Istri dan 3 Anaknya Tewas Dibom Israel, Hadidi ke Bayinya: Tinggal Kita Nak

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 19 Mei 2021 | 15:42 WIB
Istri dan 3 Anaknya Tewas Dibom Israel, Hadidi ke Bayinya: Tinggal Kita Nak
Seorang ayah di Palestina harus kehilangan istri dan anak-anaknya setelah Israel meluncurkan serangan ke permukiman. Kini, selain dirinya, yang tersisa dari keluarganya hanyalah sang bayi. Namun, bayinya pun dalam kondisi kritis. [Al Araby]

Suara.com - Seorang ayah di Palestina harus kehilangan istri dan anak-anaknya setelah Israel meluncurkan serangan ke permukiman.

Kini, selain dirinya, yang tersisa dari keluarganya hanyalah sang bayi. Namun, bayinya pun dalam kondisi kritis.

"Tidak ada yang tinggal denganku kecuali kamu," ucap Mohammad Al-Hadidi sembari mencium bayinya yang sedang dirawat di ICU, disadur dari Middle East Monitor, Rabu (19/5/2021).

Al-Hadidi kehilangan istrinya yang berusia 36 tahun bernama Maha, putranya Sohaib (13), Yahya (11), Abdul-Rahman (8), dan Usama (6).

Tragisnya, Al-Hadidi kehilangan anggota keluarganya ketika mereka sedang berkunjung ke rumah paman mereka untuk merayakan Idul Fitri.

"Mereka pergi kepada Tuhan," ujar Al-Hadidi ke Associated Press, saat menceritakan kepergian anak-anak dan istrinya.

"Kami tidak akan bertahan lama di sini. Kami akan mengikuti mereka. Saya berharap dalam waktu singkat kami akan mengikuti mereka," lanjutnya.

Al-Hadidi mengungkapkan jika anak-anaknya, pada malam Hari Raya Idul Fitri meminta izin untuk tinggal di rumah pamannya.

"Saya sendirian dan kemudian pergi tidur. Tiba-tiba, saya terbangun karena suara ledakan besar yang mengguncang seluruh lingkungan. Saya tetap terkejut mendengar ledakan dan serangan lain di kamp pengungsi padat penduduk di barat kota Gaza."

"Saya menerima panggilan telepon yang memberi tahu bahwa ledakan besar itu adalah serangan terhadap rumah saudara ipar saya," katanya.

"Segera, saya berlari untuk melihat tim pertahanan sipil mengevakuasi mayat dari bawah reruntuhan."

Al-Hadidi kini menunggu bayinya, yang menderita tiga patah tulang di kaki kanan dan beberapa memar di wajahnya, untuk meninggalkan rumah sakit. "Saya akan merawatnya sendiri," katanya.

"Israel menyerang rumah yang termasuk anak-anak bahkan tanpa peringatan," katanya. "Apa salah anak-anak ini dibunuh dengan cara ini?"

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa setidaknya 13 keluarga tewas akibat agresi Israel.

Sejak dimulainya serangan Israel di Gaza pada 10 Mei, 213 warga Palestina telah tewas, termasuk 61 anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pusat Pendidikan Anak Menilai Hukuman Pelajar Hina Palestina Harus Mendidik

Pusat Pendidikan Anak Menilai Hukuman Pelajar Hina Palestina Harus Mendidik

Sumsel | Rabu, 19 Mei 2021 | 14:43 WIB

Tak Kuat Lihat Derita Rakyat Palestina, Zaskia Adya Mecca Merasa Tersayat

Tak Kuat Lihat Derita Rakyat Palestina, Zaskia Adya Mecca Merasa Tersayat

Entertainment | Rabu, 19 Mei 2021 | 14:36 WIB

Instruksi Anies, 10 JPO di Jakarta Pasang Lampu Warna Bendera Palestina

Instruksi Anies, 10 JPO di Jakarta Pasang Lampu Warna Bendera Palestina

News | Rabu, 19 Mei 2021 | 14:27 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB