alexametrics

Gara-gara Pemerintah Lamban dan Abai, Indonesia Bisa jadi Negara Terakhir Bebas Covid

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Gara-gara Pemerintah Lamban dan Abai, Indonesia Bisa jadi Negara Terakhir Bebas Covid
Epidemiolog Prediksi Indonesia jadi Negara Terakhir Bebas dari Pandemi Covid-19 . Ilustrasi nisan pasien Covid-19 saat dibawa seorang wanita. [BBC]

"Sekarang saya keluarkan lagi prediksi bahwa Indonesia akan keluar dari pandemi ini dalam gelombang terakhir, ada juga beberapa negara lain, itu juga atas analisa."

Suara.com - Pakar penyakit menular atau epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman memprediksi Indonesia bakal menjadi salah satu negara terakhir yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19.

Dicky mengatakan prediksi ini berdasarkan kajian ilmu epidemiologi, dia juga pernah memprediksi Indonesia akan menghadapi krisis kesehatan pada pertengahan tahun 2021, lalu menyebut Indonesia akan jadi episentrum Covid-19 dunia.

"Sekarang saya keluarkan lagi prediksi bahwa Indonesia akan keluar dari pandemi ini dalam gelombang terakhir, ada juga beberapa negara lain, itu juga atas analisa," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Kamis (29/8/2021).

Dia menjelaskan, sejak awal Indonesia sudah terlambat melakukan pencegahan bahkan beberapa pejabat pemerintahan selalu menyangkal dan mementingkan ekonomi semata.

Baca Juga: Sulitnya Siswa Tuna Netra di Sumsel Belajar Daring saat Pandemi COVID 19

"Itu saja sudah membuat kita terlambat lebih dari sebulan karena penyangkalan dan sebagainya, ini posisi yang tidak menguntungkan, respon awal yang cepat dan tepat harusnya sangat penting," ucapnya.

Selain itu, meski sudah terlambat, Indonesia juga tidak mau mengutamakan sektor kesehatan sejak awal penanganan.

"Ketika kita bisa memiliki kesehatan dan ekonomi, fokus kita di awal kita pilih bareng-bareng saat itu, padahal kita masih bisa memilih salah satu, sekarang sudah tidak bisa memilih salah satu, akan berat dan banyak penentangan," tutur Dicky.

Dicky menyebut hal ini disampaikannya kepada pemerintah agar segera mengambil langkah pencegahan agar prediksinya tidak terwujud.

"Semua prediksi ini menyasar para pengambil keputusan bisa digunakan sebagai dasar untuk strategi mitigasi agar prediksi ini tidak terbukti, sehingga bisa dibuat strategi mitigasi," pungkasnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Belum Landai, Maruf Amin Minta Kepala Daerah Kerja Ekstra

Komentar