Bermotif Kebencian, Seorang Pemuda Tabrak Satu Keluarga Muslim di Kanada

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 08 Juni 2021 | 13:51 WIB
Bermotif Kebencian, Seorang Pemuda Tabrak Satu Keluarga Muslim di Kanada
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Seorang pria muda di Kanada tega menabrak satu keluarga Muslim hingga tewas menggunakan truknya, ia diduga melakukannya atas dasar kebencian.

Menyadur US News, Selasa (8/6/2021) Kepolisian London, Ontario, mengatakan bahwa Nathaniel Veltman menerobos trotoar dan menabrak lima anggota keluarga Muslim pada hari Minggu (6/6).

Warga London berusia 20 tahun tersebut kemudian ditangkap oleh polisi tak lama setelah kecelakaan tersebut dilaporkan.

Veltman didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan satu tuduhan percobaan pembunuhan. Dia akan menjalani persidangan keduanya pada hari Kamis.

"Ada bukti bahwa ini adalah tindakan yang direncanakan dan dimotivasi oleh kebencian," jelas Inspektur Detektif Paul Waight dari departemen kepolisian London.

"Kami yakin para korban menjadi sasaran karena keyakinan Islam mereka," kata Waight.

Dia menambahkan bahwa Kepolisian London sedang berkonsultasi dengan Royal Canadian Mounted Police dan jaksa tentang kemungkinan mengajukan tuduhan terorisme.

Tersangka tidak memiliki catatan kriminal dan tidak diketahui sebagai anggota kelompok kebencian, kata polisi.

Veltman ditangkap di tempat parkir sebuah pusat perbelanjaan dan masih mengenakan rompi pelindung tubuh, kata polisi. Tidak ada bukti bahwa dia memiliki kaki tangan.

Polisi belum merilis nama para korban, tetapi London Free Press mengatakan bahwa korban tewas adalah Syed Afzaal (46), istrinya, Madiha Salman (44), dan putri mereka yang berusia 15 tahun, Yumnah Afzaal. Ibu Syed Afzaal yang berusia 74 tahun, yang namanya belum dikonfirmasi, juga meninggal. Putra mereka yang berusia 9 tahun, Faez Afzaal, berada di rumah sakit dengan cedera serius.

Keluarga tersebut berimigrasi dari Pakistan sekitar 14 tahun yang lalu, menurut laporan media setempat.

Paige Martin, seorang saksi mata, mengatakan kepada wartawan sebuah truk hitam tiba-tiba lewat di depannya dan menerobos lampu merah. Kemudian dia tiba di tempat kejadian dan melihat "kekacauan".

"Itu benar-benar seperti sesuatu yang tidak pernah ingin Anda lihat." ujar Paige.

Serangan itu adalah yang terburuk terhadap Muslim Kanada sejak seorang pria menembak mati enam jemaah di masjid Kota Quebec pada 2017.

Walikota London Ed Holder mengatakan itu adalah pembunuhan massal terburuk yang pernah terjadi di kotanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Jadi Sasaran Islamofobia, 4 Orang Keluarga Muslim Tewas Usai Sengaja Ditabrak

Miris! Jadi Sasaran Islamofobia, 4 Orang Keluarga Muslim Tewas Usai Sengaja Ditabrak

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 11:35 WIB

Heboh Penemuan 215 Mayat Anak-anak di Gedung Bekas Sekolah Pribumi

Heboh Penemuan 215 Mayat Anak-anak di Gedung Bekas Sekolah Pribumi

News | Minggu, 30 Mei 2021 | 15:49 WIB

Seorang Politisi Kanada Terekam Kencing saat Rapat Online, Ini Kedua Kalinya

Seorang Politisi Kanada Terekam Kencing saat Rapat Online, Ini Kedua Kalinya

News | Sabtu, 29 Mei 2021 | 15:31 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB