19 Pegawai Restoran Ditangkap Polisi karena Tak Mau Berikan Burger Gratis

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 15 Juni 2021 | 08:17 WIB
19 Pegawai Restoran Ditangkap Polisi karena Tak Mau Berikan Burger Gratis
Ilustrasi burger. (Shutterstock)

Suara.com - Sekelompok polisi di Pakistan menahan 19 pegawai restoran karena menolak memberikan burger gratis pada mereka. Staf Johnny & Jugnu di Lahore ditangkap pada hari Sabtu dan ditahan semalam.

Menyadur BBC Selasa (15/06), pihak restoran mengatakan kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya. "Ini bukan pertama kalinya hal seperti ini terjadi, di restoran kami," jelas pihak restoran.

Pejabat senior polisi provinsi Inam Ghani menulis di Twitter bahwa 9 anggota yang terlibat kini telah diskors.

"Tidak ada yang diizinkan untuk mengambil alih hukum ke tangannya sendiri. Ketidakadilan tidak akan ditoleransi. Mereka semua akan dihukum."

Dalam sebah postongan di Facebook, pihak restoran mengatakan dua hari sebelum penangkapan, polisi datang ke gerainya untuk meminta burger gratis.

Ilustrasi polisi (Pixabay).
Ilustrasi polisi (Pixabay).

Namun pihak restoran menolak memberikannya dan menjelaskan bahwa pemerasan seperti ini kerap terjadi. Mereka lalu mengancam manajer restoran dan pergi.

Keesokan harinya polisi tersebut datang lagi untuk mengacau. Mereka melecehkan pegawai restoran dan mengancam dengan argumen tak berdasar.

"Beberapa petugas polisi datang ke outlet kami dan menahan manajer kami, tanpa memberikan alasan apa pun. Kemudian mereka mengosongkan seluruh cabang kami, mengambil semua kru dapur kami, termasuk yang lainnya. para manajer".

ILustrasi burger. (Shutterstock)

Restoran itu juga mengatakan staf tidak diizinkan untuk menutup dapur, membiarkan penggorengan masih menyala dengan pelanggan menunggu pesanan mereka.

baca juga

Pegawai restoran ditahan selama tujuh jam dan mengatakan para petugas melecehkan mereka seperti mendorongnya. Semua itu dilakukan karena mereka tidak memberikan burger gratis pada polisi.

Hal seperti ini sempat menjadi bahasan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. Sebelumnya, ia telah menyerukan reformasi kepolisian wilayah Punjab dan mengatakan politisi lokal menunjuk 'kroni' untuk menjalankan kantor polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu SIM hingga BPKB, Omzet Rp 20 Juta Setiap Bulan

Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu SIM hingga BPKB, Omzet Rp 20 Juta Setiap Bulan

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 05:47 WIB

Nyolong Barang sejak Maret di Apartemen Setiabudi, Dua Tukang Renovasi Ditangkap Polisi

Nyolong Barang sejak Maret di Apartemen Setiabudi, Dua Tukang Renovasi Ditangkap Polisi

News | Senin, 14 Juni 2021 | 20:01 WIB

Pemilik Yamaha NMAX Kawin Silang dengan Sepeda Terciduk Aparat, Begini Komentar Polisi

Pemilik Yamaha NMAX Kawin Silang dengan Sepeda Terciduk Aparat, Begini Komentar Polisi

Otomotif | Senin, 14 Juni 2021 | 18:43 WIB

Terkini

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Bogor | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

×