Sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Maknanya bagi Bangsa Indonesia

Rifan Aditya

Selasa, 28 September 2021 | 06:49 WIB
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Maknanya bagi Bangsa Indonesia
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Maknanya bagi Bangsa Indonesia - Upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila di lapangan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Kamis (1/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Memahami sejarah bangsa Indonesia penting untuk semua generasi dan masyarakat Indonesaia. Seperti misalnya sejarah Hari Kesaktian Pancasila, yang selalu diperingati pada tanggal 1 Oktober.

Dengan memahami sejarah yang pernah terjadi serta meresapi nilai-nilai kebaikan yang ada di dalamnya, rasa nasionalisme bisa terus tumbuh dan menjadi bagian besar dari masyarakat. Maka dengan dasar inilah kami sajikan sedikit bahasan tentang sejarah Hari Kesaktian Pancasila.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila berkaitan erat dengan kejadian G30S PKI. Latar belakang terjadinya peristiwa ini sendiri merupakan kejadian penyergapan dan eksekusi tujuh perwira militer Angkatan Darat di Jakarta dan Yogyakarta.

Ketujuh perwira tersebut antara lain adalah ajudan dari Jenderal A. H. Nasution, yang dieksekusi di Lubang Buaya, Jakarta. Secara detail, nama-namanya antara lain Ahmad Yani, Soeprapto, M. T. Haryono, Siswondo parman, D. I. Panjaitan, Sutoyo Siswodiharjo, dan Pierre Tendean. Untuk perwira yang ditangkap dan dieksekusi di Yogyakarta, ada dua nama yakni Katamso dan Soegiyono.

Hari Kesaktian Pancasila sendiri diperingati untuk mengingat jasa para perwira AD tersebut, dan menghormati perjuangannya untuk mempertahankan kesatuan Indonesia.

Tidak jauh dari perjuangan pahlawan nasional tersebut, sejarah Hari Kesaktian Pancasila juga diadakan untuk memperingati tragedi berdarah era tahun 1965 hingga 1966.

Dimana saat itu terjadi pembantaian yang dianggap sebagai anggota PKI. Aksi eksekusi tersebut tak melalui proses hukum yang sesuai undang-undang.

Makna Hari Kesaktian Pancasila

baca juga

Dengan berlatar belakang dua kejadian berdarah tersebut, Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengingat bahwa Indonesia pernah memiliki sejarah yang begitu kelam terkait dengan kemanusiaan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini dilakukan dengan pengibaran bendera setengah tiang, sebagai wujud bela sungkawa pada korban yang berjatuhan atas peristiwa itu.

Sekaligus jadi pengingat, bahwa di masa yang akan datang agar tak terjadi kejadian serupa yang benar-benar merugikan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Itu tadi sedikit sejarah Hari Kesaktian Pancasila. Semoga bisa menjadi satu informasi yang berguna untuk Anda sehingga dapat lebih menghargai hak-hak kemanusiaan. Selamat menjalankan aktivitas Anda, dan ingat untuk terapkan prokes ketat.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Hari Besar Oktober 2021, Hari Kesaktian Pancasila hingga Sumpah Pemuda

Daftar Hari Besar Oktober 2021, Hari Kesaktian Pancasila hingga Sumpah Pemuda

News | Selasa, 28 September 2021 | 06:39 WIB

Faktor Penyebab G30S PKI yang Menewaskan 6 Jenderal dan Satu Perwira

Faktor Penyebab G30S PKI yang Menewaskan 6 Jenderal dan Satu Perwira

News | Senin, 27 September 2021 | 20:00 WIB

DPR Minta TNI Jelaskan Tudingan Gatot Nurmantyo Soal Hilangnya Diorama G30S/PKI

DPR Minta TNI Jelaskan Tudingan Gatot Nurmantyo Soal Hilangnya Diorama G30S/PKI

News | Senin, 27 September 2021 | 18:40 WIB

Terkini

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

×