Protes Penanganan Covid-19 ke Presiden, Warga Brasil Ramai-ramai Pukul Panci

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 03 Juni 2021 | 20:13 WIB
Protes Penanganan Covid-19 ke Presiden, Warga Brasil Ramai-ramai Pukul Panci
Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto: AFP)

Suara.com - Warga Brasil beramai-ramai memukul panci sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas penanganan Covid-19 yang sudah merenggut nyaris setengah juta jiwa.

Menyadur Al Jazeera, Kamis (3/6/2021) aksi protes tersebut meletus di beberapa kota di Brasil ketika Presiden Jair Bolsonaro berpidato di depan rakyatnya.

Pidato Bolsonaro tersebut digelar hanya beberapa hari setelah pengunjuk rasa turun ke jalan melakukan aksi protes penanganannya terhadap pandemi Covid-19.

Belakangan ini, pemimpin sayap kanan tersebut popularitasnya telah menurun di tengah kematian dan kasus Covid-19 harian yang terus tinggi.

Pada hari Rabu saja, hampir 100.000 orang Brasil terjangkit Covid-19 dan 2.507 meninggal, menurut data pemerintah.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Rabu, Bolsonaro secara singkat merangkum beberapa pencapaian pemerintahnya baru-baru ini dan menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang kuat ke depan tetapi tidak memberikan informasi baru.

Pada hari Sabtu, ribuan orang berpartisipasi dalam aksi protes yang setidaknya digelar di 16 kota di seluruh Brasil.

Aksi protes tersebut diselenggarakan oleh partai politik sayap kiri bergabung dengan serikat pekerja dan asosiasi mahasiswa.

Kekurangan vaksin

Di Sao Paulo, kota terbesar di Brasil, ribuan orang yang mengenakan masker memblokir salah satu jalan kota terbesar. Warga juga membaut sebuah balon besar yang menggambarkan Bolsonaro sebagai vampir.

Video yang beredar di media sosial pada Rabu malam menunjukkan langit di seluruh Brasil ramai dengan suara pukulan panci dan teriakan kecaman terhadap Bolsonaro.

Dalam pidato malam yang singkat, Bolsonaro mengatakan semua warga Brasil yang menginginkan vaksin akan mendapatkannya pada akhir tahun.

Tetapi di malam hari, Kementerian Kesehatan Brasil merevisi jumlah vaksin Covid-19 yang akan diterimanya pada Juni sekitar empat juta dosis.

Pada hari Selasa, pemerintah Bolsonaro mendapat sedikit dorongan setelah diumumkan bahwa ekonomi negara itu tumbuh 1,2 persen dari kuartal keempat, yang sedikit lebih tinggi dari ekspektasi.

Lebih dari 16,6 juta orang Brasil telah terjangkit Covid-19 dan setidaknya 465.000 warga meninggal akibat virus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Depan, Prancis Mulai Program Vaksinasi Covid-19 untuk Remaja

Pekan Depan, Prancis Mulai Program Vaksinasi Covid-19 untuk Remaja

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 19:16 WIB

Virus Corona Covid-19 Strain Delta Telah Menyebar ke 62 Negara

Virus Corona Covid-19 Strain Delta Telah Menyebar ke 62 Negara

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 18:46 WIB

Gunakan Drug Repurposing, Ilmuwan Menemukan Puluhan Antivirus untuk Obat Covid-19

Gunakan Drug Repurposing, Ilmuwan Menemukan Puluhan Antivirus untuk Obat Covid-19

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB