Debat Sengit Budiman Sudjatmiko vs Fahri Hamzah dari Kafir, Densus 88 hingga Afghanistan

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Minggu, 10 Oktober 2021 | 10:35 WIB
Debat Sengit Budiman Sudjatmiko vs Fahri Hamzah dari Kafir, Densus 88 hingga Afghanistan
Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Berawal dari cuitan Budiman Sudjatmiko di akun Twitter miliknya, memancing Fahri Hamzah bereaksi untuk melayangkan berargumen. Perdebatan antara kedua tokoh nasional itu pun terelakkan.

Awalnya, Budiman mencuitkan soal peristiwa peledakan masjid di Kabul, Afghanistan yang menewaskan puluhan jemaah. Dalam pesan yang ia sampaikan, ia menuliskan kalau pelakunya bukan merupakan golongan kafir.

Peristiwa tersebut lantas ia kaitkan dengan isu Densus 88 di Indonesia mesti dibubarkan menurut Fadli Zon. Kalau dibubarkan, menurutnya Indonesia akan mengalami peristiwa yang serupa.

"Yang meledakkan masjid dan menewaskan puluhan jama'ahnya di Kabul ini bukan orang-orang "kafir". Sudah 3 kali kejadian serupa dalam seminggu. Kebayang kalau Densus 98 di Indonesia dibubarkan, pesta pora aksi-aksi teroris seperti ini," kata Budiman melalui akun Twitternya @budimansudjatmiko pada Sabtu (9/10/2021).

Cuitan itu lantas dikritik oleh Fahri Hamzah. Ia menilai kalau Budiman tidak memiliki dasar yang kuat untuk menyampaikan argumennya soal teroris dan menghubungkannya dengan Densus 88.

"Tapi anda gak jelas mau menjelaskan apa? Negara gagal anda mau samakan dengan kita? Kenapa pakai kata kafir? Anda ngerti gak sih? Kritik kepada lembaga negara yg pakai APBN harus dijawab secara rasional bro. Negara vs negara aja," cuit Fahri melalui akun Twitternya @Fahrihamzah.

Setelah itu, Fahri kembali mengatakan kepada Budiman untuk tidak miskin kosakata ketika hendak menyampaikan argumen. Sebagai orang yang dianggapnya paling pintar di antara pendukung pemerintah, Fahri menilai seharusnya Budiman bisa menggunakan diksi yang lebih cermat.

"Mas @budimandjatmiko yang terhormat, ente mungkin paling pintar di antara pendukung pemerintah.. ya tetep pintar dong… kasih pencerahan ke dalam. Masak kosa kata nggak nambah-nambah sih," ucap Fahri.

Budiman lantas menjawab kalau dirinya hanya akan menggunakan kosa kata baru apabila ada fenomena-fenomena baru saja. Apabila isu yang dibahas masih berupa fenomena serupa, maka ia enggan untuk menambah kosa kata.

Debat tidak berhenti sampai di situ. Fahri lantas melebarkan debat dengan menyinggung soal negara yang gagal memberantas korupsi dan narkoba.

Ia bertanya kepada Budiman negara mana yang mesti disalahkan akan kondisi tersebut. Bukan hanya itu, Fahri kembali menyerang Budiman dengan pertanyaan lain.

"Atau kalau pakai afghanistan, kalau mereka gagal jadi negara moderen seperti kita. Yang salah Amerika, taliban, ISIS, atau Islam?," tanya Fahri.

"ISIS relatif pemain baru di Afghanistan. Amerika dan Taliban pemain lama.. Islam? Ada banyak negara mayoritas Musim yang tak gagal. Dan aku mau Indonesia bagian dari yang tak gagal itu," jawab Budiman.

Debat terus berlanjut sampai akhirnya Fahri menilai kalau di Indonesia kerap gagal karena masih menuduh Islam sebagai bagian dari teroris. Menurutnya hal tersebut tengah diperbaiki supaya Indonesia bisa lebih maju.

"Kegagalannya adalah karena gagal menghilangkan bau tuduhan kepada Islam..dan lebih buruk lagi karena negara terseret menuduh Islam…ini yang ingin kita perbaiki supaya peradaban politik negara kita lebih maju.. ini yang sekarang sudah diperbaiki di negara-negara asal kampanye sesat ini..," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Stop Arahkan Tuduhan PKI ke Orang Lain, Dedek: Kami Tak Percaya PKI Bangkit

Minta Stop Arahkan Tuduhan PKI ke Orang Lain, Dedek: Kami Tak Percaya PKI Bangkit

Jogja | Senin, 27 September 2021 | 19:24 WIB

Tuding Anies Pembohong, Pesan Fahri Hamzah ke Giring: Jangan Nangis Kalau Diserang Balik

Tuding Anies Pembohong, Pesan Fahri Hamzah ke Giring: Jangan Nangis Kalau Diserang Balik

News | Minggu, 26 September 2021 | 11:43 WIB

Tuai Kritik Gegara Bongkar Gaji DPR RI, Krisdayanti Justru Dipuji Fahri Hamzah

Tuai Kritik Gegara Bongkar Gaji DPR RI, Krisdayanti Justru Dipuji Fahri Hamzah

Entertainment | Rabu, 22 September 2021 | 16:18 WIB

Fahri Hamzah Beri Selamat kepada KPK yang akan Pecat 57 Pegawai

Fahri Hamzah Beri Selamat kepada KPK yang akan Pecat 57 Pegawai

News | Kamis, 16 September 2021 | 12:54 WIB

Fahri Hamzah Minta KPK Tegak Lurus Di Jalur Hukum, Jangan Pernah Meragukan KPK!!

Fahri Hamzah Minta KPK Tegak Lurus Di Jalur Hukum, Jangan Pernah Meragukan KPK!!

Banten | Kamis, 16 September 2021 | 07:41 WIB

Seruan Eks Tapol Orba: Budiman Sudjatmiko hingga Petrus Desak Dirjen PAS Reynhard Mundur!

Seruan Eks Tapol Orba: Budiman Sudjatmiko hingga Petrus Desak Dirjen PAS Reynhard Mundur!

News | Senin, 13 September 2021 | 11:29 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB