Tak Dapat Izin Perjalanan, Pria Nekat Berenang Arungi Lautan hingga Lengan Patah

Arsito Hidayatullah, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 16 Juli 2021 | 05:20 WIB
Tak Dapat Izin Perjalanan, Pria Nekat Berenang Arungi Lautan hingga Lengan Patah
Seorang pria nekat berenang demi temui temannya setelah tidak dapat izin perjalanan. [Facebook/info semasa via World Of Buzz]

Suara.com - Seorang pria di Malaysia nekat berenang menyeberangi Selat Penang untuk menemui seorang kawan. Hal itu ia lakukan setelah tidak mendapatkan surat izin perjalanan lintas kawasan.

Menyadur World Of Buzz, Kamis (17/7/2021), pria yang diketahui berusia 28 tahun tersebut akhirnya ditemukan terkapar di pelabuhan Tanjung City Marina.

Pria tersebut ditemukan kehabisan tenaga, serta dalam kondisi terluka setelah mencoba mengarungi Selat Penang untuk bertemu temannya.

Astro Awani melaporkan, peristiwa itu terjadi pada 12 Juli. Pria tersebut mencoba berenang dari dermaga feri di Tanjung City Marina menuju kawasan Seberang Perai.

Setelah mencoba berenang, pria tersebut dilaporkan menyerah dan akhirnya berenang kembali ke arah dermaga karena kelelahan.

Kepala Kepolisian Timur Laut, Asisten Komisaris Soffian Santong mengatakan, pria itu kemudian diselamatkan oleh petugas dari Penang Port Sdn Bhd.

Ilustrasi. Peta kawasan Selat Penang, Malaysia. [Google Maps/screenshot]
Ilustrasi. Peta kawasan Selat Penang, Malaysia. [Google Maps/screenshot]

"Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, pria tersebut mengatakan bahwa dia bertekad untuk berenang ke Seberang Perai karena ingin bertemu dengan temannya, setelah tidak mendapatkan izin (perjalanan) antar distrik dari polisi," jelas Soffian.

"Tidak ada dokumen identitas yang ditemukan pada pria itu, sebaliknya dia hanya menyebutkan detail pribadi seperti nama dan nomor kartu identitasnya secara lisan," sambungnya.

Soffian menjelaskan bahwa menurut penyelidikan polisi, pria itu berasal dari Bayan Lepas, Penang, dan tidak memiliki pekerjaan.

baca juga

Soffian menambahkan, polisi kemudian berhasil menghubungi ibu pria tersebut. Ibu pria itu mengatakan bahwa anaknya sudah lama tidak pulang ke rumah.

Ibu pria tersebut juga mengatakan bahwa ia kehilangan pekerjaannya dan menjadi tunawisma setelah kecanduan narkoba.

Pria tersebut kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Penang (HPP) setelah mengalami patah lengan kanan akibat kejadian tersebut.

Soffian mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan setelah pria itu menyelesaikan perawatannya dan dipulangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Kota Jogja Ditargetkan 100 Persen Tervaksin Pada 17 Agustus Mendatang

Warga Kota Jogja Ditargetkan 100 Persen Tervaksin Pada 17 Agustus Mendatang

Jogja | Kamis, 15 Juli 2021 | 20:22 WIB

Mengkhawatirkan, Kasus Covid-19 Pada Anak-anak di Kalteng Cukup Tinggi

Mengkhawatirkan, Kasus Covid-19 Pada Anak-anak di Kalteng Cukup Tinggi

Kaltim | Kamis, 15 Juli 2021 | 20:21 WIB

Kematian Pasien Covid-19 di DIY yang Isoman Tinggi, Lebih dari Sebulan 106 Orang Meninggal

Kematian Pasien Covid-19 di DIY yang Isoman Tinggi, Lebih dari Sebulan 106 Orang Meninggal

Jogja | Kamis, 15 Juli 2021 | 20:15 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×