

Kemendes PDTT-Bank  Mandiri Perkuat Sinergi dan Kerjasama

Kemendes PDTT-Bank Mandiri Perkuat Sinergi dan Kerjasama

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 15:43 WIB

Buka saat Lebaran, Gus Menteri Minta Desa Wisata Terapkan Prokes Ketat

Buka saat Lebaran, Gus Menteri Minta Desa Wisata Terapkan Prokes Ketat

Bisnis | Minggu, 09 Mei 2021 | 01:25 WIB

Mendes PDTT ke Kukar, Bumdes Sungai Payang Masuk Kategori Terbaik Nasional

Mendes PDTT ke Kukar, Bumdes Sungai Payang Masuk Kategori Terbaik Nasional

Kaltim | Sabtu, 01 Mei 2021 | 18:18 WIB

Mendes Abdul Halim Minta Pertamina Fasilitasi BUMDes Jadi Mitra Pertashop

Mendes Abdul Halim Minta Pertamina Fasilitasi BUMDes Jadi Mitra Pertashop

Bisnis | Jum'at, 16 April 2021 | 21:24 WIB

Terkini

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×