China Klaim Belasan Pesawatnya yang Dituduh 'Nyusup' Cuma Latihan Rutin

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 03 Juni 2021 | 15:53 WIB
China Klaim Belasan Pesawatnya yang Dituduh 'Nyusup' Cuma Latihan Rutin
Foto pesawat terbang China yang masuk ke wilayah udara Malaysia.[Facebook/ Tentera Udara Diraja Malaysia]

Suara.com - Kedutaan Besar China di Malaysia mengatakan pada hari Selasa bahwa belasan pesawat yang dianggap 'menyusup' itu sedang melakukan pelatihan penerbangan rutin.

"Sejauh yang saya tahu, kegiatan yang dilaporkan adalah pelatihan penerbangan rutin Angkatan Udara China dan tidak menargetkan negara mana pun," kata seorang juru bicara, disadur dari Channel News Asia.

"Pesawat militer China menikmati kebebasan terbang di wilayah udara yang relevan. Selama pelatihan ini, pesawat militer China secara ketat mematuhi hukum internasional yang relevan dan tidak memasuki wilayah udara teritorial negara lain mana pun." sambungnya.

Juru bicara tersebut juga menjelaskan jika China dan Malaysia adalah tetangga yang bersahabat, dan bersedia melanjutkan konsultasi persahabatan bilateral untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan kementerian akan mengeluarkan "nota protes diplomatik" dan akan meminta duta besar China untuk Malaysia untuk menjelaskan "pelanggaran wilayah udara dan kedaulatan Malaysia".

"Sikap Malaysia jelas - memiliki hubungan diplomatik yang bersahabat dengan negara mana pun tidak berarti bahwa kami akan berkompromi dengan keamanan nasional kami," kata Hishammuddin dalam sebuah pernyataan.

China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan, namun Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga tidak mau kalah. Washington dan sekutunya juga menentang klaim teritorial tersebut.

Pada April tahun lalu, Hishammuddin menyerukan agar terwujudnya ketenangan di Laut Cina Selatan dan menegaskan kembali komitmen Malaysia untuk perdamaian di perairan yang disengketakan.

Insiden tersebut terjadi setelah adanya laporan bahwa kapal survei pemerintah China "menandai" kapal eksplorasi yang dioperasikan oleh perusahaan minyak negara Malaysia Petronas di Laut China Selatan.

baca juga

16 Pesawat "Menyusup"

Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) mengatakan telah mengidentifikasi 16 pesawat Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) melakukan penerbangan mencurigakan di wilayah udara zona maritim Malaysia, Wilayah Informasi Penerbangan Kota Kinabalu (FIR) dan mendekati wilayah udara nasional Malaysia pada 31 Mei.

Belasan pesawat itu diidentifikasi oleh radar pertahanan RMAF di Sarawak pada pukul 11.53 pagi, kata pernyataan itu.

Dikatakan juga bahwa belasan pesawat terbang China itu dalam formasi taktis in-trail 60 mil laut dari satu sama lain.

"Pesawat terbang dalam formasi itu menggunakan titik masuk dan keluar yang sama. Pesawat kemudian berganti (arah), menuju ruang udara Beting Patinggi Ali yang penting bagi negara." jelas Angkatan Udara Malaysia.

Pesawat-pesawat PLAAF kemudian terbang melalui FIR Singapura sebelum memasuki wilayah udara zona maritim Malaysia dan FIR Kota Kinabalu, kata pernyataan RMAF.

RMAF kemudian menerjunkan pesawat jet Hawk 208 dari skuadron No 6 dalam status siaga tinggi, kata pernyataan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat China 'Nyusup' ke Wilayah Udaranya, Malaysia Langsung Layangkan Nota Protes

Pesawat China 'Nyusup' ke Wilayah Udaranya, Malaysia Langsung Layangkan Nota Protes

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 15:27 WIB

Wajah Semakin Jelek Setelah Operasi Plastik, Wanita Ini Terancam Dicerai Suami

Wajah Semakin Jelek Setelah Operasi Plastik, Wanita Ini Terancam Dicerai Suami

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 14:20 WIB

Syahrian Abimanyu Dipulangkan JDT dari Newcastle Jets

Syahrian Abimanyu Dipulangkan JDT dari Newcastle Jets

Bola | Kamis, 03 Juni 2021 | 11:45 WIB

Terkini

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:35 WIB

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:22 WIB

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:12 WIB

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:11 WIB

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:05 WIB

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:57 WIB

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:54 WIB

Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp

Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:43 WIB

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:11 WIB

×