Covid-19 Dinilai Tak Akan Hilang Begitu Saja, Kita Akan Hidup Bersamanya

Reza Gunadha | ABC | Suara.com

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:46 WIB
Covid-19 Dinilai Tak Akan Hilang Begitu Saja, Kita Akan Hidup Bersamanya
Ilustrasi Covid-19 Varian Mu di Amerika Latin [Foto: Antara]

Suara.com - Pandemi COVID-19 tidak akan berakhir begitu saja, tapi secara perlahan dan membutuhkan waktu lama, sehingga kita harus hidup bersamanya.

"Saya tidak tahu apakah di satu hari nanti kita akan terbangun dan mengatakan 'semuanya sudah berakhir'," kata Profesor Eddie Holmes, pakar masalah evolusi virus di University of Sydney.

"Saya kira ini akan terjadi perlahan, lalu kita akan melihat virus ini dengan pemikiran yang berbeda."

Kebanyakan pakar setuju menghilangkan  virus COVID-19 dari muka bumi merupakan hal yang mustahil saat ini.

Bahkan dengan tingkat vaksinasi yang tinggi sekali pun, yang secara global angkanya masih rendah, kecil kemungkinan kita akan bisa menghentikan penyebaran virus SARS-CoV-2 ini menurut Ian Mackay, pakar masalah virus University of Queensland.

Meski pun juga nanti 'herd immunity' belum tercapai, vaksin masih bisa mencegah kita menderita sakit parah akibat COVID-19.

Artinya lebih sedikit warga yang harus dirawat di rumah sakit karena COVID-19 dan lebih sedikit yang meninggal.

Menurut Profesor Eddie, dengan berjalannya waktu, COVID-19 akan sama seperti penyakit menular lainnya, contohnya flu.

Penyakit ini akan menjadi endemi, menjadi bagian dari kehidupan manusia. Namun bisa ditangani lebih baik sehingga tidak banyak yang meninggal.

"Di negara yang memiliki tingkat vaksinasi tinggi pun, virus masih akan ada di sana," katanya.

"Namun yang paling penting adalah kita bisa mengurangi beban untuk menangani penyakit ini."

Berubah dari pandemi menjadi endemi

Dengan pelonggaran aturan pembatasan, Australia memasuki masa transisi untuk "hidup bersama COVID".

Jumlah kasus COVID diperkirakan akan meningkat setelah aturan dilonggarkan, seperti yang sudah terjadi di negara lain, seperti Singapura dan Inggris.

Bukti menunjukkan virus corona akan dengan mudah dan cepat menyebar bagi mereka yang belum divaksinasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capaian Vaksinasi Sudah Mencapai 124,53 persen, Ternyata Tidak Seluruhnya Warga Kota Solo

Capaian Vaksinasi Sudah Mencapai 124,53 persen, Ternyata Tidak Seluruhnya Warga Kota Solo

Surakarta | Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:34 WIB

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kaltim Sudah 52 Persen, Dosis Kedua 31 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kaltim Sudah 52 Persen, Dosis Kedua 31 Persen

Kaltim | Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:58 WIB

Update Rabu 20 Oktober: Tambah 103, Kasus Covid-19 Jakarta Tembus 860.462 Orang

Update Rabu 20 Oktober: Tambah 103, Kasus Covid-19 Jakarta Tembus 860.462 Orang

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:25 WIB

Update COVID-19 Jakarta 20 Oktober: Positif 103, Sembuh 142, Meninggal 0

Update COVID-19 Jakarta 20 Oktober: Positif 103, Sembuh 142, Meninggal 0

Jakarta | Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:15 WIB

Cara Download Sertifikat Vaksin Tanpa Aplikasi PeduliLindungi

Cara Download Sertifikat Vaksin Tanpa Aplikasi PeduliLindungi

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:49 WIB

Libur Tanggal Merah, Bedugul Mulai Dipadati Pelancong dari Luar Daerah

Libur Tanggal Merah, Bedugul Mulai Dipadati Pelancong dari Luar Daerah

Bali | Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:37 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Penumpang KRL Jogja-Solo dan Pramkes Jogja-Kutoarjo Meningkat

Kasus Covid-19 Turun, Penumpang KRL Jogja-Solo dan Pramkes Jogja-Kutoarjo Meningkat

Jogja | Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:25 WIB

Terkini

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:47 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:38 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB