Biografi Soekarno, Sang Proklamator Indonesia

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 10 Juni 2021 | 11:12 WIB
Biografi Soekarno, Sang Proklamator Indonesia
Biografi Soekarno - Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. [anri.go.id]

Suara.com - Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 identik dengan nama Soekarno. Biografi Soekarno juga menjadi hal wajib yang kita pelajari semasa sekolah. Kisahnya sejak kecil hingga dewasa menjadi cerita yang layak untuk diteladani.

Tepat 120 tahun lalu, yakni pada 6 Juni 1901 dilahirkan di Surabaya, Jawa Timur. Meski sosok Soekarno begitu dikenal di masyarakat, kita tak pernah bosan mengenang jasa-jasa beliau. 

Masa Muda Soekarno

Memahami biografi Soekarno bisa dimulai dengan cerita awal kehidupannya. Soekarno lahir di Surabaya, tepatnya di Jalan Peneleh Gang Pandean IV Kelurahan Peneleh Kecamatan Genteng. Warga kampung menamainya sebagai Kampung Bung Karno.

Soekarno merupakan anak kedua dari Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Beliau memiliki satu orang kakak perempuan yang bernama Raden Soekarmini. Semula, Soekarno diberi nama Koesno Sosrodihardjo oleh orang tuanya. Namun, karena semasa kecil sering sakit-sakitan, namanya diubah menjadi Soekarno.

Soekarno mulai mengenal bangku sekolah pada 1907. Dia bersekolah di Hollandsche Inlandsche School atau setara dengan sekolah dasar bagi kaum pribumi dan timur asing. Soekarno kemudian melanjutkan ke Europeesche Lagere School (ELS) di Mojokerto pada tahun 1913. Ayahnya mendidik Soekarno dengan disiplin tinggi sehingga Soekarno dituntut untuk terus belajar, membaca, dan menulis.

Kebiasaan itu membuat Soekarno termasuk murid unggul. Lulus dari ELS, Soekarno melanjutkan pendidikannya di Hogere Burger School (HBS) di Surabaya pada 1916.Di periode ini Soekarno bertemu dengan Tokoh Sarekat Islam, H.O.S Tjokroaminoto. Soekarno bahkan juga pernah tinggal di rumah indekos milik Tjokroaminoto.

Tahun 1921, Soekarno menyelesaikan sekolahnya di HBS. Ia kemudian melanjutkan sekolahnya di Technische hoge School (THS) atau kini lebih dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung (ITB). Soekarno berhasil memperoleh gelar insinyur di tahun 1926.

Menumbuhkan Rasa Nasionalisme

Fase penting dalam biografi Soekarno yang tetap relevan dengan masa kini adalah tentang memiliki sifat nasionalisme. Nasionalisme inilah yang kelak membawa Soekarno memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjadi presiden pertama.

Rasa nasionalisme Soekarno mulai tumbuh ketika bersekolah di Surabaya dan tinggal di rumah Tjokroaminoto. Di sana Soekarno mulai berkenalan dengan paham dan konsep pemikiran seperti pemikiran barat dan pemikiran Islam.

Tahun 1926 Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan Soekarno pada 4 Juli 1927. Saying, aktivitas di PNI justru membuat Soekarno harus diasingkan oleh Pemerintah Belanda di penjara Sukamiskin.

Namun, usaha untuk memupuk rasa nasionalisme tak pernah berhenti. Dia terus bergabung dengan gerakan politik yang membuatnya berkali-kali diasingkan. Soekarno pernah dibuang ke Ende, NTT kemudian dipindahkan ke Bengkulu atas inisiatif gerakan politiknya. Justru, gerakan politik inilah yang berhasil melahirkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Soekarno Di Masa Kemerdekaan

Setelah memproklamasikan kemerdekaan, Soekarno dan Hatta dikukuhkan sebagai presiden dan wakil presiden pertama. Namun perjuangan mempertahankan kemerdekaan tak semudah membalik telapak tangan. Soekarno masih mencari formula pemerintahan yang tepat setelah pemerintah Belanda hanya mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS).  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peristiwa Mangkok Merah, Tragedi Pembantaian Etnis Tionghoa di Kalimantan Barat

Peristiwa Mangkok Merah, Tragedi Pembantaian Etnis Tionghoa di Kalimantan Barat

Kalbar | Senin, 07 Juni 2021 | 15:55 WIB

Kampung Kelahiran Soekarno

Kampung Kelahiran Soekarno

Foto | Minggu, 06 Juni 2021 | 15:01 WIB

Sejarah Masjid Istiqlal Jakarta, Arsiteknya Orang Kristen Bernama Friedrich Silaban

Sejarah Masjid Istiqlal Jakarta, Arsiteknya Orang Kristen Bernama Friedrich Silaban

Jakarta | Minggu, 06 Juni 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB

PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara

PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:14 WIB

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB