PM Armenia Siap Tukar Putranya dengan Tentara yang Ditahan Azerbaijan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Sabtu, 12 Juni 2021 | 17:12 WIB
PM Armenia Siap Tukar Putranya dengan Tentara yang Ditahan Azerbaijan
Nikol Pashinyan, Perdana Menteri Armenia. [Anadolu Agency]

Suara.com - Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan siap menukar putranya dengan tentara Armenia yang ditahan di Azerbaijan setelah perang Karabakh kedua.

Menyadur Jam News Sabtu (12/06), pernyataan ini langsung memicu kemarahan di media sosial. Banyak yang menyerukan agar tak lagi menggunakan tahanan Armenia di Azerbaijan sebagai manipulasi politik pra-pemilihan.

Nikol Pashinyan membuat pernyataan ini pada 8 Juni di hari kedua kampanye. “Tahanan perang Armenia yang ditahan di penjara Baku pada dasarnya berjuang untuk kemerdekaan dan kedaulatan Armenia,” ujarnya.

Putranya Ashot Pashinyan yang mendukung ayahnya menyatakan siap pergi ke Azerbaijan untuk membantu mengembalikan para tahanan Armenia ke tanah air.

Inisiatif ini muncul ketika Mantan Presiden Serzh Sargsyan berkomunikasi dengan para pemilih di kota Ashtarak dan menawarkan putra Nikol Pashinyan sebagai ganti.

Pertempuran Armenia-Azerbaijan bahayakan nyawa jurnalis. (Anadolu Agency)
Pertempuran Armenia-Azerbaijan. (Anadolu Agency)

"Bagaimana Anda bisa berbicara tentang tahanan ketika sesuatu bisa terjadi pada mereka. Orang-orang berharap setiap hari bahwa sesuatu yang mengerikan akan terjadi: bahwa mereka akan disiksa, diperkosa, atau dibunuh."

"Apakah Pashinyan menyadari keadaan seperti apa orang-orang ini?! Mengapa dia tidak menukar Ashotik [Ashot – putra Nikol Pashinyan] dengan 20-25 tentara yang ditahan di Azerbaijan”.

Pashinyan menanggapi pernyataan Sargsyan dan berkata ia setuju dan menawarkan putranya sebagai ganti semua tahanan.

"Saya memberi wewenang pada Serzhik [Serzh Sargsyan] dan Robik [Robert Kocharian – mantan Presiden Armenia] sebagai spesialis dalam perdagangan manusia untuk merundingkan masalah ini."

Kembalinya tawanan perang Armenia dari Azerbaijan menjadi topik diskusi utama para pemilih. Dalam hal ini, pembela HAM Arman Tatoyan menyatakan isu tersebut tidak dapat diterima selama kampanye.

Ia mengaitkan hal ini dengan 'penukaran tahanan dengan orang lain dan menyatakan kesiapan untuk melakukannya'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perdana Menteri Armenia Umumkan Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Armenia Umumkan Mengundurkan Diri

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 16:05 WIB

Perang Armenia - Azerbaijan: 900 Tentara Suriah Tinggalkan Karabakh

Perang Armenia - Azerbaijan: 900 Tentara Suriah Tinggalkan Karabakh

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 12:49 WIB

Tentara Azerbaijan Bahu-membahu Bantu Warga Armenia ke Tempat Pengungsian

Tentara Azerbaijan Bahu-membahu Bantu Warga Armenia ke Tempat Pengungsian

News | Rabu, 25 November 2020 | 20:28 WIB

Terkini

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB