Menkes Budi Sebut Jangan Takut ke Sekolah, Pandemi Covid-19 Terkendali

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Senin, 27 September 2021 | 19:13 WIB
Menkes Budi Sebut Jangan Takut ke Sekolah, Pandemi Covid-19 Terkendali
Menkes Budi Gunadi Sadikin konferensi pers yang disiarkan melalui akun YouTube Kemenko Marves, Senin (13/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kasus penularan Covid-19 imbas pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas harus sigap ditangani. Meski begitu, dia menegaskan, sekolah juga harus tetap dibuka.

Budi mengatakan, konsep hidup bersama dengan Covid-19 ini harus mulai dibiasakan di setiap kegiatan masyarakat asalkan, penanganan kasusnya terkendali.

"Kita harus belajar hidup dengan hal (Covid-19) ini. Jadi saya bicara dengan Pak Nadiem (Mendikbudristek) 'ya ini normal, kita harus belajar hidup dengan ini, jadi manajemen resikonya masih bagus, bukan kita takut atau menghindari," kata Budi dalam jumpa pers virtual, Senin (27/9/2021).

Dia menyebut, jika sekolah terus menerus ditutup maka akan lebih banyak kerugian yang dirasakan seperti penurunan indeks pembangunan manusia karena terhambat oleh pembelajaran jarak jauh atau sekolah online.

"Kita harus mulai pendidikan tatap muka ini karena longterm disbenefit kalau kita tunda, makanya kita fokus sekali melakukan advance survailance untuk PTM ini," ucapnya.

Budi mengungkapkan, dari 22 sekolah di Jakarta yang dilakukan tes Covid-19 secara acak, hanya delapan yang tidak terdapat kasus Corona, namun jumlahnya masih kecil, belum bisa dikatakan klaster.

"Dari 22 sekolah itu ada delapan yang tidak ada (Covid-19) sama sekali. Yang lain kalau adapun, kalau angkanya kecil-kecil itu bukan klaster. Karena klaster kita definisikan kalau penyebarannya terjadi di sekolah," jelasnya.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbudristek, Jumeri mengungkapkan, per 24 September 2021, masih ada 222 guru dan 156 siswa yang terdata sebagai kasus aktif Covid-19 saat ini.

"Jadi memang kasus aktif yang ada di satuan pendidikan, untuk PTK terlapor covid-19 ada 222 orang. Kemudian peserta didik itu ada 156 orang yang terlapor covid," kata Jumeri dalam jumpa pers, Jumat (24/9/2021).

baca juga

Dia menegaskan meski ada penularan Covid-19 di sekolah, pemerintah tetap akan melanjutkan pembukaan sekolah di daerah untuk PTM Terbatas di daerah-daerah yang dinyatakan cenderung aman Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Minta Sekolah Tetap Buka: Ngeri Kalau Generasi Mendatang Jadi Bodoh

Luhut Minta Sekolah Tetap Buka: Ngeri Kalau Generasi Mendatang Jadi Bodoh

News | Senin, 27 September 2021 | 18:53 WIB

PTM Tahap 2, Hanya 71 Sekolah di Jakarta Barat Lolos Asesmen

PTM Tahap 2, Hanya 71 Sekolah di Jakarta Barat Lolos Asesmen

Jakarta | Senin, 27 September 2021 | 15:45 WIB

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, LPEI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar di Sleman

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, LPEI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar di Sleman

Jogja | Senin, 27 September 2021 | 15:04 WIB

Terkini

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×