Temuan Ilmiah Terbaru: Bayi Kelelawar Mengoceh seperti Bayi manusia

Reza Gunadha, BBC

Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:45 WIB
Temuan Ilmiah Terbaru: Bayi Kelelawar Mengoceh seperti Bayi manusia
Kelelawar pipistrelle. [Guillaume Souvant/AFP]

Suara.com - Para ilmuwan yang secara sistematis menguping kawanan kelelawar di Kosta Rika menemukan ocehan bayi kelelawar sangat mirip dengan ocehan bayi manusia.

Kelelawar mengeluarkan suara ritmik dan mengulang-ulang "bunyi-bunyian kunci".

Dan ini menunjukkan, sebagaimana pada bayi manusia, ocehan mereka menjadi fondasi untuk komunikasi.

"Mereka hanya mengoceh, dari matahari terbit sampai matahari terbenam, melatih suara mereka," kata peneliti utama Dr. Ahana Fernandez.

Dr. Fernandez, berbasis di Museum Sejarah Alam di Berlin, mempelajari satu spesies yang sangat vokal - kelelawar bersayap kantung besar, Saccopteryx bilineata.

"Kelelawar-kelelawar ini bernyanyi seperti burung," ujarnya.

"Jadi mereka punya komunikasi vokal yang sangat rumit - repertoar jenis bunyi-bunyian yang berbeda-beda."

Dr. Fernandez dan koleganya, yang menerbitkan temuan mereka di jurnal ilmiah Science, menganalisis rekaman bayi-bayi kelelawar mengoceh di tenggeran mereka.

Kekhasan dari ocehan mereka meliputi:

baca juga
  • pengulangan bunyi-bunyian yang digunakan kelelawar dewasa dalam lagu mereka
  • ritme dan repetisi, sangat mirip dengan bunyi "da-da-da" yang diucapkan bayi manusia

Percakapan manusia membutuhkan kendali yang sangat presisi pada organ penghasil suara.

Ocehan pada bayi dan balita adalah latihan yang sangat penting untuk mendapatkan kemampuan tersebut.

Dan, para peneliti mengatakan, hal yang sama juga berlaku pada kelelawar.

"Kami tahu berbagai jenis bunyi yang dikeluarkan oleh kelelawar dewasa," kata Dr. Fernandez.

"Dan jenis-jenis yang muncul dalam ocehan bayi sangat mirip dengan bunyi kelelawar dewasa - jadi kita bisa mengenalinya dengan jelas.

Kelelawar bersayap kantung besar namun sejauh ini merupakan satu-satunya spesies kelelawar yang diketahui melakukan ini.

Namun dengan lebih dari 1400 spesies kelelawar di seluruh dunia, Dr. Fernandez "berpikir pasti akan ada spesies lain yang bisa mengoceh".

'Mendengarkan dengan saksama'

Dan meskipun studi ini telah mengidentifikasi pola yang mungkin penting bagi banyak mamalia yang perlu belajar untuk berkomunikasi secara vokal, ia juga berkata masih banyak yang belum dipahami tentang spesies kelelawar bernyanyi ini.

"Bayi-bayi menyimak satu sama lain ketika mereka mengoceh," kata Dr. Fernandez.

"Satu bayi mulai mengoceh selama sekitar 15 menit, dan saya bisa melihat dengan jelas bahwa telinga bayi yang lain bergerak.

"Jadi saya pikir mereka mendengarkan satu sama lain - namun apa pengaruhnya pada latihan mereka, saya tidak tahu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Mikroskopis Buktikan Keganasan Virus Corona Gerogoti Sel Otak Kelelawar

Video Mikroskopis Buktikan Keganasan Virus Corona Gerogoti Sel Otak Kelelawar

Batam | Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:43 WIB

Link Video Virus COVID-19 Makan Sel Otak Kelelawar

Link Video Virus COVID-19 Makan Sel Otak Kelelawar

Bekaci | Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:22 WIB

Video Mikroskopis Perlihatkan Bukti Keganasan Virus Corona Memakan Sel Otak Kelelawar

Video Mikroskopis Perlihatkan Bukti Keganasan Virus Corona Memakan Sel Otak Kelelawar

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 15:57 WIB

WHO Peringatkan Ancaman Virus Marburg, Sudah Masuk Indonesia?

WHO Peringatkan Ancaman Virus Marburg, Sudah Masuk Indonesia?

Health | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 08:42 WIB

Rasio Kematian HInga 88 Persen, Begini Cara Penularan Virus Marburg

Rasio Kematian HInga 88 Persen, Begini Cara Penularan Virus Marburg

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:10 WIB

Si Mungil Sukses Pecahkan Rekor, Perjalanan 1.931 KM Kelelawar Olimpiade Berakhir Tragis

Si Mungil Sukses Pecahkan Rekor, Perjalanan 1.931 KM Kelelawar Olimpiade Berakhir Tragis

Tekno | Minggu, 08 Agustus 2021 | 07:33 WIB

5 Arti Mimpi Kelelawar: Pertanda Dapat Musibah dan Kehilangan Reputasi?

5 Arti Mimpi Kelelawar: Pertanda Dapat Musibah dan Kehilangan Reputasi?

Lifestyle | Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:55 WIB

Terkini

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:56 WIB

High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?

High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya

Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:43 WIB

4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari

4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?

Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi

Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina

Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2

Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu

Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB

×