alexametrics

Vaksinasi Covid-19 Tembus 3,42 Miliar Dosis, China dan India Paling Banyak

Bangun Santoso
Vaksinasi Covid-19 Tembus 3,42 Miliar Dosis, China dan India Paling Banyak
Sebagai ILUSTRASI: Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan awal kepada anak usia 12-18 tahun yang akan menjalani vaksinasi COVID-19 di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (10/7/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Sementara Indonesia masih jauh tertinggal di bawah Turki dengan lebih dari 57,8 juta dosis vaksin

Suara.com - Berbagai negara tengah beramai-ramai mendorong warganya untuk divaksin Covid-19. Vaksinasi Covid-19 di dunia dilaporkan telah mencapai 3,42 miliar dosis.

Dari jumlah itu, China dan India menjadi dua negara teratas paling banyak. Sementara Indonesia masih jauh tertinggal dari negara-negara lain, di tengah lonjakan Covid-19.

Disadur dari laman Kantor Berita Anadolu, lebih dari 3,42 miliar dosis vaksin Covid-19 telah diberikan di seluruh dunia hingga Minggu (11/7/2021), menurut Our World in Data, sebuah situs web pelacakan yang berafiliasi dengan Universitas Oxford.

China memimpin penghitungan global dengan lebih dari 1,37 miliar dosis, disusul oleh India dengan 376,32 juta.

Baca Juga: Studi: Satu Dosis Vaksin Sputnik V 73,6 Persen Efektif Cegah Infeksi Berat

Daftar ini berlanjut dengan sebagian besar negara-negara Barat.

Amerika Serikat telah memberikan 333,57 juta suntikkan, Brasil 112,77 juta, Jerman 81,33 juta, Inggris 80,33 juta dan Prancis 59,12 juta.

Turki berada di peringkat kedelapan dalam daftar dengan lebih dari 57,8 juta dosis, disusul oleh Jepang, Italia, Indonesia dan Meksiko.

Negara dengan dosis paling banyak berdasarkan rasio jumlah penduduk adalah Uni Emirat Arab, dengan 160,92 dosis per 100 orang.

Setelah UEA, negara-negara dengan dosis paling banyak diberikan per 100 orang adalah negara-negara kepulauan Malta dengan 159,43 dosis dan Seychelles dengan 141,98 dosis.

Baca Juga: Datang Lagi, 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Mendarat di Bandara Soetta Siang Ini

Sebagian besar vaksin Covid-19 diberikan dalam dua dosis, sehingga jumlah suntikan yang diberikan tidak sama dengan jumlah individu yang divaksinasi secara penuh.

Komentar