Pakai Baju Tahanan, Pria Ancam Kurir Pakai Samurai Ngaku Cuma Menakuti Doang

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:25 WIB
Pakai Baju Tahanan, Pria Ancam Kurir Pakai Samurai Ngaku Cuma Menakuti Doang
Pria ancam kurir pakai samurai minta maaf (Twitter/ardian_air)

Suara.com - Pria mengamuk ke kurir ekspedisi dengan mengacungkan samurai diamankan oleh polisi. Pria itu mengaku hanya menakuti dan tak bermaksud melukai si kurir.

Usai memakai baju tahanan, pria berinisial MDS itu menyampaikan permohonan maaf dan mengaku menyesali perbuatannya.

Video permohonan maaf tersebut diunggah oleh akun Twitter @ardian_air.

"Saya mohon maaf kepada semua pihak yang dirugikan, kepada keluarga saya, dan juga instansi kepolisian karena saya mitra polisi," kata si pria seperti dikutip Suara.com, Jumat (28/5/2021).

Pria yang menutupi wajahnya dengan topeng berwarna hitam itu juga menyampaikan permohonan maaf khusus untuk kurir yang sebelumnya ia ancam menggunakan samurai.

"Kepada pihak kurir yang dirugikan, saya minta maaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan ini lagi," ungkapnya.

Pria ancam kurir pakai samurai minta maaf (Twitter/ardian_air)
Pria ancam kurir pakai samurai minta maaf (Twitter/ardian_air)

Di samping polisi, MDS mengaku aksinya mengacungkan samurai ke kurir COD hanya untuk menakut-nakuti saja.

Ia tak bermaksud untuk menyakiti si kurir yang mengantarkan paket COD ke rumahnya itu.

"Saya hanya sekadar menakut-nakuti, saya tidak punya nyali menyakiti orang lain dan tidak pernah menyakiti apalagi melukai dengan senjata tajam," tuturnya.

MDS mengaku ia nekat mengacungkan samurai ke arah kurir karena merasa ditipu. Barang yang dipesan yakni sebuah jam tangan via online tak ia terima.

Paket yang diantarkan oleh kurir itu bukan berisi jam tangan yang ia pesan, melainkan hanya secarik kertas saja.

MDS mengaku membeli jam tangan seharga Rp 70 ribu dan membayar ongkir Rp 15 ribu, tapi barangnya tak ada dalam paket.

Dia pun merasa tertipu. Pelaku mengaku sudah tertipu dua kali saat belanja online.

Lantaran kesal dan trauma dia akhirnya mengancam kurir dengan samurai berharap uangnya kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Ancam Kurir COD Pakai Samurai Menyesal: Saya Tak Punya Nyali Menyakiti

Pria Ancam Kurir COD Pakai Samurai Menyesal: Saya Tak Punya Nyali Menyakiti

Kalbar | Jum'at, 28 Mei 2021 | 07:55 WIB

Bikin Publik Terenyuh, Pria Ini Lakukan Hal Tak Terduga ke Penjual Tape Ubi

Bikin Publik Terenyuh, Pria Ini Lakukan Hal Tak Terduga ke Penjual Tape Ubi

Kalbar | Jum'at, 28 Mei 2021 | 07:30 WIB

Pengantin Pria Santai Ngopi di Tongkrongan, Bapak-bapak Ini Ngomel

Pengantin Pria Santai Ngopi di Tongkrongan, Bapak-bapak Ini Ngomel

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver

Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver

News | Senin, 06 April 2026 | 18:17 WIB

Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024

Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024

News | Senin, 06 April 2026 | 18:04 WIB

Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim

Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim

News | Senin, 06 April 2026 | 17:48 WIB

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

News | Senin, 06 April 2026 | 17:36 WIB

Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU

Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU

News | Senin, 06 April 2026 | 17:26 WIB

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

News | Senin, 06 April 2026 | 17:18 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

News | Senin, 06 April 2026 | 17:13 WIB

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

News | Senin, 06 April 2026 | 17:09 WIB

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

News | Senin, 06 April 2026 | 16:59 WIB

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 16:52 WIB