Cerita Perempuan yang Alami Menopause Dini: 80 Tahun dalam Tubuh 18 Tahun

Arsito Hidayatullah, BBC

Selasa, 08 Juni 2021 | 15:21 WIB
Cerita Perempuan yang Alami Menopause Dini: 80 Tahun dalam Tubuh 18 Tahun
Eimi Quinn. [BBC]

Suara.com - Eimi Quinn 'melarikan diri' dari sebuah kencan karena tiba-tiba dia berkeringat hebat, salah satu gejala umum menopause dini yang dialaminya.

"Kondisi ini membuat saya merasa sangat tua," kata Eimi Quinn.

"Saya tahu itu hal yang mengerikan untuk dikatakan dan saya tidak ingin mempermalukan orang yang sudah menopause dan lebih tua dari saya, tetapi rasanya seperti dirampok."

Usia rata-rata perempuan untuk mulai menopause di Inggris adalah 51 tahun, tetapi sekitar satu dari 100 perempuan mulai menopause sebelum 40 tahun.

Dalam beberapa kasus luar biasa beberapa perempuan menjadi menopause di usia 30-an, atau bahkan lebih muda.

Eimi Quinn salah satunya.

Ketika berusia 19 tahun, dia menderita kanker ovarium dan pada saat didiagnosis, kanker itu telah menyebar dengan cepat.

Dia harus menjalani operasi besar untuk mengangkat indung telurnya, serta menjalani kemoterapi.

"Saya tidak berpikir akan selamat. Jadi saya sebenarnya sangat, sangat beruntung," kata Eimi kepada Radio 1 Newsbeat.

Operasi menyebabkannya mengalami menopause dini, yang memicu sejumlah gejala.

Tidak seperti kebanyakan perempuan yang perlahan-lahan mengalami gejala, Eimi dengan cepat mengalami menopause dan menggambarkannya sebagai "lompatan terburuk yang pernah ada".

"Anda berkeringat di malam hari, menderita gangguan gusi, kulit gatal, dan merasa lelah sepanjang waktu. Rasanya benar-benar cemas. Anda tidak dapat mengingat apa pun. Anda tak bisa menahan buang air kecil, berat badan Anda bertambah. Daftar gejala ini terus berlanjut, " dia berkata.

Eimi, yang sekarang berusia 28 tahun dan bekerja sebagai aktor, mengatakan tidak menyadari bahwa indung telurnya akan diangkat dan mengatakan bahwa rasanya "hancur" ketika mengetahui bahwa dia tidak akan dapat memiliki anak.


Apakah yang dimaksud dengan menopause?

  • Menopause adalah tahapan biologis kehidupan perempuan ketika menstruasi berhenti
  • Menstruasi dapat menjadi lebih jarang dalam beberapa bulan atau tahun sebelum berhenti
  • Gejala lain adalah hot flushes, sulit konsentrasi, sakit kepala, kecemasan, penurunan dorongan seks dan sulit tidur
  • Menopause biasanya terjadi pada usia 45 dan 55
  • Perempuan yang mengalami menopause dini menderita lebih banyak kehilangan dan patah tulang, serta lebih berkemungkinan terkena serangan jantung dan tekanan darah tinggi - karena kehilangan oestrogen

Sumber: NHS UK


Semua ini terjadi ketika Eimi sedang belajar untuk meraih gelar dalam studi bisnis - dan kemudian studi teater - di Universitas Glasgow.

"Untuk waktu yang lama, saya tidak menyadari saya begitu cemas, kesal, dan sedih karena saya berduka atas sesuatu yang seharusnya saya miliki," katanya.

"Kita menganggap kesedihan itu terkait masa lalu. Tapi sebenarnya, saya berduka karena saya tidak bisa memiliki anak. Saya berduka karena saya tidak bisa mengalami apa yang dialami teman-teman saya dan tidak ada yang mengerti apa yang saya alami."

Menopause dini juga memengaruhi kehidupan kencan Eimi - satu kencannya dirusak oleh hot flush, yakni ia merasa panas di sekujur tubuh, gejala umum pada menopause.

"Di sebuah restoran di Glasgow, saya mulai terlihat berkeringat dan saya bisa melihat laki-laki itu melihat saya seperti saya adalah orang gila," katanya.

"Saya sedang makan pizza, bukan enchilada, jadi itu tidak masuk akal. Saya berkata: 'Permisi, saya akan ke kamar mandi,' lalu saya kabur."

Dia sekarang dalam hubungan yang bahagia, tetapi mengatakan berkencan setelah menopause dini sangat sulit.

"Bahkan setelah Anda melewati rintangan kencan pertama, yang tak berujung Anda melarikan diri, Anda harus memberi tahu mereka: 'Saya adalah seorang perempuan 80 tahun dalam tubuh berusia 18 tahun'

Meskipun dia bisa menertawakan beberapa kenangan, ada saat yang lebih gelap ketika menopause mengganggu kesehatan mentalnya.

"Saya sampai pada titik di mana saya sangat sedih," katanya.

"Saya berada di ruang kuliah dan saya tidak bisa berkonsentrasi pada apa pun. Dosen memberi tahu kami banyak hal dan saya tidak dapat mencernanya. Saya merasa sangat bodoh."

Gangguan ingatan yang dialami Eimi dan rasa tidak berdaya membuatnya merasa ingin bunuh diri.

"Itu membuat saya merasa sangat bersalah karena [dokter] baru saja menyelamatkan hidup saya dari kanker," katanya.

"Tapi sekarang saya lebih tua, saya bisa melihat ke belakang dan merasa Anda tidak harus selalu menjadi super berani."

Salah satu cara untuk meredakan gejala menopause adalah dengan terapi hormon (hormone replacement therapy/HRT).

Tetapi Eimi tidak mendapatkan pengobatan untuk gejalanya.

Dokter memperingatkannya bahwa estrogen dalam HRT dapat mengembalikan kankernya.

HRT tidak bekerja untuk semua orang dan ada efek sampingnya.

Namun, Eimi berharap dia bisa meminumnya karena itu dapat melindungi dari diabetes, penyakit jantung, Parkinson dan osteoporosis, yang turun-temurun dalam keluarganya.

Dalam kasusnya yang kompleks, dokter mengatakan kepada Eimi bahwa tidak dapat menjalani HRT berarti dia "lebih mungkin meninggal lebih awal".

Meskipun demikian, pandangan Eimi tentang kehidupan tetap positif.

Dia sudah bebas dari kanker selama sembilan tahun dan berharap dokter dapat mempertimbangkan kembali untuk mengizinkannya menerima estrogen di masa depan.

Dia juga ingin memberikan kata terakhir bagi pasangan kencan yang pernah ditinggalkannya di restoran: "Saya sangat berharap dia membaca ini dan tidak menunggu saya keluar dari toilet restoran itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

News | Senin, 14 September 2026 | 16:41 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro

Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:03 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Menjelajahi Retorika dan Diplomasi Politik Perempuan dalam Film The Odyssey

Menjelajahi Retorika dan Diplomasi Politik Perempuan dalam Film The Odyssey

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:10 WIB

Novel Tanah Tabu: Kisah Perempuan Papua Berjuang Melawan Keadaan

Novel Tanah Tabu: Kisah Perempuan Papua Berjuang Melawan Keadaan

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 17:30 WIB

5 Tokoh Perempuan di Novel Klasik yang Punya Karakter Kuat, No Menye-Menye!

5 Tokoh Perempuan di Novel Klasik yang Punya Karakter Kuat, No Menye-Menye!

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 11:45 WIB

Transisi Hijau Industri Batik, Bagaimana Perlindungan Pekerjanya?

Transisi Hijau Industri Batik, Bagaimana Perlindungan Pekerjanya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 14:53 WIB

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Review Siren's Kiss: Tentang Perempuan yang Dituduh Membunuh Orang-orang di Sekitarnya

Review Siren's Kiss: Tentang Perempuan yang Dituduh Membunuh Orang-orang di Sekitarnya

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

×