Satgas Covid-19: Pemerintah Perketat Pemantauan dan Evaluasi Prokes PON XX Papua

Erick Tanjung

Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:42 WIB
Satgas Covid-19: Pemerintah Perketat Pemantauan dan Evaluasi Prokes PON XX Papua
Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah memperketat pemantauan dan evaluasi kepatuhan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.

"Saat ini pemerintah memperketat monitoring (pemantauan) dan evaluasi kepatuhan prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama perhelatan PON XX Papua dilakukan," kata Wiku dalam konferensi pers virtual Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia di Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Selain itu, seluruh kontingen diminta untuk membatasi aktivitas di luar pertandingan.

Wiku menuturkan kemunculan kasus positif saat penyelenggaraan PON XX Papua juga segera ditangani secara profesional oleh tenaga kesehatan setempat sehingga mencegah meluasnya penularan kepada kontingen atau masyarakat.

Upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk pengendalian Covid-19 adalah menyusun kebijakan terkait kewajiban menjalankan protokol kesehatan ketat bahkan setelah sampai ke daerah asal. Kemudian melakukan karantina serta melakukan pengujian (testing) ulang untuk benar-benar menjamin seluruh kontingen sehat saat berangkat, di perjalanan hingga saat pulang kembali ke rumah.

Wiku mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua yang telah menyelenggarakan perhelatan PON XX secara kondusif di tengah pandemi Covid-19.

Terkait dengan ditemukannya kasus positif Covid-19 dalam penyelenggaraan PON XX di Papua saat ini, Wiku meminta seluruh partisipan, rombongan dan kontingen seperti atlet, pejabat, pelatih dan penonton untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan selalu waspada akan potensi penularan Covid-19 dengan disiplin menjalankan prokes.

"Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia khususnya tim kesehatan yang tanggap dalam melakukan penanganan kasus positif," ujarnya.

Hingga saat ini, terdapat 34 kasus positif Covid-19 dalam penyelenggaraan PON XX Papua. Mereka yang positif Covid-19 merupakan orang tanpa gejala, dan diharapkan dapat segera pulih.

baca juga

Seluruh partisipan PON XX Papua wajib menjalankan prokes secara ketat saat tiba di daerah asal melalui karantina dan tes ulang sebagai upaya untuk memastikan kesehatan kontingen pascapenyelenggaraan PON itu.

Data per 5 Oktober 2021, terdapat 58 fasilitas isolasi terpusat yang tersebar di Provinsi Papua dengan keterisian tempat tidur 11 persen dan tersisa sekitar 2.027 tempat tidur.

"Pemerintah setempat akan terus mengawasi sirkulasi masuk dan keluarnya pasien dan berupaya keras setiap pasien yang menjalani isolasi dapat keluar dengan sembuh sepenuhnya," kata Wiku.

Selain itu, pemerintah juga akan tetap melakukan pengurutan genom menyeluruh virus (whole genome sequencing) sebagai upaya surveilans berkelanjutan untuk memantau varian Covid-19 di Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PON Papua: Tercepat di Nomor 10.000 Meter Putri, Odekta Elvina Raih Emas Kedua

PON Papua: Tercepat di Nomor 10.000 Meter Putri, Odekta Elvina Raih Emas Kedua

Sport | Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:36 WIB

Begini Kondisi Atlet dan Official yang Terpapar COVID-19 di PON XX Papua

Begini Kondisi Atlet dan Official yang Terpapar COVID-19 di PON XX Papua

Jabar | Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:20 WIB

Alami Insiden pada PON XX, Atlet Gantole Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Alami Insiden pada PON XX, Atlet Gantole Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Bisnis | Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:14 WIB

Terkini

Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:59 WIB

Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!

Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya

Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:54 WIB

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:31 WIB

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:28 WIB

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:22 WIB

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:17 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:07 WIB

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:57 WIB

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:48 WIB

×