Meninggal di Lampu Merah Duren Tiga, Jenazah Pengendara Mobil Dievakuasi ke RS Polri

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 03 September 2021 | 22:12 WIB
Meninggal di Lampu Merah Duren Tiga, Jenazah Pengendara Mobil Dievakuasi ke RS Polri
Petugas gabungan mengevakuasi sesosok jenazah yang diduga berjenis kelamin pria di dalam mobil di Jalan Raya Duren Tiga Raya Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2021). (ANTARA/Sihol Hasugian)

Suara.com - Pengendara mobil dengan nomor polisi B 1991 SIM meninggal mendadak di Jalan Raya Duren Tiga Raya Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2021) malam. Kekinian jenazah tersebut telah dievakuasi oleh Polsek Pancoran.

Seperti diberitakan Antara, pada pukul 19.30 WIB, sejumlah petugas dari satuan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gukarmat) Jakarta Selatan, TNI dan Polri mengevakuasi jenazah tersebut ke dalam mobil ambulans milik Puskemas Pancoran.

Kepala Sub Unit Lalu Lintas Polsek Pancoran Inspektur Polisi Satu Deni Setiawan mengatakan sebelum mengevakuasi jenazah pihaknya terlebih dahulu melakukan uji swab PCR tes untuk menghindari adanya potensi terpapar Covid-19.

"Kita petugas tidak sembarangan mengambil langkah. Makanya di swab dulu oleh tenaga kesehatan," kata Deni saat ditemui di lokasi.

Deni menuturkan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab dari peristiwa tersebut.

"Kalau informasi dari tukang parkir, awalnya lampu merah berhenti, lalu pas lampu hijau tidak jalan, dia tidak maju-maju diam saja," kata dia.

Pihak kepolisian kata dai, mendapatkan laporan sekitar pukul 18.30 WIB. Kemudian tim bergerak ke lokasi dan mmebawa jenazah ke RS Polri.

"Jenazah tersebut dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi oleh petugas," kata Deni.

Kesaksian Warga

baca juga

Salah satu warga, Sony Alfian Dwi Sastra (32), mengaku pertama kali mengetahui peristiwa itu setelah mengecek langsung mobil yang ditumpangi jenazah.

Awalnya dia penasaran karena mobil tersebut terlihat tidak bergerak padahal kondisi lampu lalu lintas sudah berwarna hijau.

"Saya melihat jelas, karena udah lampu hijau sekitar, sekitar 5-10 menit dia tidak jalan akhirnya saya pribadi coba mengecek dan ternyata kondisi pengemudi sudah tak berdaya di kursi dengan kondisi menginjak rem kakinya," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MCW: Ada Dugaan Pungli Insentif Pemakaman Covid-19 Kota Malang

MCW: Ada Dugaan Pungli Insentif Pemakaman Covid-19 Kota Malang

Malang | Kamis, 02 September 2021 | 19:00 WIB

RS Polri Minta Penyidik Jemput Yahya Waloni

RS Polri Minta Penyidik Jemput Yahya Waloni

Jabar | Kamis, 02 September 2021 | 17:07 WIB

Makam Jenazah Covid-19 di TPU Rorotan Ambles, Anak: Jujur Saya Sedih!

Makam Jenazah Covid-19 di TPU Rorotan Ambles, Anak: Jujur Saya Sedih!

News | Rabu, 01 September 2021 | 16:40 WIB

Berangsur Membaik, Tim Hukum Yahya Waloni Persiapkan Pengajuan Penangguhan Penahanan

Berangsur Membaik, Tim Hukum Yahya Waloni Persiapkan Pengajuan Penangguhan Penahanan

News | Rabu, 01 September 2021 | 14:41 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×