Salah Satu Gunung Berapi Terkecil di Filipina Meletus, Ribuan Warga Dievakuasi

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 02 Juli 2021 | 13:47 WIB
Salah Satu Gunung Berapi Terkecil di Filipina Meletus, Ribuan Warga Dievakuasi
Ilustrasi gunung meletus (Shutterstock).

Suara.com - Ribuan warga di Filipina dievakuasi setelah gunung berapi Taal menyemburkan awan panas ke udara dan pihak berwenang menaikkan status menjadi waspada.

Menyadur Sky News Jumat (2/7/2021) gunung berapi Taal terletak di provinsi Batangas, selatan ibukota Manila, Filipina.

Salah satu gunung berapi di Filipina tersebut memuntahkan gumpalan freatomagmatik setinggi 1 km pada hari Kamis (1/7) hingga menyebabkan gangguan dan kekhawatiran.

Renato Solidum dari Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina mengatakan: "Ini hanya satu peristiwa ledakan, terlalu dini untuk mengatakannya."

Menurut Survei Geologi Inggris, letusan seperti itu terjadi sebagai akibat dari magma yang meletus melalui air.

Ahli vulkanologi di Filipina menaikkan status waspada ke level tiga dari level dua setelah terjadi letusan tersebut.

Pihak berwenang juga mulai mendesak penduduk di kota tepi danau Agoncillo dan Laurel, Provinsi Batangas, untuk mengungsi karena kemungkinan bahaya letusan, termasuk potensi tsunami vulkanik.

Sebuah video yang diposting di halaman Facebook badan seismologi menunjukkan air di kawah Taal mendidih sebelum dan sesudah gunung berapi tersebut meletus.

Organisasi lingkungan Greenpeace Filipina melihat adanya kabut yang tidak biasa muncul di atas cakrawala ibu kota, pada hari Rabu.

baca juga

Temuan Greenpeace tersebut diakui oleh Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) karena kombinasi sulfur dioksida dari gunung berapi dan polusi udara yang memburuk.

"Situasi udara yang tidak sehat karena volume mobil yang semakin normal di Metro Manila, diperburuk oleh aktivitas gunung berapi Taal, memperlihatkan konsekuensi dari mengabaikan pemantauan polusi udara." ujar juru kampanye Greenpeace Khevin Yu.

Gunung Taal adalah salah satu gunung berapi aktif terkecil di dunia, tingginya hanya 311 meter (1.020 kaki).

Gunung tersebut pernah memuntahkan awan panas bercampur abu pada Januari tahun lalu, yang membuat 100.000 warga di sekitar gunung dievakuasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bergelut Atasi Covid-19, Filipina Perpanjang Pembatasan hingga Pertengahan Juli

Bergelut Atasi Covid-19, Filipina Perpanjang Pembatasan hingga Pertengahan Juli

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:53 WIB

Filipina Dirundung Duka, Mantan Presiden Benigno Aquino Meninggal Dunia

Filipina Dirundung Duka, Mantan Presiden Benigno Aquino Meninggal Dunia

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 13:05 WIB

Mantan Presiden Filipina, Benigno Aquino Meninggal di Usia 61 Tahun

Mantan Presiden Filipina, Benigno Aquino Meninggal di Usia 61 Tahun

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 14:06 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×