alexametrics

Kemendagri Gelar Seminar Kesehatan untuk Tingkatkan Pemahaman Bahaya Narkotika

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kemendagri Gelar Seminar Kesehatan untuk Tingkatkan Pemahaman Bahaya Narkotika
Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri, Heru Tjahyono. (Dok: Kemendagri)

Narkotika telah membuat seluruh dunia khawatir dan resah.

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar seminar kesehatan bertajuk "Sosialisasi Baha dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Lingkup Kemendagri secara daring pada Selasa, (22/6/2021). Dalam seminar tersebut, Kemendagri menghadirkan Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya BNN RI Wildah DJ sebagai narasumber.

Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri, Heru Tjahyono mengatakan, seminar kesehatan ini untuk mengantisipasi dan menekan angka penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif di lingkungan pemerintahan, swasta, maupun masyarakat. Hal ini seiring dengan meningkatnya kasus penyalahgunaan dan masih minimnya pemahaman atas persoalan tersebut.

"Seminar kesehatan hari ini adalah dalam rangka untuk pemahaman upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkotika psikotropika dan zat aditif lainnya," ujar Heru saat membuka acara tersebut.

Heru menjelaskan, permasalahan narkotika telah membuat seluruh dunia khawatir dan resah. Badan Narkotika Nasional atau BNN mencatat, persoalan narkotika di Indonesia masih dalam kondisi yang memerlukan perhatian dan kewaspadaan. Karena itu, dibutuhkan kewaspadaan secara terus menerus dari semua pihak.

Dengan situasi tersebut, Heru menekankan, perlunya sinergi dalam mengambil langkah strategis yang melibatkan banyak pihak, seperti BNN, Polri, TNI, Bea Cukai, Imigrasi, pemerintah daerah, instansi terkait lainnya, serta seluruh komponen masyarakat. Sinergisitas ini sebagai upaya untuk menangani persoalan P4GN.

"Harus mampu bersinergi dan bersama-sama mengambil langkah strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika atau P4GN," terang Heru.

Komentar