Pemanasan Global: Arti, Penyebab Global Warming

Dany Garjito

Selasa, 22 Juni 2021 | 17:31 WIB
Pemanasan Global: Arti, Penyebab Global Warming
Pemanasan Global: Arti, Penyebab Global Warming. Foto sebagai ilustrasi. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu ancaman serius bagi bumi serta makhluk hidup yaitu pemanasan global. Lantas, apa pengertian pemanasan global. Simak penjelasan arti pemanasan global lengkap dengan penyebab global warming ini.

Sebelum membahas mengenai pemanasan global, simak terlebih dulu pemanasan alami. Perlu diketahui, makhluk hidup di bumi (Manusia, hewan, dan tumbuhan) membutuhkan panas untuk bertahan hidup.

Jadi, panas sendiri berasal dari radiasi atau pancaran matahari. Diketahui, sebagian panas di bumi ditahan oleh gas-gas yang terdapat di atmosfer.  

Atmosfer bumi sendiri terdiri atas 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas lainnya. Nah, sebagian gas-gas yang terkandung dalam 1% tersebut dikenal dengan istilah gas rumah kaca.

Gas rumah kaca yang ada di langit bekerja seperti selimut, yang mana fungsinya menjaga suhu bumi agar tak terlalu dingin atau kisaran 35 derajat celsius. 

Jika suhu meningkat, maka akan terjadi pemanasan global. Jadi, berikut ini pengertian pemanasan global.

Pengertian Pemanasan Global

Pemanasan global atau yang dikenal juga dengan istilah global warming ini merupakan fenomena meningkatnya suhu rata-rata pada atmosfer, lautan, serta hal-hal yang ada di bumi secara menyeluruh.

Pemanasan global bisa juga didefinisikan naiknya suhu pada bumi secara menyeluruh, yang ditandai mencairnya kutub es serta meningkatnya temperatur di sejumlah wilayah di dunia.

baca juga

Saat pemanasan global, suhu bumi akan terasa semakin panas. Selain itu, cuaca di bumi juga jadi ekstrem dan tak menentu.

Penyebab Pemanasan Global

Simak berikut ini beberapa penyebab pemanasan global yang perlu diketahui.

  1. Gas rumah kaca meningkat
    Gas rumah kaca disebabkan oleh pembakaran minyak bumi, pembakaran gas alam serta bahan bakar batu bara. Gas paling berpengaruh atas fenomena pemanasan global yaitu karbodiokasida.
  2. Polusi udara dari bahan bakar
    Bahan bakar mesin yang berasal dari mobil, motor dan kendaraan lainya menghasilkan gas karbondioksida. Gas ini menyebabkan panas tidak mampu keluar ke angkasa sehingga hanya mengendap di bumi.
  3. Efek rumah kaca
    Efek rumah kaca menyebabkan panas di bumi tidak mampu keluar ke angkasa, tapi hanya mengendap di atmosfer. Sehingga berpengaruh pada iklim serta cuaca di bumi.
  4. Penggundulan hutan
    Hutan salah satu penyerap karbondioksida di bumi. Jika hutan yang ditebang makin banyak, maka gas karbondioksida akan sulit diminimalisir.
  5. Polusi metana 
    Polusi metana juga jadi salah satu penyebab global warming. Diketahui, gas metana dihasilkan dari bakteri yang kekurangan gas O2 (oksigen) guna memecah bahan-bahan organik. 

Demikianlah informasi mengenai pengertian pemanasan global yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global

Mengenal Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 15:10 WIB

Peringatkan! Suhu Bumi Lampaui Batas Ambang Kritis, Sangat Rawan Bencana

Peringatkan! Suhu Bumi Lampaui Batas Ambang Kritis, Sangat Rawan Bencana

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:44 WIB

Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan

Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:42 WIB

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:35 WIB

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:42 WIB

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:17 WIB

Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?

Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:00 WIB

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:43 WIB

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Terkini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

×