Perkenalkan FUZER, Alat Sterilisasi Buah Hasil Inovasi Mahasiswa ITS

Siswanto Suara.Com
Sabtu, 14 Agustus 2021 | 12:11 WIB
Perkenalkan FUZER, Alat Sterilisasi Buah Hasil Inovasi Mahasiswa ITS
Pedagang buah segar di Pasar Grogol, Jakarta, Minggu (4/6).

Suara.com - Lima mahasiswa ITS berhasil membuat inovasi alat sterilisasi buah dengan memanfaatkan sinar ultraviolet dan ozonisasi bernama FUZER (Fruit Sterilizer).  Alat ini bermanfaat untuk menjaga kesegaran buah serta mencegah risiko penyebaran Covid-19.

Kelima mahasiswa inovatif bernama Ariq Ahnafalan Syakban dari Departemen Teknik Lingkungan (ketua tim), Andika Surya Hadiwinata, Idha Nurmalita Sari, Rajendra Lokeswara, dan Jamaluddin Hakim dari Departemen Teknik Instrumentasi.

Idha mengatakan inovasi didorong keresahan tim karena penularan virus Covid-19 yang kian meluas.

Salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus dengan mengonsumsi buah-buahan segar agar imun tubuh tetap terjaga. “Namun, bisa saja dalam buah tersebut telah terkontaminasi oleh virus corona sehingga FUZER hadir untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata dia dalam laporan Beritajatim.

Idha menambahkan FUZER tersusun dari beberapa komponen, di antaranya sinar UV, generator ozon, pendingin peltier, kipas CPU, arduino uno R3, dan sensor suhu.

Cara kerja FUZER cukup dengan menyalakan alat tersebut selama 30 – 45 detik. “Pada rentang waktu tersebut, generator ozon, sinar UV, dan pendingin peltier akan bekerja untuk mensterilkan buah,” kata dia.

Idha meyakini FUZER lebih berkompeten dibandingkan produk lain karena alat ini lebih cepat menghilangkan virus maupun bakteri jahat.

Penggunaan generator ozon, pendingin peltier, dan lampu UV tersebut mampu menimbulkan perubahan suhu yang cukup pesat. “Sehingga mampu menyebabkan bakteri yang ada dalam buah lebih cepat mati dibandingkan dengan hanya menggunakan sistem pemanas biasa,” kata dia.

Membuahkan hasil

Baca Juga: Mensos Tri Rismaharini ke ITS, Motor Listrik Gesits Siap Dimodifikasi

Dalam proses pembuatan FUZER, tim IMM AWAN mengalami kendala dalam pembuatan prototipe. Hal tersebut diakibatkan pandemi yang membatasi ruang gerak tim sehingga membuat tim kesulitan dalam pencarian komponen yang dibutuhkan.

“Namun, dengan adanya koordinasi yang cukup baik, prototipe FUZER dapat terselesaikan tepat waktu,” kata dia.

Kerja keras tim IMM AWAN akhirnya berhasil membuahkan prestasi yang membanggakan dalam ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientists 2021.

Inovasi yang bertajuk FUZER: Fruit Sterilizer Using Ozoneization Method and the Use of UV Light to Improve the Freshness of the Fruit and Reduce the Risk of Spreading Covid-19 tersebut dengan sukses mengantarkan tim meraih medali perunggu.

Ke depan, tim yang dibimbing dosen Departemen Teknik Instrumentasi Ahmad Fauzan Adziima berharap agar inovasi FUZER dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan begitu, FUZER ini dapat membantu masyarakat agar terhindar dari penularan Covid-19,” katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI