Ibadah Haji Dibatalkan, Partai Ummat Kritik Jokowi: Penguasa Hanya Bikin Dosa

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 06 Juni 2021 | 20:50 WIB
Ibadah Haji Dibatalkan, Partai Ummat Kritik Jokowi: Penguasa Hanya Bikin Dosa
Jamaah haji dari berbagai penjuru dunia berkumpul di bukit Arafah, Arab Saudi, untuk melaksanakan puncak ibadah haji wukuf. (AFP)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Ummat, MS Kaban mengkritik tajam Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kritikan ini dilayangkan setelah Pemerintah Indonesia resmi membatalkan ibadah jemaah haji tahun 2021.

MS Kaban meminta Presiden Jokowi untuk mengundurkan diri dan tidak usah menjadi pemimpin jika tidak bisa memberangkatkan jemaah haji. Menurutnya, ketidakmampuan itu hanya menjadi dosa jika terus memaksa menjadi penguasa.

"Presiden dan Menag tidak punya kemampuan berangkatkan rakyatnya sendiri. Kalau sudah tak mampu, ngapain jadi penguasa hanya bikin dosa. Istikharah-lah untuk resign," kritik MS Kaban seperti dilansir dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Minggu (6/6/2021).

Lebih lanjut Mantan Menteri Kehutanan ini menilai keputusan pembatalan ibadah haji tahun ini tidak masuk akal. Pasalnya, Indonesia juga secara historis memiliki hubungan yang baik dengan Arab Saudi.

Ia juga mengkritik Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tidak bermanfaat untuk umat muslim. Menurutnya, pembatalan ibadah haji tidak sesuai rukun Islam.

"Ini keputusan yang tidak masuk akal, terlihat nyata Presiden Jokowi tidak memiliki sense of rukun islam. Menag RI berkuasa tapi tak bermanfaat untuk umat muslim," kata MS Kaban.

"Hubungan kultural umat muslim Indonesia dengan pemerintah Kerajaan Saudi Arabia sepanjang sejarah NKRI cukup mesra harmonis," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, MS Kaban terus memberikan kritikan tajam. Ia menyebut pemerintahan Presiden Jokowi kini justru menjalin hubungan lebih dekat dengan negara China yang dinilai komunis.

"Kenapa di era Jokowi petugas partai PDIP jadi presiden lebih mesra ke Beijing RRC Komunis?," sindir MS Kaban tajam.

Terakhir, ia mendesak Presiden Jokowi dan Menag Yaqut untuk tetap memberangkatkan jemaah ibadah haji. Ia menilai pemerintah masih memiliki kesempatan untuk mencabut kebijakan itu.

"Masih ada waktu Presiden Jokowi tinjau ulang keputusan batal haji 2021," tegasnya.

Kemenag Resmi Batalkan Ibadah Haji Tahun Ini

Kementerian Agama resmi mengumumkan pembatalan penyelenggaran Ibadah Haji tahun 1442 H/2021 lantaran masih pandemi Covid-19.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, keputusan tersebut melalui keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 660 tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriyah atau 2021 masehi.

"Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 Hijriyah atau 2021 masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota Haji lainnya," ujar Yaqut.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-blakan, Deddy Corbuzier Mengaku Pro Jokowi tapi Bukan Jokower

Blak-blakan, Deddy Corbuzier Mengaku Pro Jokowi tapi Bukan Jokower

Lampung | Minggu, 06 Juni 2021 | 17:44 WIB

Pemerintah Batal Berangkatkan Haji 2021, Begini Nasib Dana Jemaah

Pemerintah Batal Berangkatkan Haji 2021, Begini Nasib Dana Jemaah

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 17:40 WIB

Deddy Corbuzier Ngaku Pro Jokowi, Tragedi yang Dialami Sang Ayah Jadi Alasan

Deddy Corbuzier Ngaku Pro Jokowi, Tragedi yang Dialami Sang Ayah Jadi Alasan

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 18:20 WIB

Permintaan Maaf Atas Artikel yang Viral di Media Sosial

Permintaan Maaf Atas Artikel yang Viral di Media Sosial

Banten | Minggu, 06 Juni 2021 | 16:28 WIB

Hasil Survei: HRS dan UAS Jadi Kandidat Capres Pilihan Publik, Nama Beken Lain Kalah

Hasil Survei: HRS dan UAS Jadi Kandidat Capres Pilihan Publik, Nama Beken Lain Kalah

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 16:54 WIB

Sebut Gus Yaqut Mentri Laknatullah, Netizen Doakan Menteri Agama Sial

Sebut Gus Yaqut Mentri Laknatullah, Netizen Doakan Menteri Agama Sial

Banten | Minggu, 06 Juni 2021 | 14:48 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB