Sindikat Bikin Plat Anggota DPR Palsu, Polisi Tangkap Pegawai Samsat Polda Jabar

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 16 September 2021 | 17:33 WIB
Sindikat Bikin Plat Anggota DPR Palsu, Polisi Tangkap Pegawai Samsat Polda Jabar
Ditreskrimum Polda Metro Jaya tangkap pegawai harian lepas Samsat Polda Jabar bersama rekannya terkait kasus penipuan berkedok jasa pembuatan plat nomor khusus anggota DPR hingga dinas Polri, Kamis (16/9/2021). [Suara.com/Yasir]

Suara.com - Seorang oknum pegawai harian lepas Samsat Polda Jawa Barat berinisial AK ditangkap Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum atau Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dia ditangkap bersama dua rekannya yang terlibat dalam sindikat penipuan berkedok jasa pembuatan plat nomor khusus anggota DPR hingga dinas Polri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan AK ditangkap bersama dua rekannya berinisial TA dan US.

"TA ini yang menjanjikan pembuatan STNK dan TNKB (plat nomor) ke korban. TA mengaku anggota Polri dari Mabes Polri dan mampu menyiapkan itu," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Kepada korban, TA menarif Rp50 juta untuk jasa membuat plat nomor khusus anggota DPR. Sedangkan, plat nomor Dinas Polri ditarif dengan harga Rp20 juta.

"Kemudian tersangka AK ini yang mencetak TNKB atau plat mobil. Dari mana dia dapat? Yang bersangkutan bekerja PHL (pegawai harian lepas) di Samsat Jawa Barat. Jadi dia tau bagaimana mekanisme pembuatan TNKB," bebernya.

Sementara tersangka US, kata Yusri, berperan membuatkan STNK. Dia menggunakan STNK dari kendaraan hasil pencurian untuk kemudian diubah dengan data pemesan plat nomor.

"Hasil keterangan awal STNK itu didapat setelah melakukan pencurian kendaraan bermotor," bebernya.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 372, 378, 263 dan atau Pasal 266 KUHP. Mereka terancam hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Keluar Penjara, Residivis Spesialis Jambret HP di Lampu Merah Kembali Ditangkap

Baru Keluar Penjara, Residivis Spesialis Jambret HP di Lampu Merah Kembali Ditangkap

News | Kamis, 16 September 2021 | 16:35 WIB

Polda Metro Jaya Rapat Bersama Dishub DKI Jakarta Bahas Ganjil Genap di Tempat Wisata

Polda Metro Jaya Rapat Bersama Dishub DKI Jakarta Bahas Ganjil Genap di Tempat Wisata

Jakarta | Kamis, 16 September 2021 | 13:17 WIB

Polisi Pelajari Rekaman CCTV Lapas Klas I Tangerang

Polisi Pelajari Rekaman CCTV Lapas Klas I Tangerang

Video | Rabu, 15 September 2021 | 18:02 WIB

Terkini

Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!

Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:12 WIB

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:00 WIB

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:46 WIB

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:42 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:37 WIB

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:31 WIB

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB