Viral Nakes Dapat Teror Makanan Dicampur Tanah Kuburan: Selamat Dihantui

Rifan Aditya , Aulia Hafisa

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 20:54 WIB
Viral Nakes Dapat Teror Makanan Dicampur Tanah Kuburan: Selamat Dihantui
Nakes di Karimun dikirimi nasi dicampur tanah kuburan (Ist)

Suara.com - Ramai beredar di media sosial Tenaga kesehatan atau nakes yang mendapat kiriman nasi bungkus yang dicampur dengan tanah kuburan.

Hal ini viral di media sosial salah satunya diunggah oleh akun Instagram @Memomedsos, Jumat (13/8/2021).

Menurut informasi, peristiwa tersebut terjadi di RSUD Muhammad Sani, Karimun, Kepulauan Riau.

Dalam paket makanan itu, nampak tulisan "SELAMAT DI HANTUI".

Melansir Suarabatam.id -- jaringan Media Suara.com, nasi bungkus itu berisi butir telur puyuh, dua buah rambutan, keripik, bunga kamboja putih, dan dicampur tanah kuburan.

Diduga kuat, pengirim paket makanan itu adalah salah satu keluarga pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Kabar ini juga sudah dibenarkan oleh Kepala Bagian Informasi RSUD Muhammad Sani Karimun, Okto Fuji Ginanjar.

"Memang benar kita terima seperti itu, tapi tidak kita tanggapi," kata Okto, Rabu (11/8/2021).

Okto menjelaskan, pihak keluarga tidak terima keluarganya meninggal dunia karena Covid-19 dan menyalahkan layanan dari RS.

baca juga

Padahal, menurutnya hal itu dapat disampaikan ke bagian pusat pelayanan informasi dan promosi rumah sakit.

"Alangkah baiknya datang ke pusat layanan informasi. Jika seandainya keluarga pasien mungkin, kurang puas dengan pelayanan. Kita sudah sediakan tempat handling complain (pusat aduan)," ujar Okto pada wartawan.

Melansir dari unggahan pihak yang berkaitan, insiden ini diduga sebagai bentuk kekecewaan terhadap pelayanan yang diberikan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun.

"Papa. Mama izin ambil tanah papa untuk dokter & perawat yang nyiksa papa semasa hidup," tulis akun dalam postingan tersebut.

Postingan itu juga turut menyertakan ungkapan bahwa tidak terima atas perlakukan para tenaga kesehatan di RSUD Muhammad Sani hingga menyebut telah difitnah terpapar virus corona.

"Mama & keluarga ikhlas atas kepergian papa tetapi mama & keluarga tidak terima dunia akhirat atas perlakuan dokter dan perawat yg tangani papa & difitnah Corona," tulis akun tersebut.

Melihat unggahan ini, para warganet memberikan beragam komentar.

"Harusnya yang suka nyalahin nakes, kalau sakit jangan ke RS. Diem di rumah. Kalau pun mati nanggapnya takdir Tuhan bukan fitnah nakes macem-macem. Nakes difitnah tapi kalo sakit ngemis-ngemis minta tolong," ujar warganet.

"Ada aja yaa bales dendam segitunya," ucap warganet.

"Jadi dia gak percaya Covid? Sampai udah keluarganya meninggal masih kira difitnah Covid..," tutur warganet.

"Katanya ikhlas? Tapi malah ngabeungberat almarhum. Astagfirullah," tambah yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi Demokrat: Penerapan PPKM Kontroversial, Masih Ada Tenaga Kerja Asing Masuk

Politisi Demokrat: Penerapan PPKM Kontroversial, Masih Ada Tenaga Kerja Asing Masuk

News | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:11 WIB

Syarief Hasan: Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia Tidak Konsisten

Syarief Hasan: Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia Tidak Konsisten

News | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 15:35 WIB

Toyota Alphard Salah Habitat, Sensasi Mewah Hilang Gara-Gara Hal Ini

Toyota Alphard Salah Habitat, Sensasi Mewah Hilang Gara-Gara Hal Ini

Otomotif | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 15:01 WIB

Bikin Merinding, Viral Balita Ngaku Lihat Nenek-nenek di Luar Jendela Dapurnya

Bikin Merinding, Viral Balita Ngaku Lihat Nenek-nenek di Luar Jendela Dapurnya

Lifestyle | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Tabungan Anak Dibongkar Demi Beli Skincare, Pengantin Syok Lihat Isinya

Tabungan Anak Dibongkar Demi Beli Skincare, Pengantin Syok Lihat Isinya

Hits | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:06 WIB

Santri Nangis Sesegukan Tak Dijenguk Orang Tua, Hanya Lihat Teman Bersama Keluarga

Santri Nangis Sesegukan Tak Dijenguk Orang Tua, Hanya Lihat Teman Bersama Keluarga

Hits | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 15:38 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×