alexametrics

Curhat Warganet Insecure Masuk Pendidikan Guru SD, Disindir Lebih Hina dari Pelacur

Dany Garjito | Aulia Hafisa
Curhat Warganet Insecure Masuk Pendidikan Guru SD, Disindir Lebih Hina dari Pelacur
Ilustrasi guru. (Shutterstock)

"Apakah derajat orang itu ditetapkan melalui besar kecil gajinya?" kata warganet.

Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial Twitter menjadi perbincangan warganet akhir-akhir ini.

Unggahan tersebut berisi sebuah curahan hati seorang lulusan SMA yang baru saja diterima di sebuah Perguruan Tinggi Negeri dengan jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Curhatan itu diunggah oleh akun Twitter @sbmptnfess pada hari Senin (21/6) lalu. Seorang warganet menuturkan bahwa dirinya mendapatkan sindiran dari sang teman setelah diterima menjadi mahasiswa PGSD.

Dalam penuturannya, ia telah diterima di sebuah PTN melalui jalur SBMPTN. Ia diterima di pilihan kedua dengan jurusan PGSD.

Baca Juga: Bikin Sedih! Kakek Tua di Solo Tak Punya Rumah, Tiap Malam Tidur di Atas Becak

"Alhamdulillah aku dapet lolos sbm pil 2 PGSD di salah satu PTN," tulis keterangan foto tersebut.

Namun, teman dari warganet tersebut rupanya memberikan sindiran kepadanya melalui aplikasi WhatsApp Story.

Teman dari warganet itu mengunggah sebuah gambar dengan foto-foto berbagai profesi. Di dalam foto tersebut, tertulis perbandingan gaji dari beberapa profesi tersebut.

Terdapat pemandu lagu, kasir minimarket, sopir ojek online, dan guru. Di antara profesi-profesi tersebut, gaji profesi gurulah yang paling rendah yakni tertulis Rp 500 ribu per bulan.

Tak lupa, si penghina profesi guru memberikan sebuah keterangan di foto tersebut. Keterangan itu berisi sindiran kepada warganet yang diterima di jurusan PGSD.

Baca Juga: Kocak! Warganet Direct Message Cristiano Ronaldo, Minta Geser iPhone 12 Supaya Harga Turun

Curhat Warganet Insecure Masuk Pendidikan Guru SD (Twitter/Sbmptnfess)
Curhat Warganet Insecure Masuk Pendidikan Guru SD (Twitter/Sbmptnfess)

Menurutnya, menjadi mahasiswa PGSD bukanlah suatu hal yang perlu dibanggakan. Pasalnya, profesi guru adalah profesi yang hina dan rendahan. Ia pun menambahkan bahwa guru lebih hina dari pelacur.