facebook

Tawuran Antar Kampung Pecah saat Idul Adha, Pasar Manggis Setiabudi Dijaga Polisi

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir
Tawuran Antar Kampung Pecah saat Idul Adha, Pasar Manggis Setiabudi Dijaga Polisi
Anggota polisi dari Polsek Metro Setiabudi masih bersiaga di sekitar Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan pasca terjadinya tawuran antarremaja Kampung Kebon Sayur dan Pariaman. (Suara.com/M. Yasir)

Peristiwa tawuran pertama kali terjadi pada Senin (19/7) dini hari.

Suara.com - Anggota polisi dari Polsek Metro Setiabudi masih bersiaga di sekitar Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, pasca terjadinya tawuran antar remaja Kampung Kebon Sayur dan Pariaman. Mereka bersiaga untuk mengantisipasi kembali terjadinya tawuran.

Pantauan Suara.com pada Rabu (21/7/2021) sekitar pukul 14.00 WIB ada tiga kendaraan polisi yang terparkir di sekitar lokasi. Beberapa anggota dengan pakaian dinas Polri tampak bersiaga.

Salah satu tukang ojek pangkalan di lokasi, Babeh (47) menyebut tawuran antarremaja Kampung Kebon Sayur dan Pariaman telah tiga kali terjadi. Peristiwa itu terjadi pada momen takbiran dan Idul Adha.

Peristiwa tawuran pertama kali terjadi pada Senin (19/7) dini hari. Para remaja tanggung itu tawuran dengan menggunakan senjata tajam celurit, parang, hingga batu.

Baca Juga: Petaka Idul Adha, 2 Kasus Cuci Hewan Kurban Malah Tewas Tenggelam di Kediri dan Tuban

"Kedua itu pas malam takbiran, terus kejadian lagi sore pas banget Idul Adha itu. Jadi tiga kali," kata Babeh saat ditemui suara.com di lokasi, Rabu (21/7/2021).

Babeh mengungkapkan bahwa keributan bermula tatkala remaja Kampung Kebon Sayur menyerang remaja Kampung Pariaman yang sedang nongkrong di pinggir jalan.

Berdasar informasi yang diterima Babeh, remaja dari Kampung Kebon Sayur melempari remaja Kampung Pariaman dengan botol plastik berisi air kencing.

"Anak-anak sini nongkrong katanya itu lagi pada duduk ditimpukin gelas aqua isi air kencing. Keduanya ditimpuk botol Kratingdaeng," bebernya.

Adapun, Babeh mengemukakan bahwa remaja Kampung Kebon Sayur dan Pariaman memang memiliki masalah lama. Ketika itu di awal tahun baru 2021 remaja Kampung Pariaman diserang oleh remaja dari Kampung Kebon Sayur.

Baca Juga: Perayaan Idul Adha Warga Indonesia di AS saat Pandemi, Jemaah Penuhi Masjid

"Anak-anak sono (Kebon Sayur) emang ribut mulu. Gabungan dia ada juga yang dari luar. Kalau anak-anak sini sih (Pariaman) nggak pernah ngusik sebenernya," kata dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar