Pro Kontra Legalisasi Ganja di Jerman Kembali Ramai di Media

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:30 WIB
Pro Kontra Legalisasi Ganja di Jerman Kembali Ramai di Media
DW

Suara.com - Politisi dan pakar kesehatan SPD Karl Lauterbach mengatakan, melegalkan ganja akan melindungi pengguna dari bahan ilegal yang sering mengandung campuran berbahaya. Tapi serikat polisi dan guru menentang gagasan itu.

Pakar kesehatan Partai Sosial Demokrat SPD, Karl Lauterbach, mendesak tiga partai yang saat ini membahas kemungkinan pembentukan koalisi pemerintahan untuk melegalkan ganja.

Lauterbach berharap ketiga partai, yakni SPD, Partai Hijau dan Liberal Demokrat FDP akan melegalkan ganja jika nantinya berkuasa, demikian ia sampaikan kepada harian Jerman Rheinische Post, Rabu (13/10).

"Saya dulu menentang legalisasi ganja selama bertahun-tahun. Tapi sekarang, sebagai dokter, saya sampai pada kesimpulan yang berbeda," kata Lauterbach.

Menurutnya, perubahan pandangannya itu antara lain didorong oleh fakta bahwa polisi sekarang sering melaporkan penemuan zat lain yang dicampur ke dalam ganja ilegal.

"Itulah mengapa saya mendukung perumusan undang-undang baru tentang distribusi ganja yang legal dan terkendali kepada orang dewasa," tambahnya.

Semua partai "lampu merah" mendukung legalisasi Cannabis Banyak pengamat menilai, kemungkinan besar pemerintahan baru Jerman akan terdiri dari SPD (bersimbol warna merah), Partai Hijau, dan FPD (bersimbol warna kuning), yang dijuluki "Koalisi Lampu Merah".

Ketiga partai hingga saat ini mendukung gagasan legalisasi ganja. Partai Hijau misalnya, pada tahun 2015 dan 2020 sudah mengusulkan legalisasi ganja sebagai cara untuk meredam perdagangan ganja ilegal.

Dalam wawancara dengan DW bulan Juni lalu, pakar kebijakan obat FDP Wieland Schinnenburg mengatakan bahwa sekitar empat juta pengguna reguler ganja di Jerman terpaksa membeli produk Cannabis dengan kualitas yang tidak jelas di pasar gelap.

Selanjutnya dia mengatakan: "Jika negara yang menjualnya secara resmi, itu akan mengumpulkan banyak uang pajak, yang kemudian dapat diinvestasikan dalam pencegahan dan terapi."

Ketiga partai, SPD, Partai Hijau dan FDP memang menyimpulkan bahwa pelarangan konsumsi ganja saat ini tidak berjalan dan hanya meningkatkan kriminalitas dan kegiatan kejahatan terorganisasi. Mereka menyerukan pendekatan baru, yaitu legalisasi, dekriminalisasi, dan regulasi.

Tidak semua pihak setuju gagasan melegalkan ganja Namun Ketua Serikat Polisi Jerman GdP, Oliver Malchow, mengatakan bahwa konsumsi ganja, khususnya di kalangan muda, dapat menyebabkan masalah kesehatan dan sosial yang serius.

Dia menolak legalisasi "obat-obatan lunak", selain alkohol. Ketua Persatuan Guru Jerman Heinz-Peter Meidinger mengatakan kepada jaringan surat kabar Redaktionsnetzwerk Deutschland, RND: "Contoh dari Belanda menunjukkan bahwa melegalkan obat-obatan lunak juga bisa mengarah pada peningkatan drastis dalam penggunaan obat-obatan keras."

Direktur Asosiasi Medis Dunia WMA, Ulrich Montgomery, juga memperingatkan bahaya legalisasi ganja. "Dari sudut pandang medis, legalisasi ganja harus ditolak," katanya kepada jaringan media Funke Mediengruppe.

Menurut Ulrich Montgomery, debat legalisasi ganja yang mencuat saat ini hanya bermotif politik. Sejauh ini, ganja adalah obat ilegal yang paling banyak dikonsumsi di Jerman, dengan hampir seperempat dari semua orang dewasa mengatakan bahwa mereka pernah mengonsumsinya. (hp/gtp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Longgarkan Aturan Ganja Medis, Pak Prabowo Gak Mau Ikutan?

Donald Trump Longgarkan Aturan Ganja Medis, Pak Prabowo Gak Mau Ikutan?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:58 WIB

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:22 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga

Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:53 WIB

Tak Picu Kriminal! Anggota DPR Hinca Panjaitan Usul Maluku Jadi 'Kawasan Ekonomi Khusus' Ganja Medis

Tak Picu Kriminal! Anggota DPR Hinca Panjaitan Usul Maluku Jadi 'Kawasan Ekonomi Khusus' Ganja Medis

News | Selasa, 07 April 2026 | 18:48 WIB

Sihir, Ganja, Miras, Buku, dan Islam: Membongkar Pola Berpikir yang Dianggap Final oleh Masyarakat

Sihir, Ganja, Miras, Buku, dan Islam: Membongkar Pola Berpikir yang Dianggap Final oleh Masyarakat

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 13:00 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 10 Kg Ganja di Grogol, Dua Pemuda Ditangkap

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 10 Kg Ganja di Grogol, Dua Pemuda Ditangkap

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:27 WIB

Modus Transaksi di Kamar Hotel Tanah Abang Terbongkar! Dua Pria Diciduk saat Edarkan 3 Kg Ganja

Modus Transaksi di Kamar Hotel Tanah Abang Terbongkar! Dua Pria Diciduk saat Edarkan 3 Kg Ganja

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 12:55 WIB

Dari Parkiran Minimarket ke Rumah Kosong, Polda Metro Bongkar Peredaran 18 Kg Ganja di Jakbar!

Dari Parkiran Minimarket ke Rumah Kosong, Polda Metro Bongkar Peredaran 18 Kg Ganja di Jakbar!

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:00 WIB

Polisi Ciduk Dua Pengguna Ganja Sintetis Bentuk Cair, Belasan Cartridge Liquid Vape Disita Petugas

Polisi Ciduk Dua Pengguna Ganja Sintetis Bentuk Cair, Belasan Cartridge Liquid Vape Disita Petugas

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:23 WIB

Ammar Zoni Ditanya Jaksa Apakah Pernah Isap Ganja di Penjara, Jawabannya Disorot

Ammar Zoni Ditanya Jaksa Apakah Pernah Isap Ganja di Penjara, Jawabannya Disorot

Video | Senin, 12 Januari 2026 | 21:00 WIB

Terkini

The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang

The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala soal Jiwa Korsa di Balik Penyiraman Air Keras

'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala soal Jiwa Korsa di Balik Penyiraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang

Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:26 WIB

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:19 WIB

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:10 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:08 WIB

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:05 WIB

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB