Gara-gara Pemerintah Lamban dan Abai, Indonesia Bisa jadi Negara Terakhir Bebas Covid

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Kamis, 29 Juli 2021 | 14:18 WIB
Gara-gara Pemerintah Lamban dan Abai, Indonesia Bisa jadi Negara Terakhir Bebas Covid
Epidemiolog Prediksi Indonesia jadi Negara Terakhir Bebas dari Pandemi Covid-19 . Ilustrasi nisan pasien Covid-19 saat dibawa seorang wanita. [BBC]

Suara.com - Pakar penyakit menular atau epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman memprediksi Indonesia bakal menjadi salah satu negara terakhir yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19.

Dicky mengatakan prediksi ini berdasarkan kajian ilmu epidemiologi, dia juga pernah memprediksi Indonesia akan menghadapi krisis kesehatan pada pertengahan tahun 2021, lalu menyebut Indonesia akan jadi episentrum Covid-19 dunia.

"Sekarang saya keluarkan lagi prediksi bahwa Indonesia akan keluar dari pandemi ini dalam gelombang terakhir, ada juga beberapa negara lain, itu juga atas analisa," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Kamis (29/8/2021).

Dia menjelaskan, sejak awal Indonesia sudah terlambat melakukan pencegahan bahkan beberapa pejabat pemerintahan selalu menyangkal dan mementingkan ekonomi semata.

"Itu saja sudah membuat kita terlambat lebih dari sebulan karena penyangkalan dan sebagainya, ini posisi yang tidak menguntungkan, respon awal yang cepat dan tepat harusnya sangat penting," ucapnya.

Selain itu, meski sudah terlambat, Indonesia juga tidak mau mengutamakan sektor kesehatan sejak awal penanganan.

"Ketika kita bisa memiliki kesehatan dan ekonomi, fokus kita di awal kita pilih bareng-bareng saat itu, padahal kita masih bisa memilih salah satu, sekarang sudah tidak bisa memilih salah satu, akan berat dan banyak penentangan," tutur Dicky.

Dicky menyebut hal ini disampaikannya kepada pemerintah agar segera mengambil langkah pencegahan agar prediksinya tidak terwujud.

"Semua prediksi ini menyasar para pengambil keputusan bisa digunakan sebagai dasar untuk strategi mitigasi agar prediksi ini tidak terbukti, sehingga bisa dibuat strategi mitigasi," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Griffith University: Vaksin Membuat Optimisme Masyarakat Naik

Epidemiolog Griffith University: Vaksin Membuat Optimisme Masyarakat Naik

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 12:54 WIB

Waduh, Denny Darko Ramalkan Lebaran di Tahun Ini Masih dalam Suasana Pandemi Covid-19

Waduh, Denny Darko Ramalkan Lebaran di Tahun Ini Masih dalam Suasana Pandemi Covid-19

Jabar | Kamis, 29 Juli 2021 | 12:21 WIB

Sulit Keluar dari Pandemi, Politisi Partai Demokrat: Masih Nego dengan Para Buzzer

Sulit Keluar dari Pandemi, Politisi Partai Demokrat: Masih Nego dengan Para Buzzer

Surakarta | Kamis, 29 Juli 2021 | 12:20 WIB

Kasus Covid-19 Belum Landai, Maruf Amin Minta Kepala Daerah Kerja Ekstra

Kasus Covid-19 Belum Landai, Maruf Amin Minta Kepala Daerah Kerja Ekstra

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 23:17 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Wajib Pesta Gol Lawan Bangladesh Demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Pesta Gol Lawan Bangladesh Demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh, Trio Penyerang Ganas Memanas

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh, Trio Penyerang Ganas Memanas

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Puluhan Dokter Muda Resmi Ditempatkan di Pekanbaru dan Kuansing

Puluhan Dokter Muda Resmi Ditempatkan di Pekanbaru dan Kuansing

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging

Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×