Koordinator RSDC Wisma Atlet Desak Pemprov DKI Kendalikan Penularan Covid-19

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 15 Juni 2021 | 21:35 WIB
Koordinator RSDC Wisma Atlet Desak Pemprov DKI Kendalikan Penularan Covid-19
Mayjen TNI Dr dr Tugas Ratmono Koordinator RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran (Tangkapan layar Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Koordinator RS Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono berharap, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan  mengambil keputusan ketat dan tepat, guna menekan penularan Covid-19 di Ibu Kota.

Hal itu bercermin dari jumlah pasien Covid-19 yang membludak di RS Darurat  Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat,  sebanyak  5.453 orang, sehingga membuat jumlah tempat tidur yang tersedia menipis. 

“Kami kan di sini memberikan laporan kepada Satgas Covid-19, koordinasi dengan Dinas  Kesehatan DKI. Sehingga, tentunya kepada Pemerintah DKI memberikan masukan, memberikan gambaran seperti apa di sini.  Sehingga,  Dinas Kesehatan DKI memberikan masukan kepada pimpinan (Anies Baswedan) di pemerintah itu,” katanya saat ditemui Suara.com, Selasa (15/6/2021).

Dia mengemukakan,  sejumlah peraturan pemerintah DKI dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 harus diperketat kembali dan dievaluasi. Aturan tersebut seperti pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. 

“Dengan PPKM skala mikro di tingkat RT- RW sangat efektif dan efisien. Namun kalau ini masing-masing di tingkat RT atau mikro ini tidak  dilakukan  dengan baik, saya kira ini akan lost (tak terkendali) juga, sehingga sangat mungkin terjadi penularan,” tuturnya. 

Terlebih, dia mengemukakan, penelusuran atau tracing  dalam tingkat mikro tidak dilakukan dengan baik, membuka peluang terjadi penularan lewat orang-orang terdekat di tengah masyarakat. 

“(Sebab) orang-orang yang mungkin juga sebenarnya terpapar oleh Covid-19,  ini sangat-sangat mungkin untuk tidak terdeteksi dan ini bisa menularkan ke yang lain,” tuturnya. 

Diketahui berdasarkan data yang disampaikan  dalam beberapa waktu terakhir ini jumlah pasien Covid-19 yang masuk ke RSDC Wisma Atlet Kemayoran mengalami pelonjakan.  Dalam seminggu ini,  setiap harinya terjadi pelonjakan di atas 300 pasien Covid-19 yang masuk. 

Sementara itu, pada hari ini, Selasa (15/6/2021) terjadi penambahan pasien Covid-19 sebanyak 425 orang. Sehingga total keseluruhan pasien yang menjalani rawat inap sebanyak 5.453. Keseluruhan pasien  menghuni  tower 4, 5, 6, dan 7. 

Untuk rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 hingga 15 Juni 2021 sebanyak 92.278 pasien terdaftar. Dimana 86.825 pasien telah keluar dengan rincian 85.815 dinyatakan sembuh, 918 dirujuk ke RS lain, dan 92 orang meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Jakarta Meroket, Jokowi Beri Tiga Arahan ke Gubernur Anies Baswedan

Kasus Covid-19 di Jakarta Meroket, Jokowi Beri Tiga Arahan ke Gubernur Anies Baswedan

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 21:29 WIB

Pecah Rekor! Jumlah Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet 5.453 Warga, Tertinggi Sejak Pandemi

Pecah Rekor! Jumlah Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet 5.453 Warga, Tertinggi Sejak Pandemi

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 21:15 WIB

Bila Seminggu Tak Melandai, Pihak Wisma Atlet Minta Anies Berlakukan PSBB Ketat

Bila Seminggu Tak Melandai, Pihak Wisma Atlet Minta Anies Berlakukan PSBB Ketat

Jakarta | Selasa, 15 Juni 2021 | 20:26 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB