Tersisih karena Taliban,Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Disambut di Portugal

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 13:05 WIB
Tersisih karena Taliban,Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Disambut di Portugal
Tim Sepak Bola Putri Afghansitan. (Patricia De Melo Moreira/AFP)

Suara.com - Tim sepak bola putri Afghanistan yang diberi suaka di Portugal mendapat kunjungan mendadak dari kapten tim senior. Menyadur CBC Jumat (2/10/2021) mereka menyambut haru reuni ini.

Farkhunda Muhtaj, pemain bola profesional yang membantu evakuasi di Afghanistan, terbang ke ibukota Portugal, Lisbon, untuk reuni emosional dengan tim putri Rabu malam.

Gadis-gadis berusia 14-16 tahun beserta keluarga mereka berkumpul di tepi sungai untuk memeluk dan mencium Muhtaj dengan senyum dan air mata.

"Mereka telah mendedikasikan begitu banyak, mereka sangat tangguh dan akhirnya melihat mereka secara langsung membuat emosional karena saya tahu berapa banyak yang telah mereka lalui," kata Muhtaj.

Setelah penarikan AS dari Afghanistan, gadis-gadis dan keluarga ini mencoba meninggalkan negara  kelahirannya.

Tim Sepak Bola Putri Afghansitan. (Patricia De Melo Moreira/AFP)
Tim Sepak Bola Putri Afghansitan. (Patricia De Melo Moreira/AFP)

Mereka takut hidupnya akan berubah di bawah Taliban. Bukan hanya karena perempuan dan anak perempuan tidak diizinkan untuk berolahraga, tapi juga mereka adalah pembela hak anak perempuan dan anggota aktif komunitas.

Hal ini juga yang membuat misi penyelamatan lebih sulit dengan ukuran kelompok – 80 orang, termasuk 26 anggota tim pemuda serta orang dewasa dan anak-anak lain, termasuk bayi.

"Anda adalah negara yang luar biasa karena telah memengaruhi kehidupan begitu banyak gadis dan untuk mendukung kami dalam banyak hal dan menyediakan suaka bagi gadis-gadis ini," kata Muhtaj, berterima kasih kepada Portugal karena telah menerima mereka.

Misi penyelamatan, yang disebut Operation Soccer Balls, dikoordinasikan dengan Taliban melalui koalisi internasional mantan pejabat militer dan intelijen AS, Senator AS Chris Coons, sekutu AS, dan kelompok-kelompok kemanusiaan.

baca juga

Hal ini dikonfirmasi oleh Nic McKinley, seorang veteran CIA dan Angkatan Udara yang mendirikan DeliverFund yang berbasis di Dallas, sebuah organisasi nirlaba yang menyediakan perumahan untuk 50 keluarga Afghanistan.

Pada hari Kamis, gadis-gadis itu berlatih dengan Muhtaj di lapangan sepak bola di Odivelas, di luar Lisbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olimpiade Tokyo: Swedia dan Kanada Minta Laga Final Sepak Bola Putri Digeser

Olimpiade Tokyo: Swedia dan Kanada Minta Laga Final Sepak Bola Putri Digeser

Bola | Rabu, 04 Agustus 2021 | 10:39 WIB

Jadwal Perempat Final Olimpiade Tokyo Sepak Bola Putri : Ada Belanda vs AS

Jadwal Perempat Final Olimpiade Tokyo Sepak Bola Putri : Ada Belanda vs AS

Bola | Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:33 WIB

Jadwal Sepak Bola Putri Olimpiade Tokyo, Perebutan Tiket 8 Besar

Jadwal Sepak Bola Putri Olimpiade Tokyo, Perebutan Tiket 8 Besar

Bola | Selasa, 27 Juli 2021 | 13:54 WIB

Terkini

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:52 WIB

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:29 WIB

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:09 WIB

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:07 WIB

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:04 WIB

×