Perolehan Elektabilitas Disalip Gerindra di Survei Terbaru, PDIP Kaget

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 05 Juli 2021 | 12:51 WIB
Perolehan Elektabilitas Disalip Gerindra di Survei Terbaru, PDIP Kaget
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. [ANTARA /Rosa Panggabean]

Suara.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira terkejut dengan hasil survei terbaru yang dilakukan Voxpol Center. Pasalnya, partai berlambang banteng moncong putih berada di posisi kedua dalam elektabilitas partai politik.

Diketahui, PDIP berada di urutan kedua dengan perolehan elektabilitas 23 persen. Sedangkan pada urutan pertama berdasarkan hasil survei justru ditempati Partai Gerindra dengan elektabilitas 27,9 persen.

"Hasil survey ini menurut saya agak mengejutkan," kata Andreas saat dihubungi Suara.com, Senin (5/7/2021).

Andreas menyatakan, PDIP sendiri di sejumlah hasil survei dari lembaga lainnya menunjukkan angka elektabilitas yang stabil, yakni ada dikisaran angka 20 sampai 25 persen. Namun mencuatnya Gerindra, kata dia, justru mengagetkan.

"Yang mengejutkan adalah kenaikan luar biasa elektabilitas Partai Geridra yang biasa di kisaran belasan melejit jauh ke 27 persen, bahkan melampaui PDI Perjuangan," tuturnya.

"Juga elektabilitas PKS yang melejit naik meninggalkan Partai Golkar yang selama ini relatif stabil di nomor 3 dibawah PDI Perjuangan dan Gerindra," sambungnya.

Kendati begitu, Andreas menyampaikan, hasil survei tersebut menurutnya tak bisa menjadi alat ukur kekuatan parpol. Ia mengatakan, hasil survei tersebut akan dijadikan bahan masukan.

"Buat PDI Perjuangan hasil survei ini bukan indikator untuk mengukur kekuatan partai, paling tidak sebagai masukan untuk bekerja lebih keras untuk kepentingan rakyat, lebih giat mengonsolidasi diri," tandasnya.

Untuk diketahui, Voxpol Center Research dan Consultant mengular hasil survei terbarunya yang digelar dari 22 Juni sampai 1 Juli 2021.

Survei dilakukan dengan pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling. Jumlah sampel dalam survei adalah 1.200 dengan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Para responden ditanya soal jika Pemilu Legislatif digelar hari ini maka partai politik mana yang dipilih. Hasilnya survei menunjukan Gerindra berada di urutan pertama dengan 27,9 persen, kedua PDIP 23 persen, ketiga PKS 9,4 persen, keempat Demokrat 7,8 persen.

Kemudian Partai Golkar hanya ada diposisi kelima dengan 6,8 persen. Lalu ada PKB dengan perolehan elektabilitas 4,9 persen. Sementara NasDem, PPP, PAN dianggap terancam tak lolos ke parlemen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei SMRC: Publik Tolak Presiden Jokowi Tiga Periode

Hasil Survei SMRC: Publik Tolak Presiden Jokowi Tiga Periode

Lampung | Senin, 21 Juni 2021 | 08:59 WIB

Survei: Mayoritas Masyarakat Menolak Presiden Jokowi Tiga Periode

Survei: Mayoritas Masyarakat Menolak Presiden Jokowi Tiga Periode

Sumsel | Minggu, 20 Juni 2021 | 19:48 WIB

Survei SMRC: 52,9 Persen Masyarakat Tak Setuju Jokowi Presiden 3 Periode

Survei SMRC: 52,9 Persen Masyarakat Tak Setuju Jokowi Presiden 3 Periode

News | Minggu, 20 Juni 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB