Pengacara MS Tuding Ada Pihak Mau Damaikan Kasus Pelecehan di KPI: Selamatkan Nama Lembaga

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 09 September 2021 | 14:30 WIB
Pengacara MS Tuding Ada Pihak Mau Damaikan Kasus Pelecehan di KPI: Selamatkan Nama Lembaga
Pengacara MS Tuding Ada Pihak Mau Damaikan Kasus Pelecehan di KPI: Selamatkan Nama Lembaga. Gedung Komisi Penyiaran Indonesia. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Rony Hutahaean, kuasa hukum MS, menuding ada pihak tertentu yang menginginkan dugaan kasus pelecehan dan perundungan di KPI berakhir damai untuk mengamankan nama baik sebuah lembaga. 

"Kami menduga ada rencana pihak tertentu agar terjadi perdamaian antara 5 terduga pelaku dan korban sehingga terselamatkanlah nama lembaga yang sedang dipimpin," kata Rony lewat keterangan tertulisnya yang diterima Suara.com, Kamis (9/9/2021). 

Rony tidak menyebut pihak atau lembaga yang menginginkan perdamaian antara kliennya dengan para terduga pelaku. Namun, diketahui MS merupakan terduga korban yang mengalami pelecehan seksual dan perundungan di KPI. Para terduga pelaku adalah rekan MS sesama pegawai KPI. 

Namun demikian, Rony menganggap adanya upaya perdamaian itu merupakan tindakan yang tidak etis. 

"Kami sangat menyayangkan cara-cara yang tidak etis menyampingkan kuasa hukum masih digunakan untuk mencapai sesuatu yang dia harapkan sekalipun tujuannya baik," tegasnya. 

Di samping itu Rony juga menyinggung, rencana para terduga pelaku  yang berencana melaporkan balik kliennya, atas dasar dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran identitas pribadi. 

MS, korban pelecehan di KPI didampingi pengacara saat memenuhi pemeriksaan kesehatan di RS Polri. (Suara.com/Yaumal)
MS, korban pelecehan di KPI didampingi pengacara saat memenuhi pemeriksaan kesehatan di RS Polri. (Suara.com/Yaumal)

"Wacana pelaporan balik telah berhasil mencapai tujuannya meskipun tidak pernah terjadi. Rencana pelaporan korban telah berhasil menaklukkan semangat korban padahal proses hukum terhadap terduga pelaku masih terus bergulir," ungkapnya. 

Karenanya adanya kabar itu, Rony meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera memanggil pimpinan MS, untuk dimintai keterangan. 

"Perundungan dan pelecehan seksual yang dibungkus dengan perdamaian tidak dapat ditolerir dan untuk itu Komnas HAM harus memanggil pimpinan MS sesegera mungkin agar mempunyai kejelasan secara terang," ujar Rony. 

baca juga

"Alergi terhadap kuasa hukum MS menimbulkan pertanyaan ada apa? Jangan-jangan ada sesuatu yg belum terendus yang nantinya terungkap sendirinya. Padahal kami kuasa hukum menyampaikan agar duduk bersama dengan pimpinan MS yang sampai sekarang masih menyatakan komitmen untuk membela dan mendampingi MS dalam menjalani proses hukum ini. Semoga ucapan tak hanya manis di mulut, tapi juga terbukti dan dinyatakan dalam bentuk perbuatan," sambung Rony. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Pelecehan Seksual di KPI akan Dilaporkan ke Polisi Dinilai Upaya Kriminalisasi

Korban Pelecehan Seksual di KPI akan Dilaporkan ke Polisi Dinilai Upaya Kriminalisasi

Lampung | Kamis, 09 September 2021 | 11:43 WIB

Komnas HAM Terima Dua Dokumen, Diduga Barang Bukti Kasus Perundungan dan Pelecehan MS

Komnas HAM Terima Dua Dokumen, Diduga Barang Bukti Kasus Perundungan dan Pelecehan MS

News | Rabu, 08 September 2021 | 18:01 WIB

Aduan MS Diterima, LPSK akan Investigasi dan Asesmen Sebelum Berikan Perlindungan

Aduan MS Diterima, LPSK akan Investigasi dan Asesmen Sebelum Berikan Perlindungan

News | Rabu, 08 September 2021 | 15:46 WIB

Pakai UU ITE, 3 Pegawai KPI Terduga Pelecehan Mau Laporkan MS ke Polda Metro Sore Ini

Pakai UU ITE, 3 Pegawai KPI Terduga Pelecehan Mau Laporkan MS ke Polda Metro Sore Ini

News | Rabu, 08 September 2021 | 14:08 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

×