Turki Bangun Kompleks Militer Mirip Pentagon, Erdogan: Biar Musuh Takut

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 01 September 2021 | 20:24 WIB
Turki Bangun Kompleks Militer Mirip Pentagon, Erdogan: Biar Musuh Takut
Desain Pentagon Turki. (Twitter/@SelimKoru)

Suara.com - Turki mulai membangun kompleks militer super besar untuk staf pertahanannya yang dijuluki sebagai  “Pentagon Turki.”

Menyadur Business Insider Rabu (1/9/2021), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kompleks yang disebut Crescent Star itu akan menimbulkan ketakutan ke musuh-musuh Turki.

Seluruh kompleks akan mencakup total 135,6 juta kaki persegi dengan luas dalam ruangan 9,5 juta kaki persegi dan bisa menampung hingga 15.000 staf, kata Erdogan.

Sementara Pentagon AS memiliki ruang kantor seluas 6,5 juta kaki persegi, dan seluruh area gedung Capitol sudah muat di dalam salah satu dari lima baji Pentagon, menurut Departemen Pertahanan AS.

Berdasarkan kesan seniman, kompleks itu akan mengambil struktur kombinasi perpaduan antara Pentagon, tapi juga meniru model bendera Turki.

Bangunan berbentuk bintang raksasa berfungsi sebagai area pameran dan pintu masuk, sementara gedung bentuk bulan sabit yang luas menyelimuti area luar untuk upacara, lapor Daily Sabah.

Kompleks ini ditargetkan selesai pada Mei 2023 dan akan digunakan oleh staf dari tentara Turki juga Kementerian Pertahanan Nasional.

“Kami akan membangun struktur di sini yang akan menakuti musuh dan memberikan kepercayaan kepada teman-teman kami,” kata Erdogan pada upacara peletakan batu pertama.

Upacara itu diadakan pada peringatan 99 tahun Hari Kemenangan, sebuah peristiwa yang menandai salah satu pertempuran besar dalam perang kemerdekaan Turki pada 1920-an.

The Crescent Star adalah langkah terbaru Erdogan untuk meningkatkan kekuatan militer Turki, dalam upaya meningkatkan popularitasnya sebelum pemilihan 2023.

Proyek ambisius ini datang kala negara menghadapi inflasi, banjir, dan kebakaran hutan. Turki saat ini fokus pada produksi senjata dan peralatan perang lokal serta desain dan konstruksi kapal perang.

Negara ini juga mengembangkan drone bermuatan yang dibuat untuk menyaingi drone serangan udara Reaper AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentagon Bantah Telantarkan Anjing di Afghanistan: Bukan Milik Kami

Pentagon Bantah Telantarkan Anjing di Afghanistan: Bukan Milik Kami

News | Rabu, 01 September 2021 | 15:49 WIB

Misi Selesai, Ini Foto Tentara Amerika Serikat Terakhir yang Tinggalkan Afghanistan

Misi Selesai, Ini Foto Tentara Amerika Serikat Terakhir yang Tinggalkan Afghanistan

News | Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:28 WIB

Seorang Polisi Pentagon Tewas Ditikam, Pelaku Langsung Tewas Ditembak

Seorang Polisi Pentagon Tewas Ditikam, Pelaku Langsung Tewas Ditembak

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:35 WIB

Terkini

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB