Sebut Hoaks Penyebab Kerusuhan Sosial, UI Ajarkan Anak SMA Cek Fakta Berita

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 10 Oktober 2021 | 18:44 WIB
Sebut Hoaks Penyebab Kerusuhan Sosial, UI Ajarkan Anak SMA Cek Fakta Berita
Ilustrasi hoaks, berita bohong (Pixabay)

Suara.com - Vokasi Universitas Indonesia menggelar pelatihan cek fakta berita kepada siswa SMA. Program Pengabdian Masyarakat atau Pengemas Vokasi UI ini digelar bersama dengan FactChecker UI dan SMAN 21 Jakarta.

Dosen Pengabdi dari Vokasi Humas UI, Devie Rahmawati, menyebut kegiatan bertajuk Smart Living, Health Living : Hidup Sehat Tanpa Hoax ini diikuti lebih dari 500 peserta secara daring. Tujuannya, sebagai upaya memerangi berita bohong atau hoaks.

"Kegiatan ini semakin dibutuhkan semenjak pandemi, karena masyarakat harus hidup di “dua alam”, yaitu offline dan online," kata Devie kepada wartawan, Minggu (10/10/2021).

Berdasar data Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemenkominfo, Devie menyebut dalam periode Agustus 2018 hingga 30 September 2021, terdapat 9.025 kasus hoaks. Kasus tertinggi ialah hoaks terkait Kesehatan, yakni sebanyak 1.893.

Rumah warga terbakar akibat ulah sekelompok masyarakat yang mengamuk di Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu 3 Oktober 2021 [Kabarpapua.co]
Rumah warga terbakar akibat ulah sekelompok masyarakat yang mengamuk di Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu 3 Oktober 2021 [Kabarpapua.co]

"Penyebaran hoaks tidak dapat diabaikan, mengingat sedikitnya ada tiga dampak dari hoaks yaitu 3 K: Kerusuhan Sosial, Konflik Politik dan Kerugian Ekonomi," katanya.

Pembina Komunitas Mahasiswa Fact Checker UI itu menjelaskan salah satu contoh dampak bahaya hoaks ialah kasus kerusuhan di Yahukimo, Papua. Dimana kerusuhan yang disebabkan akibat hoaks soal penyebab kematian mantan Bupati Yahukimo Abock Busup itu menewaskan enam warga.

"Sedangkan hoaks perekonomian, yaitu investasi bodong yang disebarkan via online, menurut data OJK terbukti telah merugikan keuangan masyarakat lebih dari Rp100 triliun dalam periode tahun 2011–2020,” ungkapnya.

Sementara Pengabdi dari Vokasi Administrasi Perkantoran UI, Mila Viendyasari, mengemukakan alasan pihaknya menjadikan siswa sebagai peserta lantaran mayoritas anak muda memiliki kemampuan digital yang mempuni. Sehingga, kata dia, memudahkan pula proses transfer ilmu terkait cek fakta tersebut.

“Anak-anak muda, menjadi sasaran yang strategis, karena mereka memiliki kemampuan digital yang terkini, sehingga akan lebih mudah untuk mentransfer tambahan ilmu mengenai cek fakta dan berita,” pungkas Mila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Covid-19 di Indonesia Membaik, Epidemiolog Minta Pemerintah Waspada Ini

Penanganan Covid-19 di Indonesia Membaik, Epidemiolog Minta Pemerintah Waspada Ini

News | Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:08 WIB

Polisi Tetapkan 23 Tersangka Kasus Kerusuhan di Yahukimo, Salah Satunya Ketua Suku Kimyal

Polisi Tetapkan 23 Tersangka Kasus Kerusuhan di Yahukimo, Salah Satunya Ketua Suku Kimyal

News | Minggu, 10 Oktober 2021 | 15:53 WIB

CEK FAKTA: Jokowi Akan Reshuffle Mensos Risma Karena Amarah Suka Meledak, Benarkah?

CEK FAKTA: Jokowi Akan Reshuffle Mensos Risma Karena Amarah Suka Meledak, Benarkah?

News | Minggu, 10 Oktober 2021 | 10:15 WIB

CEK FAKTA: Video Jokowi Joget di Tengah Kerumunan Tak Patuh Prokes di Papua, Benarkah?

CEK FAKTA: Video Jokowi Joget di Tengah Kerumunan Tak Patuh Prokes di Papua, Benarkah?

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 18:06 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB