Ketua MPR Minta Pemerintah Kaji Kemungkinan Menutup PT Toba Pulp Lestari

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 31 Mei 2021 | 20:49 WIB
Ketua MPR Minta Pemerintah Kaji Kemungkinan Menutup PT Toba Pulp Lestari
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat menerim perwakilan Aliansi GERAK Tutup TPL, Senin (31/5/2021). [dokumentasi]

Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Bambang Soesatyo meminta pemerintah mengkaji ulang terkait izin konsesi PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk.

Pasalnya, Bamsoet menilai PT TPL pantas ditutup lantaran cenderung berdampak negatif ketimbang bermanfaat.

Bamsoet mengatakan, penutupan PT TPL itu bukan mustahil. Dulu, Presiden ketiga RI BJ Habibie pernah menutup PT Indo Intirayon yang kekinian kembali muncul dengan nama PT TPL.

Hal itu ditegaskan Bamsoet seusai menerima tujuh orang perwakilan masyarakat kawasan Danau Toba yang tergabung dalam Aliansi GERAK Tutup TPL, Senin (31/5/2021).

“Sudah jelas, seperti pernah saya sampaikan, saatnya pemerintah mengkaji ulang dan bila perlu kembali mengambil sikap seperti dilakukan Presiden BJ Habibie tahun 1999, yaitu mencabut izin konsesi PT TPL. Itu karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Bamsoet.

Adapun kedatangan Aliansi GERAK Tutup TPL, kata Bamsoet, ialah untuk melaporkan dampak kehadiran perusahaan pengolah kayu untuk menjadi bubur kertas dan kertas.

Aliansi GERAK Tutup TPL menilai kehadiran PT TPL sangat menimbulkan dampak yang negatif kepada masyarakat sekitar.

"Dampaknya bisa merusak lingkungan, bisa juga merusak tatanan adat Batak,”ujar Bamsoet.

Meski mendorong penutupan PT TPL, Bamsoet mengingatkan agar nasib pekerjanya dapat diperhatikan.

baca juga

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mengubah kawasan TPL dengan mengembangkan pariwisata dan pertanian modern di Kawasan Danau Toba.

“Sebaiknya kawasan TPL (Danau Toba) itu dibangun menjadi kawasan pariwisata plus pertanian yang lebih menjanjikan dan menenteramkan masyarakat sekitar,” ujar Bambang.

Menurut Bamsoet, manfaat sektor pariwisata sebagai pengganti lebih baik ketimbang PT TPL itu sendiri.

Karena itu, pengalihan PT TPL ke sektor wisata dapat menjanjikan pekerjaan batu bagi karyawan yang terdampak apabila perusahaan itu ditutup.

“Manfaat TPL buat masyarakat dan negara, sedikit sekali. Visi pemerintah kan untuk meningkatkan pariwisata desitinasi, Danau Toba masuk destinasi utama (destinasi superprioritas). Semoga desakan publik terus menguat,” kata Bamsoet.

Sementara pegiat masyarakat adat dan lingkungan hidup, Abdon Nababan mendukung rencana pengalihan PT TPL menjadi sektor pariwisata. Menurutnya pemerintah memang dinilai tidak cukup apabila hanya sekadar menutup PT TPL.

Wakil Ketua Dewan Nasional Aliansi Masyrakat Adat Nusantara (AMAN) itu mengaku memiliki kerangka baru pembangunan Danau Toba.

Ia menjelaskan kerangka baru pembangunan itu dengan asumsi PT TPL ditutup dan dialihkan dengan pembangunan sektor pariwisata, pertanian dan energi terbarukan.

“Pariwisata Danau Toba sempat berjaya dan bidang pertanian, tanah kawasan Danau Toba terbukti terbaik untuk bertani. Tanahnya memang sedikit tipis, tinggal menggunakan teknologi. Iklimnya bagus,” ujar Abdon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka-bukaan Korban Kriminalisasi dan Tuntut Tutup PT TPL

Buka-bukaan Korban Kriminalisasi dan Tuntut Tutup PT TPL

Sumut | Senin, 31 Mei 2021 | 17:56 WIB

MPR: Kendaraan Bermotor Jadi Penyumbang Terbesar Polusi Udara

MPR: Kendaraan Bermotor Jadi Penyumbang Terbesar Polusi Udara

Otomotif | Senin, 31 Mei 2021 | 17:00 WIB

Konflik di Desa Natumingka, Sekuriti PT TPL Dipolisikan

Konflik di Desa Natumingka, Sekuriti PT TPL Dipolisikan

Sumut | Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:12 WIB

Komnas HAM Minta Dugaan Kekerasan oleh Toba Pulp Lestari ke Warga Diusut Tuntas

Komnas HAM Minta Dugaan Kekerasan oleh Toba Pulp Lestari ke Warga Diusut Tuntas

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 07:53 WIB

Desakan Penutupan TPL, Aktivis 98: Pemerintah Tidak Membela Wilayah Adat Batak

Desakan Penutupan TPL, Aktivis 98: Pemerintah Tidak Membela Wilayah Adat Batak

Sumut | Rabu, 26 Mei 2021 | 15:09 WIB

Kriminalisasi Puluhan Warga, Tidak Benar PT TPL Menghormati Masyarakat Adat

Kriminalisasi Puluhan Warga, Tidak Benar PT TPL Menghormati Masyarakat Adat

Sumut | Selasa, 25 Mei 2021 | 08:46 WIB

Muncul Petisi Tutup PT TPL, Kembalikan Tanah ke Masyarakat Adat

Muncul Petisi Tutup PT TPL, Kembalikan Tanah ke Masyarakat Adat

News | Senin, 24 Mei 2021 | 12:47 WIB

Bentrok dengan Pihak PT TPL, Masyarakat Adat Natumingka Alami Luka-luka

Bentrok dengan Pihak PT TPL, Masyarakat Adat Natumingka Alami Luka-luka

Sumut | Selasa, 18 Mei 2021 | 18:54 WIB

4.124 Pemudik Positif Covid-19, Apa Kata MPR?

4.124 Pemudik Positif Covid-19, Apa Kata MPR?

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 04:30 WIB

Terkini

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:52 WIB

×