Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Senin, 14 Juni 2021 | 15:36 WIB
Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo / [SuaraSulsel.id / Mabes Polri]

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan anak buahnya untuk mendirikan Kampung Tangguh Narkoba. Setelah sebelumnya telah lebih dulu mendirikan Kampung Tangguh untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Listyo mengatakan, tujuan didirikannya Kampung Tangguh Narkoba ialah untuk memberantas peredaran hingga penggunaan narkoba. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 angka kasus pengedaran dan penggunaan narkoba masih tinggi.

"Kalau waktu yang dulu kita telah menciptakan kampung-kampung tangguh dalam rangka pemberantasan laju perkembangan Covid, maka kali ini saya minta Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia," kata Listyo saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Dalam pelaksanaannya, kata Listyo, Polri akan melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat hingga agama dalam mendirikan Kampung Tangguh Narkoba. Harapannya dapat terbentuk daya cegah atau tangkal terhadap peredaran narkoba.

"Kemudian terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan, sehingga kemudian kita bisa tangkap," katanya.

Tinggi saat pandemi

Listyo sebelumnya menyebut, kasus peredaran narkoba masih tinggi di tengah masa pandemi Covid-19. Di awal tahun ini saja sudah ada lima ton narkoba yang diamankan sebagai barang bukti dari beberapa kasus.

Listyo mengemukakan pada Mei 2021 lalu Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dit Tipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat 2,5 ton. Kemudian, Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya hari ini kembali mengungkap kasus serupa dengan total sabu seberat 1,129 ton.

"Kita sama-sama prihatin, bahwa di tengah situasi pandemi Covid dimana kita semua sedang sibuk untuk menekan laju pertumbuhan covid-19, namun ternyata peredaran narkoba juga sangat tinggi," ungkapnya.

baca juga

Adskun, Listyo menuturkan 1,129 ton sabu yang diungkap oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya itu merupakan asal jaringan Timur Tengah.

Pengendalinya merupakan dua warga negara Nigeria yang tengah berada di dalam lembaga pemasyarakatan atau Lapas di Cilegon, Banten.

Kedua warga negara Nigeria itu berinisial CSN dan UCR. Mereka bekerjasama dengan lima warga negara Indonesia yang masing-masing berinisial NR, AH, HS, NB, dan EK.

"Pengungkapan ini tentunya berkat kerjasama, kerja keras, dan kerja solid dari kepolisian yang didukung oleh Ditjen PAS Kemenkum HAM RI," katanya.

Sabu 1,129 ton ini, kata Listyo, diamankan dari empat lokasi berbeda. Rinciannya; 339 kilogram di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, 511 kilogram di Ruko Pasar Modern Bekasi Town Square, Jawa Barat, 50 kilogram di Apartemen Basura, Jakarta Timur, dan 175 kilogram di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.

"Rencananya mau diedarkan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat," bebernya.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 144 Ayat 2 Subsider Pasal 115 Ayat 2 lebih Subsider Pasal 112 Ayat 2 Pasal 132 Ayat 1 dan Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka diancam hukuman maksimal pidana mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peredaran Narkoba Tinggi di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolri Prihatin

Peredaran Narkoba Tinggi di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolri Prihatin

News | Senin, 14 Juni 2021 | 14:14 WIB

Soal Intruksi Jokowi Berantas Premanisme, Pengamat ke Polisi: Jangan Sampai Salah Tafsir

Soal Intruksi Jokowi Berantas Premanisme, Pengamat ke Polisi: Jangan Sampai Salah Tafsir

News | Sabtu, 12 Juni 2021 | 17:05 WIB

Berawal dari Dugaan Transaksi di Pasar Bantul, Polisi Ringkus 2 Pengedar Narkoba

Berawal dari Dugaan Transaksi di Pasar Bantul, Polisi Ringkus 2 Pengedar Narkoba

Jogja | Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:29 WIB

24 Orang Diamankan Usai Jokowi Perintahkan Kapolri Berantas Pungli di Jakut

24 Orang Diamankan Usai Jokowi Perintahkan Kapolri Berantas Pungli di Jakut

Jakarta | Kamis, 10 Juni 2021 | 21:35 WIB

Halangi Jalan Kapolri, Mobil Toyota Avanza Ini 'Diserbu' Aparat

Halangi Jalan Kapolri, Mobil Toyota Avanza Ini 'Diserbu' Aparat

Sumbar | Rabu, 09 Juni 2021 | 10:54 WIB

Jadi Sasaran Aparat karena Halangi Kapolri, Begini Nasib Mobil Toyota Avanza

Jadi Sasaran Aparat karena Halangi Kapolri, Begini Nasib Mobil Toyota Avanza

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 12:33 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Peredaran Sabu 45 Kg Jaringan Malaysia-Indonesia

Bareskrim Polri Bongkar Peredaran Sabu 45 Kg Jaringan Malaysia-Indonesia

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 17:42 WIB

Kapolri Sigit ke Seluruh Kapolda: Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Malaysia

Kapolri Sigit ke Seluruh Kapolda: Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Malaysia

News | Selasa, 01 Juni 2021 | 17:24 WIB

Terlibat Peredaran Narkoba, Pegawai Lapas di Inhil Dipecat

Terlibat Peredaran Narkoba, Pegawai Lapas di Inhil Dipecat

Riau | Selasa, 01 Juni 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

×