Setelah Jerman, Giliran Perwakilan Uni Eropa Jalin Dialog dengan Taliban

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:31 WIB
Setelah Jerman, Giliran Perwakilan Uni Eropa Jalin Dialog dengan Taliban
DW

Suara.com - Sehari setelah pertemuan dengan Jerman, Taliban juga dijadwalkan bertemu dengan perwakilan UE, Selasa (12/10). Kelompok militan yang kini memerintah Afghanistan itu menginginkan hubungan "positif" dengan kekuatan dunia.

Untuk pertama kalinya, delegasi dari Jerman bertemu dengan perwakilan Taliban di Doha, Qatar, Senin (11/10/21). Para pejabat yang ambil bagian dalam pertemuan itu adalah perwakilan khusus Jerman untuk Afganistan dan Pakistan, Jasper Wieck, dan Markus Potzel, duta besar yang ditunjuk Jerman untuk Afganistan.

Usai pertemuan, delegasi jerman menyebut pemerintahan Taliban – yang mengambil alih kekuasaan pada 15 Agustus silam - sebagai sebuah "realitas”.

Menurut sebuah pernyataan dari Kantor Kementerian Luar Negeri di Berlin, pertemuan delegasi Jerman dengan Taliban berfokus membahas "perjalanan keluar yang aman bagi warga Jerman dan warga Afganistan yang menjadi tanggung jawab Jerman serta penghormatan hak asasi manusia khususnya hak-hak perempuan dan isu-isu terkait keamanan lainnya.”

Pernyataan tersebut juga menyebut bahwa Taliban mengaku berkomitmen untuk melindungi diplomat asing dan organisasi bantuan kemanusiaan di Afganistan. Seorang juru bicara Taliban mengatakan pada bulan lalu, kelompok itu menginginkan "hubungan diplomatik yang kuat dan resmi dengan Jerman.”

Uni Eropa susul Jerman berkomunikasi dengan Taliban Setelah berbicara dengan delegasi Jerman, perwakilan Taliban diperkirakan akan mengadakan pembicaraan dengan perwakilan Uni Eropa (UE) yang juga digelar di Doha, Qatar, Selasa (12/10).

"Besok kami akan bertemu dengan perwakilan Uni Eropa. Kami mengadakan pertemuan yang positif dengan perwakilan negara lain,” kata penjabat menteri luar negeri Taliban, Amir Khan Muttaqi, Senin (11/02).

"Kami menginginkan hubungan positif dengan seluruh dunia. Kami percaya pada hubungan internasional yang seimbang. Kami meyakini hubungan yang seimbang semacam itu dapat menyelamatkan Afganistan dari ketidakstabilan,” tambahnya.

Juru bicara UE Nabila Massrali mengatakan, pembicaraan itu "adalah pertukaran informal di tingkat teknis, bukan pengakuan atas ‘pemerintahan sementara' Afganistan."

baca juga

Utusan AS juga diperkirakan akan hadir dalam pembicaraan tersebut.

PBB peringatkan keruntuhan ekonomi Afganistan

Sementara Taliban berusaha meningkatkan hubungannya dengan komunitas internasional, PBB justru memperingatkan Afganistan bahwa negara itu menghadapi ancaman kehancuran ekonomi. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta dunia untuk segera "mengambil tindakan dan menyuntikkan likuiditas ke dalam ekonomi Afganistan”, mengingat banyak aset Afganistan di luar negeri dibekukan sejak Taliban berkuasa.

Di saat yang sama, ia juga mengecam Taliban terkait "janji-janji yang dilanggar” terhadap kaum perempuan.

"Saya mengingatkan agar Taliban menepati janji mereka kepada para perempuan dan anak-anak perempuan, dan memenuhi kewajiban mereka di bawah aturan hak asasi manusia internasional,” ujar Guterres dalam cuitan via Twitter.

"Mustahil ekonomi dan masyarakat Afganistan bisa pulih tanpa keterlibatan perempuan,” kata dia.

Ketika Taliban memerintah Afganistan dari tahun 1996-2001, kelompok militan ini melarang hampir semua pendidikan untuk perempuan.

Mereka juga memberlakukan hukuman yang ketat seperti hukum cambuk dan eksekusi mati di depan umum.

Sekarang setelah Taliban mendapatkan lagi kendalinya atas negara Hindukush itu, laporan bahwa perempuan Afganistan kembali dilarang untuk bekerja bahkan berolahraga makin marak bermunculan. gtp/as (AFP, dpa)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembunuh WNI Isaac Hansen Averino Bebas dari Hukuman Penjara Jerman

Pembunuh WNI Isaac Hansen Averino Bebas dari Hukuman Penjara Jerman

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30 WIB

John Herdman Bidik Amunisi Baru,, Pemain Jerman Ini Tawarkan Diri via Tiktok

John Herdman Bidik Amunisi Baru,, Pemain Jerman Ini Tawarkan Diri via Tiktok

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

Jet Tempur F-16 Amerika Serikat Jatuh di Jerman

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:13 WIB

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 12:18 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Jerman Incar Industri Strategis RI, Semikonduktor dan Baterai EV Jadi Rebutan

Jerman Incar Industri Strategis RI, Semikonduktor dan Baterai EV Jadi Rebutan

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×