Mengungsi karena Taliban: Kami Dikhianati Militer Afganistan dan NATO

Reza Gunadha | Deutsche Welle | Suara.com

Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:48 WIB
Mengungsi karena Taliban: Kami Dikhianati Militer Afganistan dan NATO
Perempuan dan anak Afganistan yang mengungsi. [DW Indonesia]

Suara.com - Warga Afganistan yang terpaksa mengungsi setelah Taliban menguasai kembali negara itu, merasa dikhianati oleh militernya sendiri dan juga NATO.

Jalal, seorang warga negara Afganistan, sangat mengkhawatirkan kondisi keluarganya. "Keluarga saya saat ini ada di Kabul, di sebuah tempat persembunyian, tapi Taliban menggeledah setiap rumah,” ungkapnya kepada DW, dengan menyebutkan nama samaran untuk melindungi keluarganya.

"Mereka menggedor rumah-rumah, mencari orang-orang yang bekerja dengan pemerintah atau militer Afganistan, atau jika mereka memiliki senjata atau amunisi,” tambahnya.

Dia mengatakan, istrinya yang merupakan anggota organisasi masyarakat sipil Jaringan Perempuan Afganistan (AWN) juga tengah bersembunyi dalam ketakutan.

Menurutnya, bandara di Kabul telah diputus oleh Taliban, dan semua perbatasan jalan telah ditutup.

"Situasinya sangat menakutkan dan mengerikan.” "Ideologi saya selalu menentang Taliban dan rezim mereka,” kata Jalal.

"Saya tumbuh dengan pendidikan Barat di mana politik dan ide-ide sosial tidak pernah dapat diterima oleh mereka. Saya dan keluarga telah diancam berkali-kali oleh Taliban,” tambahnya.

Keputusasaan di Afganistan

"Kami tidak mengharapkan ini terjadi,” ujar Jalal merespons pengambilalihan Kabul oleh Taliban.

"Presiden kami mengatakan bahwa ada proses perdamaian yang sedang berlangsung, dan akan ada pemerintahan sementara yang didahulukan, dan akan ada transisi kepada Taliban. Tapi situasinya sangat cepat berubah.”

Jalal mengaku tidak percaya dengan Taliban yang berjanji untuk tidak melakukan pembalasan.

"Mereka adalah manipulator, mereka berbohong sekarang untuk menenangkan warga,” ujarnya.

Ia mengklaim bahwa Taliban telah membunuh orang-orang di provinsi yang mereka duduki.

"Saya benar-benar yakin 100% bahwa mereka memiliki daftar orang-orang yang telah bekerja dengan pemerintah, yang mengatakan hal-hal buruk tentang Taliban, dan mereka akan membalas dendam."

Sementara itu penanganan penarikan cepat pasukan NATO dari Afganistan disebut Jalal sangat buruk. "Contohnya pangkalan udara Bagram,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Opium Jadi Pendapatan Utama Taliban

Jual Opium Jadi Pendapatan Utama Taliban

Bisnis | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:42 WIB

'Kalian Punya Arloji, Kami Punya Waktu', Taliban yang Baik dan yang Buruk

'Kalian Punya Arloji, Kami Punya Waktu', Taliban yang Baik dan yang Buruk

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Penemuan Beberapa Mayat Dalam Ruang Roda Pesawat AS yang Terbang dari Kabul

Penemuan Beberapa Mayat Dalam Ruang Roda Pesawat AS yang Terbang dari Kabul

Riau | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:23 WIB

Ogah Bahas dan Analisa Pergerakan Taliban, Tokoh NU Gus Umar: Mending Dangdutan Saja

Ogah Bahas dan Analisa Pergerakan Taliban, Tokoh NU Gus Umar: Mending Dangdutan Saja

Surakarta | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:12 WIB

4 Janji Manis Taliban, Mulai Hak Perempuan hingga Kebebasan Pers

4 Janji Manis Taliban, Mulai Hak Perempuan hingga Kebebasan Pers

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:01 WIB

Setelah Dikuasai Taliban, Begini Kondisi Perekonomian Afghanistan

Setelah Dikuasai Taliban, Begini Kondisi Perekonomian Afghanistan

Bisnis | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:53 WIB

Pemerintah RI Matangkan Rencana Evakuasi WNI dari Afghanistan

Pemerintah RI Matangkan Rencana Evakuasi WNI dari Afghanistan

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:37 WIB

Asal Usul Taliban: Siapa dan Mengapa?

Asal Usul Taliban: Siapa dan Mengapa?

Bekaci | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:21 WIB

Begini Kondisi 15 WNI di Afganistan yang Kini Dikuasai Milisi Taliban

Begini Kondisi 15 WNI di Afganistan yang Kini Dikuasai Milisi Taliban

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:19 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB