Menko Luhut Targetkan 1.000 Hektare Food Estate di Sumut Selesai Pada Akhir Tahun

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Minggu, 29 Agustus 2021 | 06:25 WIB
Menko Luhut Targetkan 1.000 Hektare Food Estate di Sumut Selesai Pada Akhir Tahun
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan perpanjangan PPKM Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk segera menuntaskan lahan yang bakal digunakan untuk program lumbung pangan atau Food Estate di Sumatera Utara. Sebab, ia menargetkan 1.000 hektare Food Estate di Sumut bisa selesai pada akhir tahun.

Hal tersebut disampaikan Luhut saat memimpin rapat koordinasi bersama Menteri PUPR, Menteri Pertanian, Menteri ATR/BPN, dan jajaran terkait secara virtual pada Jumat, 27 Agustus 2021. Rakor itu dilaksanakan untuk memantau kemajuan Program Food Estate (FE) Sumatera Utara dan persiapan pembangunan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Horti (TSTH2) Pollung.

"Target kita 1000 hektare ini jangan sampai meleset dan saya kira perkembangan sudah berjalan dan bagus. Mengenai perkembangan lahan pertanian kalau bisa PUPR lahannya segera dituntaskan sehingga 1000 hektare bisa selesai akhir tahun,” kata Luhut dalam keterangan pers yang dikutip Suara.com, Sabtu (28/8/2021).

Sejauh ini, Luhut menyebut pemerintah telah melakukan kerjasama dengan enam perusahaan penjamin pembelian atau penyalur (offtaker) yakni Parnaraya, Indofood, Eden Farm, Bisi, Wings, Ewindo.

Kemudian, Manajer Lapangan FE Sumut, Dr Van Basten menyampaikan saat ini tengah dilaksanakan Musim Tanam Kedua di lahan 215 hektar yang diikuti oleh 68 KK dengan total luas 28,24 hektar. Menurutnya, partisipasi masyarakat pada Musim Tanam Kedua itu masih rendah lantaran terbatasnya infrastruktur, modal, kemampuan pengolahan tanah, serta kejelasan skema kerjasama dengan investor.

Selain itu, secara paralel juga sedang dilakukan pelaksanaan Sertifikasi lahan oleh Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut dan Kantor Pertanahan serta penyiapan lahan untuk Food Estate seluas 785 hektare.

Menyambung dari pelaporan Dr Van Basten, Luhut berharap Kementerian Pertanian melakukan layout penanaman dan pemetaan kesesuaian lahan Food Estate pada Tahap II. Ia juga meminta Kementerian ATR/BPN untuk melakukan percepatan penyelesaian KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) dan Proses Sertifikasi bersama dengan Pemkab Humbahas dan Kementerian LHK untuk asistensi penyusunan dokumen lingkungan, penyiapan Food Estate Tahap II, dan proses izin kerjasama penggunaan kawasan hutan untuk jalan.

"Selanjutnya, Pemkab Humbahas melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait skema kerjasama dan land clearing di lahan 785 hektar serta fasilitasi Timdu dan dokumen lingkungan untuk pembangunan jalan penghubung FE 215. Selain itu, perlu dilakukan percepatan penyusunan Perpres Food Estate,” tambahnya.

Pada rakor yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Kementerian PUPR untuk mendukung pembangunan jaringan air irigasi di food estate serta memantau pengolahan lahannya.

“Posisi Kementan sesuai gugus tugas yang ada sepenuhnya membantu. Kita masih mengawal penuh area 215 hektare dan sudah berproses dan diolah ditanami. Selain itu, pelatihan bimtek secara intensif juga dilaksanakan di sana,” kata Syahrul.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menyampaikan pihaknya tengah melakukan survei di 1000 hektare yang dimaksud. Ia melaporkan proses KKPR yang diusulkan tidak masalah, namun lokasinya tetap harus diverifikasi kembali.

"Karena itu kalau kita mau detail, kita harus mencari koordinat banyak sekali. Barangkali Bupati perlu banyak melibatkan antropolog karena mereka yang mengerti bagaimana di lapangan dan tau benar permasalahan dan tahu benar siapa yang dihubungi,” kata Menteri Sofyan.

Usai mendengarkan paparan Menteri Sofyan, Menko Luhut mendorong Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor untuk mensosialisasikan pentingnya lahan food estate kepada masyarakat. Sekaligus Luhut juga meminta bupati untuk berkomunikasi dengan tim antropolog untuk membicarakan terkait lokasi 1.000 hektar tersebut.

“Bupati Humbahas tolong betul-betul dengan rakyatnya dibicarakan mengenai lahan ini. Nanti Bupati juga kontak USU untuk antropolog agar mereka bekerja di sana. Jadi, sekarang 1.000 hektare itu kita coba dulu sosialisasikan bersama tim antropolog, kemudian baru dilaporkan ke Presiden dan saya akan tinjau ke sana,” paparnya.

Menko Luhut menekankan progres cepat dalam pembangunan Food Estate ini. Selain itu, diharapkan kerjasama dari berbagai Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah agar bersinergi dalam program ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Penanganan Covid-19, Luhut Minta Jangan Saling Menyalahkan

Singgung Penanganan Covid-19, Luhut Minta Jangan Saling Menyalahkan

Jogja | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 19:23 WIB

Buka Soft Launching Kereta Api YIA, Luhut: Cuma Butuh 40 Menit ke Bandara

Buka Soft Launching Kereta Api YIA, Luhut: Cuma Butuh 40 Menit ke Bandara

Jogja | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 16:43 WIB

Kunjungan Kerja Bersama Prabowo, Presiden Jokowi Ingin Terlihat Netral

Kunjungan Kerja Bersama Prabowo, Presiden Jokowi Ingin Terlihat Netral

Your Say | Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:23 WIB

Luhut Sebut Semua Kegiatan Masyarakat Akan Dipantau PeduliLindungi

Luhut Sebut Semua Kegiatan Masyarakat Akan Dipantau PeduliLindungi

Bisnis | Kamis, 26 Agustus 2021 | 11:43 WIB

Perintah Luhut : Kalau Positif, Langsung Isolasi Terpusat

Perintah Luhut : Kalau Positif, Langsung Isolasi Terpusat

Bisnis | Kamis, 26 Agustus 2021 | 11:26 WIB

Musa Rajekshah Minta Tambahan Vaksin Covid-19

Musa Rajekshah Minta Tambahan Vaksin Covid-19

Sumut | Rabu, 25 Agustus 2021 | 06:30 WIB

Usai Sebut Luhut Menteri Penjahit, Bupati Banjarnegara Minta Maaf

Usai Sebut Luhut Menteri Penjahit, Bupati Banjarnegara Minta Maaf

Video | Selasa, 24 Agustus 2021 | 21:15 WIB

Terkini

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB