Anthony Fauci: Orang yang Tidak Vaksin Bertanggung Jawab Atas Varian Delta

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:28 WIB
Anthony Fauci: Orang yang Tidak Vaksin Bertanggung Jawab Atas Varian Delta
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

Suara.com - Kepala penasihat medis Presiden AS, Dr. Anthony Fauci mengatakan orang Amerika yang tidak divaksin sedang menyebarkan wabah terbaru dari kasus varian Delta yang sangat menular.

Menyadur CBS News Senin (02/08), Fauci mengatakan ada 100 juta orang Amerika yang memenuhi syarat vaksin tapi tak melakukannya.

"Kami benar-benar harus membuat orang-orang itu berubah pikiran, memudahkan mereka, meyakinkan mereka, melakukan sesuatu untuk membuat mereka divaksinasi karena merekalah yang menyebarkan wabah ini."

Infeksi virus corona, rawat inap, dan kematian telah meningkat di seluruh negeri, dan varian Delta mendorong lonjakan di daerah dengan tingkat vaksinasi rendah.

Laporan menyebut hampir semua pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tidak divaksinasi.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Di tengah lonjakan kasus, CDC AS memperbarui panduan masker dan merekomendasikan semua orang Amerika di wilayah 'transmisi Covid-19 tinggi' untuk kembali memakai masker di dalam ruangan.

Mengutip data baru dari wabah varian Delta di Provincetown, Massachusetts, orang yang divaksinasi lengkap masih berpeluang menyebarkan virus.

Mereka membawa virus dalam jumlah yang kira-kira sama di nasofaring mereka dengan yang tidak divaksinasi. Tetapi laporan itu juga menunjukkan vaksin virus corona terlindungi dari penyakit serius dan kematian.

Dari 469 kasus Covid-19 yang diidentifikasi dalam penelitian ini, 346 orang divaksinasi lengkap dan tidak ada kematian yang dilaporkan.

Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Dari empat orang yang divaksinasi lengkap yang dirawat di rumah sakit, dua memiliki kondisi medis yang mendasarinya. Fauci mengatakan penelitian ini benar-benar menunjukkan bahwa vaksin bekerja.

"Pesan pertama, jika Anda divaksinasi, Anda jauh lebih terlindungi dari infeksi dari pada yang tidak divaksinasi." Pesan kedua, "jika Anda terinfeksi, kemungkinan Anda mendapatkan hasil infeksi yang parah sangat rendah."

"Kemungkinan besar Anda akan tanpa gejala atau gejala minimal. Jadi vaksin melakukan apa yang Anda inginkan. Ini melindungi orang dari sakit."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancam Anthony Fauci CS, Pria Anti-Vaksin di Amerika Ditangkap

Ancam Anthony Fauci CS, Pria Anti-Vaksin di Amerika Ditangkap

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 14:04 WIB

Anthony Fauci Sebut AS Salah Arah Dalam Penganan Pandemi Covid-19, Kenapa?

Anthony Fauci Sebut AS Salah Arah Dalam Penganan Pandemi Covid-19, Kenapa?

Health | Senin, 26 Juli 2021 | 10:30 WIB

Debat Soal Asal Usul Virus Corona, Dr Fauci Bikin Senator AS Terdiam

Debat Soal Asal Usul Virus Corona, Dr Fauci Bikin Senator AS Terdiam

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 21:57 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB