Puluhan Penyintas di Kabupaten Wonogiri Semangat Jadi Pendonor Plasma Konvalesen

Siswanto | Suara.com

Senin, 16 Agustus 2021 | 14:13 WIB
Puluhan Penyintas di Kabupaten Wonogiri Semangat Jadi Pendonor Plasma Konvalesen
Plasma Konvalesen yang didonorkan warga ditaruh di kotak khusus untuk selanjutnya dipergunakan di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Puluhan penyintas Covid-19 di Kabupaten Wonogiri antusias menjadi calon pendonor plasma konvalesen. Mereka mendatangi Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia  Wonogiri, Senin (16/8/2021).

Dalam laporan Solopos.com, sampel darah pendonor nanti akan dibawa ke PMI Solo untuk diperiksa apakah layak mendonorkan plasma konvalesen atau tidak. Sejauh ini, PMI Wonogiri belum bisa membuat plasma konvalesen karena tidak mempunyai alat dan belum memenuhi standardisasi.

Salah satu penyintas, Idial Rafandi, mengatakan dulu dia terpapar Covid-19 pada 10 Juli 2021 dan dinyatakan negatif pada 26 Juli.

Idial mengaku baru pertamakali menjadi pendonor konvalesen. Jika memenuhi kriteria yang diinginkan, ia akan selalu mendonorkan plasma demi menolong masyarakat. Idial berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat,  yang saat ini bertugas menjadi fisioterapis di Puskesmas I Pracimantoro. 

Donor plasma, kata dia, menjadi salah satu upaya membantu warga yang terpapar Covid-19. 

“Meskipun saya beda suku, dari luar Jawa, saya ingin membantu teman sebangsa. Saya belum tahu apakah saya nanti masuk kategori layak mendonor atau tidak. Tapi saya berharap bisa agar dapat membantu orang lain,” kata Idial.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Wonogiri Heri Susanto mengatakan kegiatan pengambilan sampel darah untuk donor plasma konvalesen sudah dilakukan selama empat kali. Petugas yang mengambil sampel darah dari PMI Solo.


Ia menuturkan selama empat kali ditiadakan penyintas Covid-19 yang mendonorkan plasma selalu meningkat. Saat kali pertama ada 18 peserta, kali kedua 21 peserta, kali ketiga ada 33 peserta dan kali ini atau yang keempat ada 46 peserta. Peserta datang dari berbagai kalangan, mulai ASN, nakes, dan masyarakat umum.

“Untuk yang keempat ini sebenarnya yang daftar hanya 40 orang, tapi saat pelaksanaan justru lebih. Dari tiga kali pengambilan sampel sebelumnya, 80 persen calon pendonor lolos dan memenuhi kriteria untuk donor plasma. Kami harap yang keempat ini bisa lolos 100 persen,” kata dia.

Pendonor yang tidak lolos, menurut Heru, disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya titer antibodi Covid-19 pendonor sudah turun. Batas minimal titer yakni 132. Selain itu juga bisa disebabkan karena catatan darahnya kurang baik.

Ia mengatakan dalam pengambilan sampel darah ada tiga botol. Setiap botol berisi tiga cc, sehingga darah yang diambil berjumlah 18 cc. Darah yang diambil untuk pemeriksaan titer antibodi, Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD), hepatitis B dan C, sifilis, HIV dan darah hematokrit.

Setelah pengambilan kata Haru, sampel dikirim ke PMI Solo. Jika pendonor masuk kriteria, akan dijadwal waktu donor biasanya menunggu dua hingga tiga hari. Pendonor akan diantarkan oleh petugas PMI Wonogiri.

Ia mengatakan kebutuhan plasma konvalesen akhir-akhir ini menurun. Namun dua pekan lalu, stok plasma habis. Untuk bisa mendapatkan plasma harus menunggu dua hingga tiga hari. Saat ini karena tersedia, delapan jam sudah bisa sampai ke pasien.

Sementara itu, stok plasma konvalesen di PMI Solo hingga Senin siang untuk golongan darah A ada 27, golongan B ada 21, golongan O ada 40 dan golongan AB kosong.

Menurut Heru, penyintas bisa melakukan donor lebih dari satu kali, selama titer di atas 132. Di Wonogiri ada penyintas yang sudah donor tujuh kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Covid-19 di Penjara, Putri Candrawathi Minta Didatangkan Dokter Pribadi

Kena Covid-19 di Penjara, Putri Candrawathi Minta Didatangkan Dokter Pribadi

Video | Selasa, 22 November 2022 | 17:45 WIB

Tak Percaya Putri Candrawathi Kena Covid-19, Kamaruddin Simanjuntak: Harus Diuji, Mereka Sering Bohong, Sebar Hoax!

Tak Percaya Putri Candrawathi Kena Covid-19, Kamaruddin Simanjuntak: Harus Diuji, Mereka Sering Bohong, Sebar Hoax!

News | Selasa, 22 November 2022 | 11:11 WIB

Positif Covid-19, Putri Candrawathi Dibolehkan Telepon-teleponan dengan Pengacara saat Sidang Daring

Positif Covid-19, Putri Candrawathi Dibolehkan Telepon-teleponan dengan Pengacara saat Sidang Daring

News | Selasa, 22 November 2022 | 10:53 WIB

Istri Ferdy Sambo Terpapar Covid-19, Hakim Cecar soal Ini ke Putri Candrawathi

Istri Ferdy Sambo Terpapar Covid-19, Hakim Cecar soal Ini ke Putri Candrawathi

News | Selasa, 22 November 2022 | 10:41 WIB

Tak Bisa Bertemu Ferdy Sambo di Pengadilan, Putri Candrawathi Jalani Sidang Daring Gegara Positif Covid-19

Tak Bisa Bertemu Ferdy Sambo di Pengadilan, Putri Candrawathi Jalani Sidang Daring Gegara Positif Covid-19

News | Selasa, 22 November 2022 | 10:28 WIB

Covid-19 Masih jadi Ancaman, SMPN 85 Pondok Labu Dilockdown 10 Hari usai 3 Siswa Positif Terpapar

Covid-19 Masih jadi Ancaman, SMPN 85 Pondok Labu Dilockdown 10 Hari usai 3 Siswa Positif Terpapar

News | Kamis, 21 Juli 2022 | 16:11 WIB

Tinggal Serumah dengan Ibu dan Anaknya yang Terpapar Covid-19, Anies Tetap Ngantor: Kalau Gak Dites Tak Akan Ketahuan

Tinggal Serumah dengan Ibu dan Anaknya yang Terpapar Covid-19, Anies Tetap Ngantor: Kalau Gak Dites Tak Akan Ketahuan

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 11:15 WIB

Terkini

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

News | Senin, 13 April 2026 | 19:36 WIB

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

News | Senin, 13 April 2026 | 19:29 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

News | Senin, 13 April 2026 | 19:25 WIB

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

News | Senin, 13 April 2026 | 19:20 WIB

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB