Penyerangan Nakes di Papua, Legislator: Pemerintah Harus Lebih Peduli

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 25 September 2021 | 15:52 WIB
Penyerangan Nakes di Papua, Legislator: Pemerintah Harus Lebih Peduli
Ilustrasi--Tenaga Kesehatan (Antara/ Ernes Broning Kakisina)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menilai tragedi penyerangan tenaga kesehatan oleh kelompok bersenjata di wilayah Kabupaten Bintang Pegunungan, Papua sebagai bentuk penghinaan terhadap kemanusiaan. Ia meminta pemerintah bisa mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut supaya lebih memperhatikan tenaga kesehatan terutama di wilayah konflik.

Netty mengatakan kalau pemerintah masih konsen terhadap penanganan pandemi Covid-19. Bahkan dalam rapat bersama pemerintah, pihaknya terus menanyakan terkait insentif sebagian nakes yang belum dibayarkan.

"Oleh karena itu, kejadian ini mudah-mudahan menjadi satu sinyal bagi pemerintah untuk tidak bermain-main lagi dengan keselamatan, dengan hak dan perlindungan tenaga kesehatan kita," kata Netty dalam diskusi bertajuk "Peduli Lindungi Nakes di Daerah Konflik" secara virtual, Sabtu (25/9/2021).

Netty mengungkapkan untuk melahirkan satu orang tenaga kesehatan saja membutuhkan waktu serta proses yang panjang. Dengan demikian mereka yang telah mendedikasikan hidupnya sebagai nakes harus diperhatikan betul oleh pemerintah baik melalui kebijakan maupun dukungan anggarannya.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan keprihatinannya serta duka yang mendalam atas gugurnya nakes bernama Gabriella Meilani saat penyerangan oleh kelompok bersenjata terjadi di Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua beberapa waktu lalu.

"Tentu saja kita sangat mengutuk kejadian tersebut. Karena itu merupakan penghinaan terhadap kemanusiaan," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Papua melaporkan KKB telah menyerang tenaga kesehatan di Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Sebanyak 10 tenaga kesehatan menjadi korban penyerangan, 8 orang berhasil mengamankan diri di pos TNI, sementara dua orang nakes lainnya sempat ditahan oleh KKB.

Setelah dilakukan pencarian oleh TNI-Polri, satu orang berhasil ditemukan dalam keadaan hidup, dan satu lagi dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini masih menunggu proses evakuasi.

Seorang suster atas nama suster Gabriella Meilani (22) gugur dalam serangan KKB tersebut, ia kabur ke jurang hingga nyawanya tak terselamatkan.

Selain melakukan kekerasan terhadap tenaga kesehatan, KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo juga membakar fasilitas umum, mulai dari puskesmas, sekolah, pasar, kantor Bank Papua hingga perumahan guru dan tenaga medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

89 Atlet Sepatu Roda dari 16 Provinsi Siap Bersaing di PON Papua

89 Atlet Sepatu Roda dari 16 Provinsi Siap Bersaing di PON Papua

Sport | Sabtu, 25 September 2021 | 15:49 WIB

Jabar Vs Papua Bertemu di Laga Perdana Cabor Sepakbola PON XX Papua 2021

Jabar Vs Papua Bertemu di Laga Perdana Cabor Sepakbola PON XX Papua 2021

Sumbar | Sabtu, 25 September 2021 | 14:15 WIB

Sumut Target 2 Emas dari Karate di PON Papua

Sumut Target 2 Emas dari Karate di PON Papua

Sumut | Sabtu, 25 September 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:42 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:28 WIB

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:17 WIB

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:36 WIB

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB