Viral Cowok Tebar Benih Ikan Koi ke Alam, Publik: Mau Melestarikan Malah Blunder

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:49 WIB
Viral Cowok Tebar Benih Ikan Koi ke Alam, Publik: Mau Melestarikan Malah Blunder
Viral Cowok Tebar Benih Ikan Koi ke Alam. (TikTok)

Suara.com - Aksi dua cowok yang menebar benih ikan koi ke alam baru-baru ini mendapatkan sorotan tajam. Pasalnya, mereka dinilai salah dalam menyebarkan benih-benih ikan koi tersebut.

Hal ini dibagikan di akun TikTok @thioadityairawan. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2,2 juta kali dan mendapatkan 100 ribu tanda suka.

"Bismillah. Tebar benih ke alam," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (17/10/2021).

Dalam video, kedua cowok ini membawa satu plastik berisi ratusan ikan koi yang masih kecil. Mereka membawa ikan-ikan tersebut ke pinggir kolam dekat sawah.

Kedua cowok itu lantas menuang sebagian isi plastik itu ke air kolam. Hal ini membuat ratusan ikan koi langsung berenang bebas di kolam tersebut.

Viral Cowok Tebar Benih Ikan Koi ke Alam. (TikTok)
Viral Cowok Tebar Benih Ikan Koi ke Alam. (TikTok)

Menurut penjelasan, kedua cowok ini rupanya berniat melestarikan alam. Mereka melakukannya dengan melepaskan ratusan ikan koi dalam plastik ke alam bebas.

Terlihat, ikan koi itu berputar-putar pada pusaran air di kolam. Namun, aksi dua cowok itu justru menjadi sorotan tajam. Pasalnya, mereka dinilai salah dalam melepaskan ikan koi tersebut.

Cowok yang melepaskan ikan koi itu terlihat tidak berjalan sedikit ke tengah. Akibatnya, ikan yang dilepaskan sampai menabrak kakinya dan masih berada di pinggir kolam.

Viral Cowok Tebar Benih Ikan Koi ke Alam. (TikTok)
Viral Cowok Tebar Benih Ikan Koi ke Alam. (TikTok)

Selain itu, sorotan juga dipicu oleh habitat ikan koi tersebut. Banyak warganet mempertanyakan apakah kolam itu benar-benar tempat untuk melestarikan ikan koi atau bukan.

Menurut warganet, cara tersebut justru dinilai ekstrem dan bisa merusak ekosistem ikan lokal.

"Niat melestarikan malah blunder, yang ada malah hancur. Posisi ikan lokal tergeser," kritik warganet.

"Invansi bro, belajar dulu tebar apa itu habitatnya atau tidak," tegur warganet.

"5 menit kemudian sudah disaring bocil," sahut warganet.

"Gak sampai seminggu sudah habis dipancing sama bocil," tambah yang lain.

"Jangankan yang bocil, aku yang sudah besar aja auto ambil jaring," timpal lainnya.

"Ikan koi itu kan bukan asli Indonesia, jadi kalau dilepas liarkan di Indonesia bakal jadi invansi kalau sampai beranak-pinak di alam," jelas warganet.

"Kasihan kalau bukan ikan asli Indonesia malah jadinya ngerusak alam," komentar warganet.

Cara Memelihara Ikan Koi untuk Pemula, Simak di Sini

Ikan koi termasuk salah satu ikan hias yang dapat ditemui di berbagai tempat, seperti rumah, kantor, dan pertokoan. Ikan koi menjadi peliharaan karena merupakan salah satu ikan hias terbaik.

Selain karena tampilannya yang unik, perawatan ikan koi juga tergolong sangat mudah. Tidak hanya itu, koi juga merupakan ikan yang jinak. Ikan koi bahkan dipercaya dapat membawa keberuntungan bagi orang-orang yang memeliharanya.

Nama koi sendiri berasal dari bahasa Jepang, yakni Nishikoi, yang berarti ikan karper bersulam emas dan perak. Sisik ikan ini pada umumnya memiliki corak berwarna cerah, seperti putih, oranye, emas, dan perak.

Ini beberapa tips memelihara ikan koi untuk pemula berikut ini:

1. Menyediakan kolam ikan

Hal pertama yang harus dipersiapkan jika Anda ingin memelihara ikan koi adalah media peliharaannya. Ikan koi yang dapat tumbuh menjadi sangat besar tampaknya tidak cocok diletakkan di dalam akuarium. Oleh karena itu, kolam menjadi tempat yang tepat untuk memelihara ikan koi agar perkembangannya optimal.

2. Memenuhi kolam dengan air bersih

Anda perlu tahu bahwa ikan koi tidak dapat langsung dimasukkan ke dalam kolam. Setelah menyediakan kolam, isi kolam tersebut dengan air bersih dan diamkan selama dua-tiga hari terlebih dulu. Hal ini perlu dilakukan guna menghilangkan bau semen dan cat yang masih tersisa di dalam kolam.

Setelah itu, ganti air dan isi kembali dengan air bersih. Pada penggantian air berikutnya, Anda dapat memasukkan ikan koi yang berukuran kecil satu persatu untuk melihat keamanan kolam tersebut sebelum semua ikan dimasukkan ke dalamnya.

3. Mengkarantina ikan sebelum diletakkan ke dalam kolam

Sembari menunggu beberapa hari untuk membersihkan dan menormalkan kolam, ikan koi perlu dikarantina sebelum dilepas di kolam. Caranya adalah dengan meletakan ikan pada ember atau wadah besar. Jika memungkinkan, Anda perlu membatasi jumlah koi di dalam satu wadah agar ikan ini tidak stres.

4. Memindahkan ikan ke dalam kolam

Setelah kolam siap diisi dengan ikan, pindahkan ikan koi dari wadah ke dalam kolam. Namun, jangan lupa sertakan air dari dalam wadah ke dalam kolam agar ikan tidak kaget dan mudah beradaptasi dengan habitat barunya.

Video ini bisa disaksikan di sini.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cewek Baca Google Maps Malah Auto Ingat Akhirat Gegara Jalan Ini

Viral Cewek Baca Google Maps Malah Auto Ingat Akhirat Gegara Jalan Ini

News | Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:17 WIB

Beli Jus Stroberi 30 Ribu, Rasanya Bikin Nyesek To The Bone

Beli Jus Stroberi 30 Ribu, Rasanya Bikin Nyesek To The Bone

Video | Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Pria Makan Mi di Restoran, Auto Panik Lihat Review di Google: Nggak Lucu Banget

Pria Makan Mi di Restoran, Auto Panik Lihat Review di Google: Nggak Lucu Banget

News | Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:22 WIB

Cowok Curhat Susah saat Single, Kini Hidup Enak Berkat Menikah, Alasannya Bikin Meringis

Cowok Curhat Susah saat Single, Kini Hidup Enak Berkat Menikah, Alasannya Bikin Meringis

News | Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:20 WIB

Totalitas Kerja, Kurir Antar Makan Sampai ke Puncak Gunung Gede

Totalitas Kerja, Kurir Antar Makan Sampai ke Puncak Gunung Gede

News | Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:53 WIB

Resep Viral Terong Kembang Api, Bikinnya Gampang Hasilnya Garing Kriyuk

Resep Viral Terong Kembang Api, Bikinnya Gampang Hasilnya Garing Kriyuk

Lifestyle | Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:27 WIB

Terkini

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:03 WIB

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:45 WIB

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:38 WIB

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:27 WIB

DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas

DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:23 WIB

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:17 WIB

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:05 WIB

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:02 WIB