Presiden Haiti Tewas Dibunuh, AS Pertimbangkan Kirim Bantuan Pasukan

Bangun Santoso

Selasa, 13 Juli 2021 | 10:09 WIB
Presiden Haiti Tewas Dibunuh, AS Pertimbangkan Kirim Bantuan Pasukan
Pasukan keamanan Negara Haiti berjaga-jaga [Foto: Antara]

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) masih mempertimbangkan permintaan PM sementara Haiti, Claude Joseph, agar AS mengirim pasukan ke negara itu untuk membantu pengamanan bandara dan infrastruktur lainnya, menyusul pembunuhan Presiden Jovenel Moise.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki pada Senin (12/7/2021) mengatakan, kepemimpinan politik di Haiti masih belum jelas sehingga amat penting bagi negara itu untuk bersama-sama memetakan jalan menuju persatuan.

"Masih dipertimbangkan," kata dia tentang permintaan pasukan oleh Haiti. Saat ditanya apakah permintaan itu telah ditolak, Psaki menjawab, "Tidak."

Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada pers pada hari Senin, bahwa pemerintahannya "mengamati secara seksama" perkembangan di Haiti.

"Rakyat Haiti berhak mendapatkan kedamaian dan keamanan, dan pemimpin politik Haiti perlu bersatu demi kebaikan negara mereka," kata Biden.

Moise tewas ditembak pada Rabu di kediamannya di Port-au-Prince oleh sekelompok orang yang disebut otoritas Haiti sebagai tim pembunuh, termasuk 26 orang Kolombia dan dua orang keturunan Haiti-Amerika. Polisi Haiti mengatakan Minggu mereka telah menangkap seorang tersangka lainnya.

Seorang sumber di pemerintah AS mengatakan Senin, setidaknya seorang keturunan Haiti-Amerika yang ditangkap atas dugaan terlibat dalam pembunuhan Moise, pernah menjadi informan bagi badan penegak hukum pemerintah AS.

Kematian presiden Haiti menjerumuskan negara bermasalah itu ke dalam kekacauan yang lebih besar. Para pejabat AS terbang ke sana pada Minggu untuk mengamati situasi dan bertemu tiga politisi yang saling bersaing untuk menggantikan Moise.

"Hal yang jelas tentang kunjungan mereka adalah tidak jelasnya masa depan kepemimpinan politik (di Haiti)," kata Psaki kepada pers.

baca juga

Warga Haiti di ibu kota Port-au-Prince berencana melancarkan protes kepada Joseph pekan ini, menurut unggahan di media sosial. Hak Joseph untuk memimpin negara itu telah ditentang oleh dua politisi senior lain, Perdana Menteri-Ditunjuk Ariel Henry dan Presiden Senat Joseph Lambert.

Kekacauan politik bisa memperparah kemiskinan dan pelanggaran hukum berkepanjangan bagi kebanyakan rakyat Haiti jika pemerintah sementara hanya fokus pada penyelidikan pembunuhan Moise, kata Feckenson Cheri (33) yang tinggal bersama bibinya di ibu kota.

"Saya tahu mereka menangkap orang-orang yang mereka pikir telah membunuh presiden, tapi saya tak yakin mereka akan mengungkapnya. Yang kami perlukan adalah bantuan untuk menyelamatkan kami dari kesengsaraan," katanya.

Emily Horne, juru bicara Badan Keamanan Nasional AS, mengatakan delegasi AS mengadakan pertemuan dengan Joseph dan Henry, dan pertemuan lain dengan Lambert, untuk "mendorong dialog yang terbuka dan membangun" agar tercapai kesepakatan yang memungkinkan Haiti menggelar pemilu bebas dan adil.

Pembunuh Bayaran

Dua pria, yang dituduh terlibat dalam pembunuhan Presiden Jovenel Moise, diangkut menuju kantor Polisi Petionville dengan mobil polisi di Port au Prince, Haiti, pada (8/7/2021). [Valerie Baeriswyl / AFP]
Dua pria, yang dituduh terlibat dalam pembunuhan Presiden Jovenel Moise, diangkut menuju kantor Polisi Petionville dengan mobil polisi di Port au Prince, Haiti, pada (8/7/2021). [Valerie Baeriswyl / AFP]

Kepolisian Haiti pada Senin mengeluarkan perintah penangkapan terhadap seorang warga negara Kolombia atas dugaan terlibat pembunuhan Moise. Media Kolombia mengatakan orang tersebut adalah pensiunan prajurit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Negara Ungkap Alasan Para Pelaku Bunuh Presiden Haiti Jovenel Moise

Ibu Negara Ungkap Alasan Para Pelaku Bunuh Presiden Haiti Jovenel Moise

News | Senin, 12 Juli 2021 | 06:37 WIB

Sadis! Presiden Haiti Disiksa Sebelum Dibunuh, Tangan dan Kaki Patah

Sadis! Presiden Haiti Disiksa Sebelum Dibunuh, Tangan dan Kaki Patah

News | Senin, 12 Juli 2021 | 06:05 WIB

Disewa Empat Perusahaan, Teka-teki Siapa Para Pembunuh Presiden Haiti Mulai Terkuak

Disewa Empat Perusahaan, Teka-teki Siapa Para Pembunuh Presiden Haiti Mulai Terkuak

News | Minggu, 11 Juli 2021 | 10:28 WIB

Bantu Selidiki Kasus Pembunuhan Presiden Haiti, AS Kirim FBI dan DHS

Bantu Selidiki Kasus Pembunuhan Presiden Haiti, AS Kirim FBI dan DHS

News | Sabtu, 10 Juli 2021 | 14:21 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Presiden Haiti Jovenel Moise

Polisi Tangkap Pembunuh Presiden Haiti Jovenel Moise

Foto | Jum'at, 09 Juli 2021 | 15:10 WIB

Polisi Tangkap 28 Orang Terduga Pelaku Pembunuhan Presiden Haiti, 2 Keturunan AS

Polisi Tangkap 28 Orang Terduga Pelaku Pembunuhan Presiden Haiti, 2 Keturunan AS

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 12:08 WIB

Terungkap Kondisi Presiden Haiti saat Penyerangan, 12 Kali Ditembak, Mata Kiri Pecah

Terungkap Kondisi Presiden Haiti saat Penyerangan, 12 Kali Ditembak, Mata Kiri Pecah

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 07:23 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×