Berapa Harga Vaksin Gotong Royong?

Rifan Aditya

Jum'at, 21 Mei 2021 | 19:09 WIB
Berapa Harga Vaksin Gotong Royong?
Berapa Harga Vaksin Gotong Royong? - Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Suara.com - Para pekerja sedikit bisa bernapas lega terkait vaksinasi Covid-19. Program vaksinasi gotong royong akhirnya dimulai pada 18 Mei 2021. Lantas, berapa harga vaksin gotong royong?

Maulanya program ini direncanakan terlaksana pada 9 Mei tetapi dikhawatirkan akan mengganggu lebaran. Hingga akhirnya diundur hingga 17 Mei dan baru terlaksana pada 18 Mei. Untuk Anda yang ingin divaksin, simak informasi harga vaksin gotong royong berikut ini.

Harga Vaksin Gotong Royong

Mengutip Permenkes Nomor 10 Tahun 2021, vaksinasi gotong royong adalah pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha.

Vaksin ini diharapkan bisa didapatkan secara gratis. Sebab, biaya untuk membeli vaksin dari program vaksinasi gotong royong ditanggungkan kepada perusahaan atau badan hukum yang menaungi pekerja. 

Perusahaan harus menganggarkan dana pembelian vaksin gotong royong sebesar Rp 321.660 per dosis. Lalu ditambah tarif maksimal pelayanan vaksinasi sejumlah Rp 117.910 per dosisnya. Jadi, untuk harga maksimalnya, setelah dijumlahkan mencapai  Rp 439.570 per dosis.

Tarif tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm Melalui Penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin Covid-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.

INFOGRAFIS: Apa Itu Vaksinasi Gotong Royong?
INFOGRAFIS: Apa Itu Vaksinasi Gotong Royong?

Jenis Vaksin Gotong Royong

Ada dua jenis vaksin yang digunakan dalam program ini, yakni Sinopharm dan Cansino. Masing-masing peserta akan mendapatkan dua dosis dalam dua kali suntikan dengan jeda waktu tertentu.

baca juga

Jenis vaksin yang diterima peserta akan sama pada penyuntikan pertama maupun kedua. Jadi, berdasarkan tarif tersebut, perusahaan harus menyiapkan dana hampir 1 jutaan per karyawan untuk mengikuti program ini.

Cara Mendaftar Vaksin Gotong Royong

Lantas, bagaimana cara pendaftarannya? Agar bisa mengikuti program vaksinasi gotong royong, perusahaan harus mendaftar dulu melalui link https://vaksin.kadin.id/#!/kuesioner.

Dalam laman tersebut, akan ada pilihan bagi perusahaan soal kesediaan untuk menyertakan keluarga karyawan atau tidak. Tidak ada keharusan untuk mengikutsertakan individu yang tidak dinaungi perusahaan. Sehingga perusahaan boleh tidak mendaftarkan keluarga karyawan dalam program ini. 

Vaksinasi gotong royong dibuka mulai 18 Mei hingga 21 Mei. Perusahaan diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan ini demi kesehatan karyawannya.

Demikian informasi harga vaksin gotong royong serta jenis vaksin dan cara mendaftarnya.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Gotong Royong Mahal, Pengusaha Bisa Ikut Vaksin Gratis

Vaksin Gotong Royong Mahal, Pengusaha Bisa Ikut Vaksin Gratis

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:53 WIB

Staf Erick Thohir Klaim Vaksin Gotong Royong Termurah ke 2 di Dunia

Staf Erick Thohir Klaim Vaksin Gotong Royong Termurah ke 2 di Dunia

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:46 WIB

Program Vaksin Gotong Royong Sarat Kepentingan Bisnis dan Tidak Adil

Program Vaksin Gotong Royong Sarat Kepentingan Bisnis dan Tidak Adil

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:57 WIB

Perlukah Tes Antibodi Usai Vaksin Covid-19 Lengkap? Ini Kata Dokter Paru

Perlukah Tes Antibodi Usai Vaksin Covid-19 Lengkap? Ini Kata Dokter Paru

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:25 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×