Sejarah Gerakan 30 September, Korban Jiwa hingga Diabadikan Menjadi Film G30S

Rifan Aditya

Senin, 06 September 2021 | 12:38 WIB
Sejarah Gerakan 30 September, Korban Jiwa hingga Diabadikan Menjadi Film G30S
Sejarah Gerakan 30 September, Korban Jiwa hingga Diabadikan Menjadi Film G30S - Soeharto saat terjadi G30S 1965 (buku sejarah Indonesia)

Suara.com - Memaknai setiap perstiwa bersejarah yang ada di Indonesia merupakan salah bentuk dalam mengenal identitas negara. Salah satu peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di Indonesia adalah peristiwa Gerakan 30 September atau yang juga dikenal dengan nama G30S/PKI.

Gerakan 30 September adalah peristiwa terjadinya penculikan terhadap jenderal-jenderal di Indonesia pada tanggal 30 September sampai 1 Oktober 1965. Kejadian ini menjadi salah satu peristiwa kudeta terbesar di Indonesia.

Berikut adalah ulasan tentang sejarah Gerakan 30 September yang perlu anda ketahui. Tidak hanya itu, kalian juga perlu tahu fakta menarik G30S lainnya.

Sejarah Gerakan 30 September

Destinasi yang jadi saksi bisu G30S/PKI (Google Maps)
Destinasi yang jadi saksi bisu G30S/PKI (Google Maps)

Peristiwa ini diinisiasi dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soeharto. Bahkan peristiwa Gerakan 30 September ini yang cukup membekas bangsa kita hingga diperingati setiap tahunnya.

Gerakan G30S ini dipimpin oleh DN Aidit yang kala itu menjabat sebagai ketua Partai Komunis Indonesia (PKI). Disebut-sebut mereka ingin mengubah paham yang sudah ada di Indonesia menjadi komunis.

Gerakan 30 September dimulai pada tanggal 1 Oktober 1965 dini hari. Dipimpin oleh Letkol Untung yang kala itu terdaftar sebagai anggota Cakrabirawa (pasukan pengawal istana) dipilih sebagai pemimpin pasukan yang dianggap loyal pada PKI.

Targetnya adalah para perwira tinggi TNI AD, ada 7 nama yang menjadi incaran oleh pihak PKI. Tiga diantaranya langsung dibunuh di tempat sedangkan sisanya dibawa menuju Lubang Buaya.

Korban Jiwa Gerakan 30 September

baca juga

Pada peristiwa Gerakan 30 September terdapat 6 nama perwira TNI Angkatan Darat yang menjadi korban dalam peristiwa ini adalah:

  1. Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani
  2. Mayor Jendral Raden Soeprapto
  3. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
  4. Mayor Jendral Siswondo Parman
  5. Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan
  6. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo

Singkat cerita yang sebenarnya menjadi target utama dalam operasi ini adalah Panglima TNI AH Nasution, beruntungnya beliau berhasil melarikan diri dan selamat. Namun sayang sang buah hati yang bernama Ade Irma Nasution tidak berhasil lolol dari timah panas yang disarangkan oleh pihak terduga.

Selain itu juga didapati mayat dari Lettu Pierre Andreas Tendean yang sebelumnya diculik dan dibunuh di lokasi lubang buaya.

Berdasarkan UU Nomor 20 tahun 2009 ketujuh jenderal yang tercatat di atas kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Revolusi sekaligus Pahlawan Nasional yang berjasa bagi bangsa Indonesia.

Adapun beberapa korban lainnya yang tercatat pada peristiwa yang terjadi di Jakarta dan Yogyakarta itu, ialah:

  1. Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun
  2. Kolonel Katamso Darmokusumo
  3. Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto

Diabadikan dalam Film G30S

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CATAT! Daftar Hari Penting Bulan September 2021

CATAT! Daftar Hari Penting Bulan September 2021

Bogor | Kamis, 02 September 2021 | 10:20 WIB

Daftar Hari Besar di Bulan September 2021, Ada Tanggal Merah?

Daftar Hari Besar di Bulan September 2021, Ada Tanggal Merah?

Bekaci | Kamis, 02 September 2021 | 09:39 WIB

Daftar Hari Penting Bulan September 2021

Daftar Hari Penting Bulan September 2021

News | Kamis, 02 September 2021 | 07:51 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×