Elite PDIP Sebut Covid Tentara Siluman, Menag Yaqut: Pilihannya Hanya Diperangi

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:35 WIB
Elite PDIP Sebut Covid Tentara Siluman, Menag Yaqut: Pilihannya Hanya Diperangi
Elite PDIP Sebut Covid Tentara Siluman, Menag Yaqut: Pilihannya Hanya Diperangi. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (dokumentasi Kemenag)

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyebut Covid-19 merupakan tentara Siluman. Sehingga kata dia diperlukan Gotong Royong semua pihak agar Indonesia bisa keluar dari pandemi Covid-19. 

"Hanya dengan gotong royong menghadapi tentara siluman Covid-19, bangsa Indonesia akan keluar sebagai pemenang jadikan bangsa Indonesia kembali hidup normal seperti sedia kala," ujar Basarah yang mewakili Ketua Umun PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam Webinar Kebanggsaan Lintas Agama bertajuk 'Posisi Sentral Pemuka Agama dalam Mendorong Umat Menyukseskan  penanggulangan pandemi Covid-19 secara virtual, Rabu (18/8/2021).

Basarah mengatakan salah satu yang menjadi nilai di dalam Pancasila yakni gotong royong dan terbukti menjadi satu nilai yang hidup dalam kepribadian bangsa Indonesia. Dia menganggap gerakan gotong royong dapat menjadi modal masyarakat dalam penanganan Covid-19.

"Modal ideologi ini, modal sosial bangsa Indonesia, ini suatu berkat Tuhan Yang Maha Kuasa untuk membantu pemerintah, terutama Menteri Agama Republik Indonesia untuk menggalang kekuatan komunitas agama di Indonesia menghadapi pandemi covid-19," tutur dia.

Tak hanya itu, Basarah menuturkan bahwa kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 bukanlah kebijakan yang populer. Namun kata dia kebijakan tersebut harus diambil pemerintah untuk mengendalikan Covid-19. 

"Tentu ini bukanlah kebijakan yang populer, kita berhadapan dengan siluman tak terlihat yang saat ini hanya bisa dicegah dengan membatasi interaksi antar manusia," ucap dia.

Wakil Ketua MPR itu menuturkan jika dalam hukum secara fisik, penduduk sipil seperti tenaga kesehatan, anak-anak dan masyarakat berusia lanjut tak boleh dibunuh dalam perak. Namun berbeda dengan Covid-19 yang tak mengenal siapapun.

Selain itu, Basarah mengatakan Presiden AS Joe Biden menyebut wabah covid-19 lebih banyak membunuh warga Amerika Serikat dibandingkan dengan korban tewas dalam seluruh perang yang  telah dijalani selama 100 tahun terakhir.

"Serangan Covid-19 ini memang tidak mengenal apakah itu negara ataupun negara kecil, negara kaya atau negara miskin. Serangan Covid-19 juga tidak mengenal  pangkat, tidak mengenal profesi tidak mengenal usia,  juga tidak mengenal suku agama ras atau antar golongan," tutur Basarah. 

baca juga

Di kesempatan yang sama, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga menyinggung Covid-19 sebagai tentara siluman. Kata dia, jika Covid-19 terlihat, tentu mudah untuk diperangi.

"Tadi tentara siluman disampaikan Mas Ahmad Basarah ini memang agak susah dikasih tahu, kalau enggak bisa dikasih tahu, pilihannya hanya diperangi saya kira," kata Yaqut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Tak Ragu Tindak Siapapun yang Ingin Ganggu Penanganan Pandemi

Pemerintah Tak Ragu Tindak Siapapun yang Ingin Ganggu Penanganan Pandemi

Surakarta | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:19 WIB

Kasus Covid-19 Kaltim Semakin Landai, 638 Kasus dengan Angka Pasien Sembuh 1.656

Kasus Covid-19 Kaltim Semakin Landai, 638 Kasus dengan Angka Pasien Sembuh 1.656

Kaltim | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:19 WIB

Curhatan Warga Bekasi, Ngeluh Tahun Lahir di Sertifikat Vaksin Salah Ketik

Curhatan Warga Bekasi, Ngeluh Tahun Lahir di Sertifikat Vaksin Salah Ketik

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:13 WIB

Terinfeksi Covid-19 saat Sudah Vaksinasi Bisa Terjadi, Ketahui Tandanya

Terinfeksi Covid-19 saat Sudah Vaksinasi Bisa Terjadi, Ketahui Tandanya

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:31 WIB

KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing

KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan

Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya

Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera

Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu

Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:19 WIB

9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul

9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:10 WIB

KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot

KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor

Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!

Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:06 WIB

×