Konferensi Meja Bundar: Sejarah, Tokoh, dan Dampaknya Bagi Indonesia

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 09 Juni 2021 | 11:39 WIB
Konferensi Meja Bundar: Sejarah, Tokoh, dan Dampaknya Bagi Indonesia
Konferensi Meja Bundar (Arsip Nasional Belanda via Wikimedia Commons)

Suara.com - Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah suatu pertemuan antara pihak Belanda, Indonesia, dan Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO). Momen penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia ini dilakukan pada tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949.

Saat itu, KMB yang digelar di Den Haag bertujuan untuk menyelesaikan masalah antara Indonesia dan Belanda yang sudah lama terjadi. Penasaran seperti apa sejarah KMB? Berikut ini telah disiapkan ulasannya khusus untuk Anda. 

Sejarah Konferensi Meja Bundar

Seperti yang telah diketahui, bahwa Belanda pernah menjajah wilayah Indonesia selama berpuluh-puluh tahun. Sejak tahun 1942, Belanda menyerah kepada Jepang sehingga wilayah Indonesia diambil-alih oleh Dai Nippon. Sehingga Indonesia akhirnya merdeka tanggal 17 Agustus 1945 setelah Jepang kalah dari Sekutu di Perang Dunia II. 

Namun ternyata, Belanda malah datang kembali ke Indonesia dengan membonceng Sekutu. Belanda ingin menguasai wilayah Indonesia sehingga terjadilah serangkaian peperangan dan perundingan.

Pada tanggal 4 April 1949, digelar Perjanjian Roem-Royen antara Belanda dan Indonesia. Di mana perundingan tersebut berakhir pada 7 Mei 1949 dan menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya adalah persetujuan diadakannya KMB di Den Haag, kembalinya pemerintahan Republik ke Yogyakarta pada 6 Juli 1949, dan penerapan gencatan senjata. 

Setelah itu, perundingan antara pihak RI dan BFO dilakukan, di mana pertemuan ini disebut sebagai Konferensi Inter-Indonesia, yang dilaksanakan pada 19-22 Juli 1949 di Yogyakarta dan 31 Juli-3 Agustus di Jakarta. BFO merupakan sebuah komite yang terdiri dari 15 pemimpin negara bagian dan daerah otonom di dalam Republik Indonesia Serikat (RIS).

Dampak dan Tokoh Konferensi Meja Bundar

Indonesia membentuk delegasi pada tanggal 11 Agustus 1949 yang akan turut dalam perundingan KMB di Den Haag, Belanda. Selain Mohammad Hatta sebagai ketua delegasi, beberapa tokoh juga turut dilibatkan. Mereka adalah Mohammad Roem, Mr. Supomo, Dr. J. Leimena, Mr. Ali Sastroamidjojo, Ir. Djuanda, Sukiman, Mr. Sujono Hadinoto, Sumitro Djojohadikusumo, Mr. Abdul Karim Pringgodigdo, Kolonel T.B. Simatupang, serta Mr. Muwardi.

Setelah melewati berbagai konferensi untuk persiapan mencari kesepakatan kedaulatan, Konferensi Meja Bundar berlangsung mulai tanggal 23 Agustus hingga 2 November 1949 di Den Haag, Belanda.

Dampak dari diselenggarakannya KMB adalah Indonesia akhirnya mendapat kedaulatannya. Di mana acara penyerahan kedaulatan berlangsung pada tanggal 27 Desember 1949. Dan penandatanganan naskah penyerahan kedaulatan berlangsung di dua kota yaitu di Amsterdam dan Jakarta.

Demikian penjelasan singkat tentang Konferensi Meja Bundar. Semoga dapat menambah pengetahuan sejarah kalian.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Peluru: Pengertian, Gaya, Sejarah

Tolak Peluru: Pengertian, Gaya, Sejarah

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:31 WIB

Hari Laut Sedunia, Ini Sejarahnya

Hari Laut Sedunia, Ini Sejarahnya

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 18:58 WIB

Asal Usul Nagoya Hill, Pusat Wisata Belanja Barang Murah Terlengkap di Batam

Asal Usul Nagoya Hill, Pusat Wisata Belanja Barang Murah Terlengkap di Batam

Batam | Selasa, 08 Juni 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!

Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:58 WIB

Belum Kering Luka Serangan Drone Iran, Tentara Amerika Sudah Diminta Kerja Lagi!

Belum Kering Luka Serangan Drone Iran, Tentara Amerika Sudah Diminta Kerja Lagi!

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:55 WIB

Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump

Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:44 WIB

10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi

10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:36 WIB

AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah

AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:23 WIB

Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?

Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:19 WIB

Ultimatum Keras Iran Lawan Ancaman Donald Trump, Siap Balas Serang Israel

Ultimatum Keras Iran Lawan Ancaman Donald Trump, Siap Balas Serang Israel

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:14 WIB

Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab

Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:02 WIB

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB